Menu
TAMBANGILMU.COM

Pengertian Respirasi dan Jenisnya Lengkap

TAMBANGILMU.COM - Setiap makhluk di bumi pasti bernafas. Tanpa bernafas, makhluk hidup tersebut akan mati karena tidak mendapatkan Oksigen dari udara yang dihirup. Secara umum udara masuk dan menetap dalam sistem pernafasan dan masuk dalam pernafasan otot sehingga trakea dapat melakukan penyaringan, penghangatan dan melembabkan udara yang masuk, juga melindungi organ lembut. penghisapan ini disebut inspirasi dan menghembuskan disebut ekspirasi. Pada kesempatan kali ini admin tambangilmu akan membagikan tentang pengertian respirasi, struktur sistem respirasi, dan jenis-jenis respirasi yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.




PENGERTIAN RESPIRASI

Berikut adalah beberapa pengertian atau definisi dari Respirasi/Pernafasan:
  • Respirasi merupakan suatu proses pertukaran gas oksigen atau O2 yang sangat dibutuhkan tubuh untuk metabolisme sel dengan gas karbondioksida atau CO2 yang dihasilkan dari metabolisme tersebut dikeluarkan dari tubuh melalui paru.
  • Respirasi merupakan aktifitas menghirup udara yang berasal dari luar tubuh yang banyak mengandung oksigen (O2) kedalam tubuh serta menghembuskan udara yang banyak mengandung karbondioksida (CO2) sebagai sisa dari oksidasi keluar dari tubuh. Sisa respirasi berfungsi untuk menukar udara ke permukaan bagian dalam paru-paru.
  • Respirasi dalam biologi merupakan proses mobilisasi energi yang dilakukan makhluk hidup melalui pemecahan Senyawa Berenergi Tinggi (SET) untuk digunakan dalam menjalankan fungsi hidup.
  • Respirasi meruapakan proses keluarnya energi kimia dari dalam tubuh organisme melewati reaksi oksidasi (penambahan oksigen) dalam molekul organik. Dari peristiwa ini nantinya dihasilkan energi yang  berbentuk Adenosin Trifosfat (ATP) dan karbondioksida (CO2) serta air (H2O). 
Dalam kehidupan sehari-hari, respirasi dapat disamakan dengan pernapasan. Namun, istilah respirasi mencakup proses-proses yang tidak ada pada istilah pernapasan. Respirasi dilakukansemua tingkatan organisme hidup, dari individu hingga satuan terkecil, sel. Apabila pernapasan biasanya menggunakan oksigen sebagai senyawa pemecah, respirasi tidak melulu melibatkan oksigen.

Pada dasarnya, respirasi merupakan sebuah proses oksidasi yang dialami SET sebagai unit penyimpan energi kimia pada organisme hidup. SET, seperti molekul gula atau asam-asam lemak, dapat dipecah dengan bantuan enzim dan beberapa molekul sederhana. Karena proses ini adalah reaksi eksoterm atau reaksi yang melepaskan energi, energi yang dilepas ditangkap oleh ADP atau NADP membentuk ATP atau NADPH. Berbagai reaksi biokimia endotermik atau reaksi yang memerlukan energi dipasok kebutuhan energinya dari kedua kelompok senyawa terakhir ini.

Dimana tempat reaksi respirasi berlangsung? Kebanyakan reaksi respirasi akan berlangsung pada bagian mitokondria dan ada yang terjadi pada sitoplasma. Mitokondria mempunyai membran ganda (terdiri dari bagian luar dan dalam) serta ruangan intermembran yang letaknya di antara membran luar dan dalam. Ada juga Krista yang merupakan lipatan-lipatan dari membran dalam. Ruangan terdalam pada bagian ini terdapat cairan berupa gel yang disebut matriks. Adenosin Trifosfat atau ayng disingkat ATP adalah yang paling banyak dihasilkan pada saat respirasi di dalam mitokondria, inilah kenapa mitokondria sering disebut juga sebagai mesin sel.


Perbedaan Respirasi dan Bernafas
Pernapasan dan respirasi dibutuhkan bagi semua organisme hidup. Tapi, tak jarang dua istilah tersebut yaitu pernapasan dan respirasi kerap disebut sama. padahal ada perbedaan besar antara kedua istilah tersebut. Bernapas adalah proses konstan yang mana makhluk hidup (utamanya manusia) menghirup oksigen kemudian mengeluarkan karbondioksida terus-menerus setiap hari. Sedangkan Respirasi ialah sebuah proses yang mana tubuh memecah oksigen, yang nantinya sel-sel pada tubuh bisa memanfaatkannya. Ini merupaka bagian dari proses metabolisme yang dikenal dengan proses katabolik dari aktivitas selular, di mana molekul energi dibuang selagi karbon dioksida dan air diproduksi. Berikut perbedaanya. Ruang lingkupnya, bernafas terjadinya pada lingkup individu akan tetapi respirasi terjadi pada lingkup yang lebih kecil yaitu pada sel.



STRUKTUR SISTEM RESPIRASI

Berkut ini adalah Sistem respirasi yang terdiri dari:
  • Saluran nafas bagian atas. Bagian ini akan membuat udara yang masuk ke tubuh dihangatkan, disaring dan dilembabkan
  • Saluran nafas bagian bawah. Bagian ini akan menghantarkan udara yang masuk dari saluran bagian atas menuju alveoli
  • Alveoli. Bagian ini akan terjadi pertukaran gas antara O2 dan CO2 dan Sirkulasi paru yang dimana pembuluh darah arteri akan menuju paru, sedangkan pembuluh darah vena akan meninggalkan paru.
  • Rongga Pleura. Terbentuk dari dua selaput serosa, yang meluputi dinding dalam rongga dada yang disebut pleura parietalis, dan yang meliputi paru atau pleura viseralis
  • Rongga dan dinding dada. Merupakan sebuah pompa muskuloskeletal yang akan mengatur pertukaran gas di dalam proses respirasi



JENIS-JENIS RESPIRASI

Berdasarkan kebutuhan akan oksigen, respirasi dibagi menjadi dua, yaitu respirasi aerob dan anaerob. Sederhananya, respirasi aerob adalah proses respirasi yang membutuhkan oksigen untuk menghasilkan energi. Sedangkan, respirasi anaerob adalah proses respirasi yang tidak membutuhkan oksigen untuk menghasilkan energi.

1. Respirasi Aerob
Sebagian besar hewan dan tumbuhan melakukan respirasi aerob. Respirasi aerob adalah proses pembakaran zat makanan menggunakan oksigen dari pernapasan untuk menghasilkan energi dalam bentuk ATP. Selanjutnya, ATP akan digunakan untuk memenuhi proses yang selalu memerlukan energi. Respirasi aerob disebut juga pernapasan karena terjadi di dalam paru-paru. Pada tingkatan sel respirasi akan terjadi pada mitokondria.

Bahan makanan seperti senyawa lemak, karbohidrat atau protein dioksidasi sempurna akan menjadi karbondioksida dan air. Pada reaksi tersebut, substrat yang dioksidasi sempurna adalah senyawa glukosa. Oksigen sangat diperlukan untuk akseptor elektron terakhir pada rantai transpor elektron di mitokondria.

Karbondioksida (CO2) dibebaskan keluar sel sebagai sampah. Pada manusia, CO2 akan dilarutkan di dalam darah, lalu dibuang melalui pernapasan dari paru-paru. Molekul air merupakan sampah dari respirasi dan akan dibuang melalui plasma darah ke paru-paru, kemudian dikeluarkan melalui hembusan napas.

Respirasi aerob dibedakan menjadi tiga tahap, yaitu :
  • Glikolisis merupakan reaksi tahap pertama secara aerob yang berlangsung di mitokondria. Glikolisis ini terjadi pada saat sel memecah molekul glukosa yang mengandung 6 atom C (6C) menjadi 2 molekul asam piruvat yang mengandung 3 atom C (3C) yang melalui dua rangkaian reaksi. Peristiwa glikolisis menunjukkan perubahan dari glukosa, kemudian makin berkurang kekomplekan molekulnya dan berakhir sebagai molekul asam piruvat. Produk penting glikolisis yaitu 2 buah molekul asam piruvat, 2 buah molekul NADH untuk sumber elektron berenergi tinggi, 2 molekul ATP dari 1 molekul glukosa.
  • Siklus krebs adalah tahap kedua respirasi aerob. Nama siklus ini berasal dari nama orang yang menemukan reaksi tahap kedua respirasi aerob ini, yaitu Hans Krebs. Siklus ini disebut juga siklus asam sitrat. Siklus krebs dimulai dengan 2 molekul asam piruvat yang dibentuk glikolisis yang meninggalkan sitoplasma masuk ke mitokondria. Sehingga, siklus krebs terjadi di dalam mitokondria. Siklus ini memiliki tiga fungsi, yaitu menghasilkan NADH, FADH2, ATP serta membentuk kembali oksaloasetat. Oksaloasetat ini berfungsi untuk siklus krebs selanjutnya. Dalam siklus ini akan menghasilkan 6 NADH, 2 FADH2, dan 2 ATP.
  • Transpor elektron adalah tahap ketiga respirasi aerob. Transpor elektron terjadi di membran dalam mitokondria, dan berakhir setelah elektron dan H+ bereaksi dengan oksigen yang berfungsi sebagai akseptor terakhir, membentuk H2O. ATP yang dihasilkan berjumlah 32 ATP. Hasil akhirnya adalah terbentuknya 32 ATP dan H2O sebagai hasil sampingan respirasi. Produk sampingan respirasi itu akan dibuang ke luar tubuh, pada tumbuhan melalui stomata dan melalui paru-paru pada pernapasan hewan tingkat tinggi.


2. Respirasi Anaerob
Respirasi anaerob merupakan proses respirasi yang tidak menggunakan oksigen sebagai penerima akhir pada saat pembentukan ATP. Respirasi anaerob juga menggunakan glukosa sebagai substrat. Respirasi anaerob sering disebut juga fermentasi. Organisme yang melakukan fermentasi di antaranya adalah bakteri dan protista yang hidup di rawa, lumpur, makanan yang diawetkan, atau tempat-tempat lain yang tidak mengandung oksigen.

Beberapa organisme dapat berespirasi menggunakan oksigen, tetapi dapat juga melakukan fermentasi. Organisme seperti ini akan melakukan fermentasi apabila lingkungannya miskin oksigen. Contohnya sel-sel otot akan melakukan respirasi anaerob jika kekurangan oksigen.



PERBEDAAN RESPIRASI AEROB DAN ANAEROB

1. Perbedaan Kebutuhan Oksigen
Respirasi aerob sangat membutuhkan oksigen, sedangkan reaksi anaerob tidak membutuhkannya.

2. Perbedaan Tempat
Jika kita lihat pada tabel tahapan respirasi aerob di atas, kebanyakan proses resprasi aerob terjadi di mitokondria. Sementara respirari anaerob terjad di sitoplasma.

3. Perbedaan Proses dan Tahapan
Pada respirasi aerob, prosesnya cenderung lebih panjang. Terdiri dari 4 tahapan (glikolisis, dekarboslisasi oksidatif, siklus krebs, dan transpor elektron) sementara pada anaerob reaksinya hanya glikolisis atau fermentasi saja.

4. Produk Yang Dihasilkan
Energi yang dihasilkan respiraasi aerob jauh lebih tinggi dibandingkan anaerob. Respirasi aerob dapat menghasilkan 36 ATP,  anaerob hanya menghasilkan 2 ATP.

5. Perbedaan Hasil Samping
Respirasi aerob merombak substrat mejadi CO2 dan H2O secara sempurna. Semua hidrogen yang terlepas dari substrat selama proses kemudian bereaksi dengan oksigen dan menghasilkan air. Respirasi anaerob akan merombak substrat menjadi air dengan tidak sempurna. Sebagian hidrogen yang terlepas dari substrat kemudian bereaksi dengan senyawa lain dan membentuk berbagai jenis asam.



TAMBANGILMU.COM - Setiap makhluk di bumi pasti bernafas. Tanpa bernafas, makhluk hidup tersebut akan mati karena tidak mendapatkan Oksigen...
Erwin Brahmantyo Friday, March 29, 2019
TAMBANGILMU.COM

Layanan Pemeliharan Pembangkit Listrik

TAMBANGILMU.COM - Bagi Anda yang berkecimpung di bidang kelistrikan, pasti sudah paham kalau urusan pemeliharaan pembangkit itu amat penting. Dengan pemeliharaan pembangkit secara rutin, maka pembangkit ini pun bisa lebih awet. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini admin tambangilmu akan membagikan tentang layanan pemeliharan pembangkit listrik yang bisa anda lakukan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.

Banyak pembangkit yang memilih untuk bekerjasama dengan perusahaan kelistrikan untuk menangani hal ini. Sebab biasanya memang pemeliharaan ini tidak dilakukan setiap hari, tapi tiap berapa bulan sekali. Jadi perusahaan memang tidak memiliki petugas khusus untuk menangani pemeliharaan secara keseluruhan.

Kalau untuk perawatan harian tentu saja punya. Saat itu, petugas atau operator ini akan memeriksa hal-hal yang diperlukan untuk memastikan pembangkit tersebut bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Sedangkan untuk pemeliharaan bulanan, lebih kompleks lagi hal yang dilakukan. Biar lebih praktis dan efisien, biasanya digunakan vendor kelistrikan yang berpengalaman menangani hal ini. Seperti yang bia Anda temukan di http://sewatama.com/id/product/operations-and-maintenance/ .




Dengan cara ini, pembangkit bisa lebih fokus lagi kepada hal-hal yang lebih penting. Sementara untuk urusan teknis seperti pemeliharaan pembangkit ini bisa diberikan kepada ahlinya.

Dengan dukungan tenaga berpengalaman, maka perawatan pembangkit listrik ini pun bisa berjalan dengan maksimal. Sehingga aset listrik seperti pembangkit ini bisa terawat dengan baik.



MANFAAT DALAM PEMELIHARAAN PEMBANGKIT LISTRIK

Manfaatnya terasa dalam kelancaran listrik yang bisa dihasilkan. Produksi listrik menjadi maksimal sehingga pembangkit ini pun bisa beroperasi secara efektif sesuai yang diharapkan.

Memang perawatan pembangkit itu merupakan hal yang amat penting. Jika sampai telat atau mungkin ada yang terlewat, bisa-bisa menyebabkan kerusakan yang lebih parah. Untuk itulah perawatan listrik ini perlu dilakukan secara teratur.



PENTINGNYA PERAWATAN PENGECEKAN MESIN

Dalam perawatan tersebut, tiap mesin akan dicek untuk memastikan berfungsi dengan baik. Jika ada masalah, segera coba dicari solsinya agar masalah tersebut tidak sampai merembet lebih parah.

Itulah pentingnya maintenance secara rutin bagi pembangkit. Dengan begitu diharapkan mesin bisa digunakan secara baik dan efektif dalam menghasilkan listrik.

Tak hanya itu, sebagai penyedia solusi kelistrikan, Sewatama juga dengan menyediakan rental genset. Jadi, semisal perusahaan Anda membutuhkan jasa sewa genset untuk kapasitas besar hingga menengah, Sewatama siap menyediakannya. Lebih lengkapnya bisa Anda kunjungi di http://sewatama.com/id/product/power-rental/sewa-genset-solusi-kelistrikan/ .


Demikian penjelasan tentang Layanan Pemeliharaan Pembangkit Listrik yang bisa anda lakukan. Semoga artikel di atas bermanfaat.

TAMBANGILMU.COM - Bagi Anda yang berkecimpung di bidang kelistrikan, pasti sudah paham kalau urusan pemeliharaan pembangkit itu amat penti...
Erwin Brahmantyo Sunday, March 24, 2019
TAMBANGILMU.COM

4 Hal Yang Sering Kita Abaikan Saat Membersihkan Perlengkapan Untuk Bayi

TAMBANGILMU.COM - Sebagai orangtua yang memiliki bayi, sudah semestinya kita harus memperhatikan kesehatan dan kebersihan lingkungan juga peralatan yang biasa digunakan oleh si kecil. Botol bayi merupakan salah satu peralatan bayi yang harus diperhatikan kebersihannya. Kebersihan botol bayi tentunya berhubungan dengan kesehatan bayi kita sendiri. Bukan hanya menjaga kebersihannya, ayah dan ibu harus memperhatikan sabun yang dipilih untuk mencuci botol bayi. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini admin tambangilmu akan membagikan 4 Hal Yang Sering Kita Abaikan Saat Membersihkan Perlengkapan Untuk Bayi yang bisa anda lakukan dirumah secara lengkap dan mudah dimengerti.




Sleek baby merupakan sabun cuci pembersih botol dan juga menawarkan sabun bayi tidak pedih dimata dengan kualitas terbaik yang sudah teruji aman untuk bayi. Meski terlihat mudah, kita harus ekstra hati hari ketika mencuci botol susu untuk bayi, kesalahan dalam mencuci dapat menyebabkan diare pada bayi. Saat mencuci botol susu, ayah dan ibu perlu menghindari hal hal berikut ini:

1. Lupa Mencuci Tangan Sebelum Mencuci Botol

Mencuci tangan sebelum mencuci botol merupakan kegiatan yang wajib dilakukan. Jika diibaratkan, bagaimana kita bisa membersihkan lantai kotor jika sapu yang anda gunakan saja sudah kotor. Bahkan seperti yang kita tahu bahwa tangan merupakan biang penyebaran berbagai bibit penyakit. Jika tangan tidak  dicuci terlebih dahulu, maka kuman dan bakteri di tangan akan pindah ke botol susu. Hal ini tentunya tidak baik bagi kesehatan si kecil.

2. Tidak Membersihkan Seluruh Bagian dengan Bersih
Ada beberapa bagian yang harus dibersihkan yaitu area botol dan dot. Namun jangan sampai kita melupakan bagian leher atau pengencang diantara dot dan botolnya. Itulah mengapa kita harus melepas seluruh bagian botol agar mudah saat dibersihkan.

3. Tidak Disikat
Terkadang karena terburu-buru atau sedang dalam keadaan mendesak, kita hanya menggunakan air panas saja untuk membersihkan botol, dan tidak disikat. Meskipun terlihat bersih, namun bakteri bekas air susu pada botol tetaplah menempel. Untuk itulah mengapa kita harus menyikat seluruh bagian botol termasuk bagian dalam botol tersebut. Jika kegiatan ini tetap dilakukan maka kuman dan bakteri akan berkumpul dan berkembangbiak disana.

4. Membilas Botol dengan Cara Membilas dalam Wadah 
Membilas dengan cara merendam botol di dalam wadah memang lebih menghemat air, namun hal ini dapat membuat kotoran menempel pada bagian botol yang sudah dibersihkan. Cara membilas yang baik adalah dengan menggunakan air mengalir. Hal ini akan membuat kotoran dan kuman langsung terbuang terbawa oleh air.



Demikian beberapa penjelasan hal yang harus dihindari saat mencuci botol susu. Selalu gunakan produk dari sleek baby sebagai sabun antibakteri yang aman untuk si kecil, semoga artikel di atas bermanfaat.
 

TAMBANGILMU.COM - Sebagai orangtua yang memiliki bayi, sudah semestinya kita harus memperhatikan kesehatan dan kebersihan lingkungan juga ...
Erwin Brahmantyo