Pengertian Fiber Optik Jenis-jenis dan Fungsinya

TAMBANGILMU.COM - Saat ini, fiber optik telah banyak digunakan oleh penyedia layanan Internet dan telekomunikasi untuk mengirimkan gambar, pesan suara, dan data.

Komunikasi menggunakan kabel serat optik pada dasarnya adalah teknologi yang menggunakan pulsa cahaya untuk mengirimkan data dari satu lokasi ke lokasi lain. 

Oleh karen itu, pada kesempatan kali ini admin tambang ilmu akan membagikan Pengertian Fiber Optik Jenis-jenis dan Fungsinya yang bisa kalian pahami.


Pengertian Fiber Optik Jenis-jenis dan Fungsinya

Dibandingkan dengan kabel tembaga biasa, kabel yang terbuat dari plastik atau kaca ini dapat mengirimkan data dengan cepat dan efisien.

Serat optik atau kabel fiber optik ini telah berperan penting dalam industri telekomunikasi khususnya dalam transmisi data, dan diharapkan dapat menggantikan kabel tembaga sebagai media transmisi utama di masa mendatang.

Pengertian Serat Optik atau Fiber Optik

Serat optik atau fiber optik memegang peranan penting dalam industri telekomunikasi khususnya dalam transmisi data, dan diharapkan dapat menggantikan kabel tembaga sebagai media transmisi utama di masa mendatang.

Sumber cahaya bisa berupa sinar laser atau lampu LED.

Keuntungan menggunakan kabel serat optik sebagai media transmisi antara lain bandwidth yang tinggi, kerentanan terhadap interferensi yang lebih kecil dibandingkan kabel tembaga, lebih tipis, bobot lebih ringan, dan kemampuan untuk mengirimkan data dalam bentuk digital. 

Bagian-bagian Kabel Fiber Optik

Kabel serat optik terutama terdiri dari beberapa bagian utama, yaitu:

  • Core - Inti atau Core adalah bagian yang memancarkan cahaya yang terbuat dari kaca atau plastik. Semakin besar inti atau inti, semakin banyak cahaya yang dapat ditransmisikan ke dalam serat optik.

  • Cladding - Komponen optik eksternal yang mengelilingi core (inti serat) yang memantulkan gelombang cahaya kembali ke inti.

  • Coating - Coating atau pelapisan tersebut biasanya berupa plastik multilayer (berlapis-lapis) untuk menjaga kekuatan serat, menyerap benturan dan memberikan perlindungan tambahan untuk serat tersebut. Ketebalan lapisan penyangga bervariasi dari 250 mikron hingga 900 mikron, yang dapat melindungi serat dari kerusakan dan kelembaban.

  • Outer Jacket (Jaket Luar) - Ratusan hingga ribuan serat optik disusun dan dibundel dalam satu kabel serat optik, serta dilindungi oleh kulit terluar kabel serat optik yang biasa disebut dengan outer jacket (jaket luar).

Bagian-bagian Kabel Fiber Optik

Jenis-jenis Kabel Fiber Optik

Secara umum ada dua jenis kabel serat optik atau fiber optik, yaitu serat mode tunggal dan serat multi mode.

1. Single-mode Fiber (SMF)

Single-mode Fiber (Serat mode tunggal) adalah serat yang biasa digunakan untuk transmisi jarak jauh.

Serat mode tunggal ini memiliki inti kecil dengan diameter sekitar 9 mikron dan memancarkan laser inframerah dengan panjang gelombang 1300 nm hingga 1.550 nm.

Karena diameternya yang kecil, hanya satu mode cahaya yang diperbolehkan merambat, sehingga jumlah pantulan cahaya yang dihasilkan ketika cahaya melewati inti dikurangi, dan redaman dapat dikurangi, sehingga sinyal dapat merambat lebih jauh.

2. Multi-mode Fiber (MMF)

Multi-mode Fiber atau Serat multi-mode adalah serat yang dirancang khusus yang dapat memancarkan lebih banyak cahaya pada saat bersamaan, dan sudut pantulan setiap cahaya dalam inti serat optik sedikit berbeda.

Cara Kerja Serat Optik

Prinsip kerja serat optik adalah mengirimkan informasi dalam bentuk gelombang cahaya atau foton (photon). Tidak seperti kabel tembaga yang menggunakan listrik untuk mengirimkan data, serat optik atau serat optik menggunakan sinyal cahaya yang diubah dari arus listrik untuk mengirimkan data.

Serat optik mentransmisikan data dalam bentuk pulsa digital berupa partikel cahaya atau foton melalui kabel serat optik.

Core dan Cladding serat optik masing-masing memiliki indeks bias yang berbeda, yang membuat cahaya datang berbelok pada sudut tertentu. 

Ketika sinyal optik dikirim melalui kabel serat optik, mereka memantul dari inti dalam proses yang disebut "refleksi internal total" dan memantul kembali dalam serangkaian pantulan zigzag.

Perlu diperhatikan bahwa sinyal optik pada serat optik tidak dapat bergerak dengan kecepatan cahaya karena lapisan kaca pada serat optik lebih rapat.

Sinyal optik pada serat ini hanya bisa menjadi 30% lebih lambat dari kecepatan cahaya.

Untuk memperbarui dan meningkatkan transmisi sinyal, transmisi serat optik terkadang memerlukan transponder yang ditempatkan pada jarak tertentu. 

Transponder digunakan untuk mengubah sinyal optik yang berupa cahaya menjadi sinyal listrik, kemudian mengolah sinyal listrik tersebut dan mengirimkan kembali sinyal optik tersebut.

Kelebihan dan Kekurangan Kabel Serat Optik

Kabel fiber optic memiliki banyak keunggulan dan telah banyak digunakan untuk keperluan transmisi data berkecepatan tinggi. Namun kabel optik ini juga memiliki kekurangan. Berikut ini adalah beberapa kelebihan dan kekurangan kabel optik.

Kelebihan Kabel Serat Optik

Berikut ini adalah beberapa keunggulan kabel optik :

  • Bandwitch - Sistem komunikasi serat optik dapat mengirimkan lebih banyak informasi daripada kabel tembaga dan sangat cocok untuk digunakan dengan komunikasi digital. Karena kapasitas bandwidth yang besar, serat optik dapat membawa data dalam jumlah besar. Data dapat ditransfer di lapangan dengan kecepatan tinggi pada 1,6 TB / s. Karena fakta ini, Internet generasi berikutnya akan didasarkan pada cahaya, atau dikenal sebagai LiFi (Light Fidelity).

  • Kehilangan Daya yang Sangat Rendah - Kehilangan daya serat optik sangat rendah. Sinyal dapat ditransmisikan dalam jarak yang lebih jauh. Kabel serat optik hanya kehilangan sinyal yang rendah sekitar 0.3dB / Km. Oleh karena itu, repeater optik atau repeater tidak diperlukan untuk jarak yang relatif jauh. Dibandingkan dengan kabel tembaga, kabel optik tidak mengalami interferensi elektromagnetik dan tidak akan menyebabkan interferensi selama pengoperasian.

  • Keamanan - Serat optik memiliki kualitas tinggi dalam hal kerahasiaan dan kinerja komunikasi. Serat optik sulit disadap. Ini karena serat optik atau fiber optik tidak memancarkan energi elektromagnetik. Serat optik pada dasarnya adalah media ter-aman yang dapat digunakan untuk mengirimkan data sensitif.

  • Fleksibilitas - Karena kabel optik lebih ringan dan berdiameter lebih kecil daripada kabel tembaga, kabel tersebut juga menggunakan lebih sedikit ruang dan lebih mudah untuk diproduksi dan dipasang dengan kapasitas informasi yang sama.

  • Biaya Bahan - Kabel serat optik lebih murah daripada kabel tembaga, yang dapat sangat mengurangi biaya pemasangan kabel baru atau pemeliharaan kabel lama.

Kelemahan Kabel Serat Optik

Meskipun memiliki banyak kelebihan, ada juga beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan dalam penggunaan serat optik tersebut. Berikut ini adalah kelemahan dari fiber atau serat optik tersebut.

  • Tidak dapat Dilipat dalam Radius Kecil - Jika serat tergulung dalam radius kecil (beberapa sentimeter), mudah putus atau kehilangan transmisi. Namun, biasanya dapat diatasi dengan membungkus serat optik dalam selubung atau jaket plastik, yang menyulitkan pembengkokan kabel optik menjadi radius yang lebih kecil.

  • Sangat Rentan terhadap Kerusakan - Serat optik atau fiber optik membutuhkan lebih banyak perlindungan di sekitar kabel daripada tembaga. Ukuran kabel fiber optic sangat kecil dan padat, sehingga mudah putus atau rusak pada saat pemasangan atau kegiatan konstruksi. Oleh karena itu, saat memilih kabel optik sebagai media transmisi, diperlukan kegiatan khusus untuk recovery dan backup.

  • Biaya Pemasangan Relatif Tinggi - Biaya pemasangan serat optik relatif tinggi dan harus dipasang oleh tenaga ahli. Serat optik tidak sekuat kabel tembaga, jadi Anda harus sangat berhati-hati dan teliti saat memasang. Selain itu, pemasangan serat optik membutuhkan alat uji khusus.

Demikian penjelasang tentang Pengertian Fiber Optik Jenis-jenis dan Fungsinya semoga artikel di atas bermanfaat.

Sumber :

No comments for "Pengertian Fiber Optik Jenis-jenis dan Fungsinya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel