Hukum Bernoulli : Pengertian, Hukum, Rumus, dan Contohnya

TAMBANGILMU.COM - Hukum Bernoulli adalah tekanan pada tiap titik di sepanjang aliran fluida, jumlah energi kinetik tiap volume dan energi potensial setiap volume.

Buat yang suka jalan-jalan dengan mobil, mungkin pernah disalip truk yang sedang ngebut? Apakah Kalian sedikit takut dan merasa mobil Kalian ditarik ke arah yang melaju kencang? Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini admin tambangilmu akan membagikan tentang Hukum Bernoulli : Pengertian, Hukum, Rumus, dan Contohnya yang bisa kalian pahami.


Fisikawan Swiss Daniel Bernoulli (1700-1782) telah menjelaskan Apa yang kamu rasakan sudah dijelaskan melalui perspektif Fisika publikasinya yang berjudul "Hydrodynamics" terbitan 1738, yang menjelaskan tentang studi teoritis dan praktis mengenai ekuilibrium, tekanan, dan kecepatan fluida.

Rumus Hukum Bernouli

Fluida hanyalah zat yang bisa mengalir, jadi gas, air dan minyak masih dari bagian dari fluida. Dari publikasi tersebut lahirlah persamaan bernouli:


dengan :





Dari persamaan di atas, dapat disimpulkan bahwa pada fluida dinamis, tekanan pada fluida akan berkurang dengan bertambahnya kecepatan fluida. Nah, hukum ini disebut hukum Bernoulli.

Hukum Bernoulli hanya berlaku untuk fluida dinamis, bukan fluida statis. Semakin ideal fluida dinamis yang digunakan maka semakin akurat hukum Bernoulli.Berikut ini adalah kebutuhan fluida yang ideal, antara lain:

  1. Tidak bisa dimampatkan atau dengan kata lain memiliki massa jenis/kerapatan yang konstan.
  2. Ketika mengalir tidak mengalami turbulensi.
  3. Tidak kental atau dengan kata lain tidak memiliki gesekan internal.
  4. Tidak memiliki tegangan permukaan.

Namun pada kenyataannya, tidak ada yang namanya ideal, apalagi cairan fluida ideal. Para peneliti pada saat itu menguji hukum Bernoulli menggunakan cairan yang hampir ideal seperti air atau minyak.

Kembali ke pengalaman Kalian disalip truk yang ngebut, ingatlah bahwa udara di sekitarnya juga berbentuk fluida.Ketika udara melewati mobil dan truk Anda, maka harus menempuh jalur yang relatif kecil, sehingga udara bergerak lebih cepat daripada mobil. cepat. Di sisi lain, udaranya sangat kuat.


Menurut hukum Bernoulli, tekanan yang ditimbulkan oleh udara yang lebih cepat ini lebih kecil daripada tekanan dari sisi mobil kalian, jadi "udara dari sisi lain mobil" itu seperti mendorong mobil ke arah truk!

Contoh Hukum Bernouli di Kehidupan Sehari-hari


Nah, selain bisa menjelaskan ketakutan Kamu, hukum Bernoulli juga bisa menjelaskan banyak hal lain dalam kehidupan kita sehari-hari, di antaranya:

Pesawat Terbang 


Percaya atau tidak, kunci sukses untuk menerbangkan pesawat bukanlah dari mesin jetnya. Kunci utama penerbangan pada pesawat adalah pengangkatan sayap pesawat yang diproduksi oleh hukum Bernoulli.


Desain sayap pesawat harus dibuat sedemikian rupa sehingga kecepatan aliran udara di atas pesawat lebih besar dari kecepatan aliran udara di bawah pesawat. Menurut hukum Bernoulli, perbedaan kecepatan udara ini menyebabkan tekanan udara di bawah pesawat lebih besar daripada tekanan udara di atas pesawat.

Hal ini akan menyebabkan udara di bawah pesawat mendorong pesawat ke atas dan menyebabkan pesawat terbang.

Venturi Meter

Hukum Bernoulli sangat berguna dalam dunia industri untuk menganalisa berbagai karakteristik fluida yang diukur, melalui persamaan tersebut kita dapat mengukur massa jenis fluida, kecepatan fluida bahkan tekanan fluida.

Desain Mobil

Desain bodi mobil yang Anda kendarai telah disesuaikan menurut hukum Bernoulli untuk membuatnya tampil dengan performa terbaiknya.


Gaya dorong ke bawah yang diterapkan pada kedua ujung mobil dimaksudkan agar mobil tetap stabil selama berkendara dengan cepat, sedangkan gaya angkat ke atas di tengah mobil menjaga kestabilan mobil dengan menahan beban yang dibawa mobil selama berkendara cepat.

Demikianlan penjelasan tentang Hukum Benouli : Pengertian, Hukum, Rumus, dan Contohnya semoga artikel di atas bermanfaat.

No comments for "Hukum Bernoulli : Pengertian, Hukum, Rumus, dan Contohnya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel