Pengertian Energi, Jenis Energi, dan Sumber Energi Lengkap

9:11:00 PM
TAMBANGILMU.COM - Di kehidupan kita sehari-hari pastilah membutuhkan energi untuk melakukan aktifitas. Energi tidak dapat dilihat oleh mata manusia. Tetapi, energi dapat diamati dari akibat yang dihasilkannya. Ada macam macam bentuk energi yang dimiliki suatu benda benda. Dalam kesempatan kali ini admin tambangilmu akan membagikan pengertian energi, jenis energi, dan sumber energi yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.


PENGERTIAN ENERGI

Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha (kerja) atau melakukan suatu perubahan. Energi merupakan bagian dari suatu benda tetapi tidak terikat pada benda tersebut. Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, tetapi dapat dirubah bentuknya. Energi juga disebut tenaga. Satuan energi menurut Satuan Internasional (SI) adalah joule (J). Sedangkan satuan energi lain yaitu erg, kalori, dan kWh. Energi bersifat fleksible, artinya dapat berpindah dan berubah.
  • Menurut Arif Alfatah dan Muji Lestari, energi adalah sesuatu yang dibutuhkan oleh benda agar benda dapat melakukan usaha. 
  • Menurut Campbell, Reece dan Mitchell berpendapat bahwa pengertian energi adalahkemampuan untuk mengatur ulang suatu materi. 
  • Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, energi adalah daya atau kekuatan yang diperlukan untuk melakukan berbagai proses kegiatan.


JENIS-JENIS ENERGI

1. Energi Bunyi
Bunyi dihasilkan dari suatu benda yang bergetar, oleh sebab itu bunyi adalah bentuk energi getar. Saat terjadi guntur yang keras, kadang kaca jendela rumah bisa ikut bergetar atau bahkan pecah. Hal tersebut dikarenakan bunyi merupakan salah satu bentuk energi yang merambat melalui perantara udara. Sebenarnya, saat terjadi guntur energi yang diciptakan darinya tidak hanya mengenai kaca tapi seluruh bagian rumah. Namun, energi yang dihasilkan guntur tersebut tak cukup besar untuk mampu menggetarkan bagian rumah yang lainnya.

2. Energi Cahaya
Energi ini diperoleh dari benda-benda yang mampu memancarkan cahaya seperti matahari, api, dan lampu. Biasanya energi cahaya disertai dengan hadirnya energi lain seperti kalor. Bahkan dalam penggunaan sel surya, cahaya yang dipancarkan oleh matahari dapat diubah menjadi energi listrik.

3. Energi Kalor
Masih ingat dengan kata kalor? Kalor ialah bentuk energi yang mampu menimbulkan perubahan suhu serta perubahan wujud zat. Energi ini umumnya merupakan hasil sampingan dari perubahan bentuk energi lainnya. Misal, perolehan energi kalor dari energi kimia seperti dalam pembakaran bahan bakar. Kalor juga didapatkan dari energi kinetik benda-benda yang bergesekan. Contohnya saat kita menggosok-gosokkan kedua telapak tangan kita. Kegiatan sehari hari yang memerlukan energi panas, diantaranya memasak makanan, menjemur pakaian, menyetrika pakaian sehingga pakaian yang kusut menjadi rapi, mengeringkan padi dan menghangatkan badan.

4. Energi Kimia
Energi kimia ialah energi yang dilepaskan selama proses reaksi kimia. Contoh energi ini ialah makanan yang kita makan. Makanan yang sering kita makan mengandung unsur kimia di dalamnya. Di dalam tubuh, unsur kimia yang terkandung dalam makanan tersebut nantinya akan mengalami reaksi kimia. Selama proses tersebut, unsur-unsur yang bereaksi akan melepaskan energi kimia. Energi kimia yang dilepaskan tersebut nantinya akan membantu metabolisme tubuh kita untuk menunjang aktivitas keseharian kita sehari-hari.

5. Energi Listrik
Senter yang menyala saat kita pakai merupakan salah satu bentuk penggunaan energi listrik. Energi listrik ini terjadi dikarenakan adanya muatan listrik yang bergerak. Dari muatan listrik yang bergerak inilah yang kemudian menimbulkan arus listrik. Energi ini banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti contohnya untuk penerangan. Selain itu, energi listrik juga dipakai untuk menggerakkan mesin-mesin. Contohnya saja untuk dijadikan sebagai pembangkit listrik untuk kebutuhan sehari-hari. Pembangkit listrik tersebut tentu mendapatkan energi dari berbagai sumber energi misalnya dari nulkir, angin, matahari, atau air. Sedangkan jika ingin menghasilkan energi listrik yang kecil bisa menggukan baterai, aki, atau generator. Beberapa pembangkit listrik sebagai berikut:
  • PLTA : Pembangkit Listrik Tenaga Air.
  • PLTS : Pembangkit Listrik Tenaga Surya.
  • PLTU : Pembangkit Listrik Tenaga Uap.
  • PLTD : Pembangkit Listrik Tenaga Diesel, dll.

6. Energi Nuklir
Energi ini dihasilkan dari proses reaksi nuklir. Reaksi nuklir terjadi di inti atom yang pecah atau bergabung menjadi inti atom yang lain dan partikel lain lalu melepaskan energi kalor. Reaksi nuklir terdapat di matahari, bom nuklir, serta reaktor nuklir. Energi yang dihasilkan dari reaksi nuklir sangatlah besar sehingga dapat digunakan untuk dijadikan sebagai pembangkit listrik.

7. Energi Pegas
Semua benda yang lentur atau elastis memiliki energi pegas ini. Misalnya ialah per, busur, pegas, ketapel, trampolin, dan lain-lain. Saat kita menekan, menggulung, menarik, atau merenggangkan suatu benda elastis maka saat dilepaskan maka ia akan kembali ke bentuknya semula. Saat kita memberikan gaya pada benda itu, maka energi yang dihasilkan ialah energi potensial. Sedangkan, saat dilepaskan makan energinya berubah menjadi energi kinetik.

8. Energi Potensial
Energi potensial adalah energi yang dipunyai oleh suatu benda sebab posisinya (kedudukannya) terhadap suatu acuan. Contohnya, batu yang diangkat pada suatu ketinggian tertentu akan memiliki energi potensial. Jika massa batu besar makan energi yang dimiliki juga akan besar. Batu yang memiliki energi potensial yang disebabkan gravitasi bumi maka energinya akan disebut energi potensial bumi. Energi potensial (Ep) bumi tergantung pada massa benda (m), gaya gravitasi (g) , serta ketinggian benda (h). Sehingga dapat dituliskan sebagai berikut:

Energi Potensial


9. Energi Kinetik
Energi kinetik ialah energi yang dimiliki suatu benda sebab geraknya. Makin besar kecepatan (v) suatu benda bergerak maka akan makin besar pula energi kinetiknya. Selain, semakin besar massa benda (m) yang bergerak maka akan semakin besar pula energi kinetiknya. Ada dua macam energi kinetik, yaitu alami dan buatan. Contoh energi kinetik alami adalah air mengalir dan angin berhembus. Contoh energi kinetik buatan adalah gerakan kipas angin, gerakan mobil atau sepeda motor yang melaju. Secara matematis dirumuskan sebagai berikut:


10. Energi Mekanik
Pernah kejatuhan sesuatu dari atas? Mengapa saat kaki atau tangan kita yang kejatuhan jeruk akan terasa sakit? Sebab jeruk tersebut memiliki energi yang disebut sebagai energi mekanik. Ketika buah jeruk masih berada di pohon, energi mekaniknya sama besarnya dengan energi potensial. Ketika jatuh, dan sampai di bawah energi mekaniknya akan sama dengan energi kinetiknya. Energi mekanik ialah energi yang dimiliki oleh benda sebab sifat geraknya. Besar energi mekanik (Em) merupakan hasil penjumlahan dari energi kinetik (Ek) dan energi potensial (Ep). Secara matematis dapat dituliskan seperti ini:

Energi Mekanik


SUMBER ENERGI

Sumber energi ini terbagi menjadi 2, yaitu sumber energi terbarukan dan sumber energi tidak terbarukan.

Sumber Energi Terbarukan
Sumber energi jenis ini jumlahnya tidak terbatas dan dapat diperbarui, atau dapat dikatakan sumber energi yang dapat pulih secara alami. Artinya, sumber energi ini apabila dikelola dengan baik, tidak akan habis. Berikut adalah beberapa sumber energi terbarukan.

1. Matahari
Matahari termasuk salah satu dari bintang. Bintang adalah benda langit yang memiliki cahaya sendiri. Jika dibandingkan dengan bintang yang lain, matahari tampak lebih besar. Mengapa? Sebab jarak matahari ke bumi lebih dekat daripada jarak bintang yang lain. Matahari merupakan sumber energi panas dan cahaya terbesar di bumi. Tanpa matahari, tidak ada kehidupan di bumi. Selain menghangatkan bumi, matahari sangat diperlukan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis. Fotosintesis merupakan proses pembuatan makanan pada tumbuhan. Hasil dari fotosintesis berupa karbohidrat dan oksigen. Manusia dan hewan sangat bergantung pada tumbuhan. Apabila fotosintesis tidak dapat dilakukan, kehidupan manusia dan hewan akan terancam. Bagaimana dengan manusia? apakah manusia juga memerlukan matahari? energi panas matahari dimanfaatkan oleh manusia untuk menjemur pakaian, padi atau ikan asin.

2. Tenaga Laut
Arus laut juga dapat dijadikan sumber energi berupa gelombang laut, pasang surut, arus laut, perbedaan salinitas (tingkat keasinan), dan perbedaan suhu laut. Indonesia sebagai negara maritim yang memiliki garis pantai terpanjang keempat di dunia memiliki potensi pembangkit listrik tenaga laut. Namun dari seluruh potensi tersebut, hanya 0,000458% yang dimanfaatkan yaitu di pantai Baron Yogyakarta yang berkapasitas 1,1 MW. Salah satu kendala dalam pemanfaatannya adalah biayanya yang mahal.

3. Panas Bumi
Panas bumi merupakan energi yang bersumber dari dalam perut bumi. Panas bumi merupakan energi yang melimpah dan terbarukan sehingga tidak perlu khawatir akan kehabisan energi panas bumi. Selain jumlahnya yang melimpah energi ini memiliki harga yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan. Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang kaya akan energi panas bumi, hal ini di karenakan indonesia mempunyai banyak gunung berapi aktif yang menjadi keuntungan tersendiri bagi negara kita. Contoh pemanfaatan panas bumi adalah dengan mengubahnya menjadi pembangkit listrik.

4. Angin
Angin adalah udara yang bergerak. Angin menyimpan energi sehingga dapat dijadikan sebagai sumber energi. Negara belanda telah sejak dahulu memanfaatkan energi angin untuk memutar kincir sehingga dikenal dengan julukan negara kincir angin. Kincir tersebut digunakan untuk membantu menggiling gandum. Angin juga dimanfaatkan nelayan. Pada saat berangkat, nelayan memanfaatkan angin laut dan memanfaatkan angin darat untuk kembali pulang ke daratan.

5. Air
Benda yang diam memiliki energi potensial, sedangkan saat bergerak memiliki energi kinetic. Demikian juga dengan air. Air menyimpan sejumlah energi. Misalnya, air terjun. Energi air terjun digunakan untuk menggerakkan turbin pada PLTA. Selain itu, air yang mengalir digunakan sebagai sarana transportasi di beberapa daerah, misalnya di Pulau Kalimantan.

6. Biomassa
Biomassa / Bioenergi adalah energi yang dihasilkan dari bahan organik yang terbarukan. Sumbernya bisa berasal dari kotoran hewan, tumbuhan, atau bioetanol. Bioenergi dapat menghasilkan energi listrik atau bahkan sebagai alternatif bahan bakar fosil. Energi yang dihasilkan dari bioenergi bersifat terbarukan namun kurang ramah lingkungan.


Sumber Energi Tak Terbarukan
Sumber energi jenis ini jumlahnya terbatas dan tidak dapat diperbarui walaupun ada yang bisa diperbaharui tetapi memerlukan waktu yang sangat lama. Sumber energi ini saat ini masih merupakan sumber energi utama yang banyak digunakan walaupun banyak pihak yang sudah beralih menggunakan sumber energi alternatif. Contoh sumber energi tak terbarukan adalah :

1. Minyak Bumi
Minyak bumi merupakan bahan bakar fosil. Pemakaian minyak bumi dengan cara pengolahan terlebih dahulu. Hasil pengolahan minyak bumi, di antaranya berupa bensin, solar, avtur, minyak tanah dan aspal. Bensin digunakan untuk bahan bakar motor atau mobil. Solar digunakan sebagai bahan bakar mesin diesel. Avtur digunakan untuk bahan bakar pesawat. Minyak tanah untuk bahan bakar kompor dan aspal untuk penghalus jalan. Penggunaan bahan bakar minyak bumi harus hemat sebab selain jumlahnya yang terbatas dan tidak dapat diperbarui, penggunaannya juga mampu menimbulkan polusi. Adanya polusi dapat membuat kerusakan lingkungan.

2. Mineral Alam
Mineral alam bisa dimanfaatkan menjdai sumber energi setelah melalui beberapa proses, contohnya uranium yang bisa menghasilkan energi nuklir. Salah satu mineral alam dapat menghasilkan energi radioaktif. Mineral radioaktif adalah mineral yang dapat memancarkan partikel dari inti atomnya. Mineral radioaktif dapat berupa uranium, plutonium, dan torium. Mineral ini dapat dijadikan sebagai sumber pembangkit listrik tenaga nuklir yang sangat efisien. Kabarnya, cadangan energi yang terdapat di mineral radioaktif cukup untuk kebutuhan manusia selama lebih dari 3000 tahun. Satu gram uranium saja dapat menghasilkan energi yang setara 17.500 liter minyak bumi. Sedangkan cadangan uranium di dunia mencapai jutaan ton. Meskipun begitu, harus dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengurangi dampak bahaya dari penggunaan radioaktif supaya tidak terjadi lagi hal seperti di Chernobyl. Sumber energi ini tidak terbarukan dan cukup ramah lingkungan.

3. Baterai
Baterai menyimpan energi kimia. Pada penggunaan energi kimia menjadi energi listrik. Di mana kita biasa menemukan baterai ? Baterai biasa dipakai pada mobil mainan, jam dinding, radio, kamera dan remote.

4. Makanan
Saat kamu kelaparan, tubuh terasa lemas. Namun, setelah kita makan, tubuh kita kembali bugar. Mengapa? Sebab makanan yang telah kita makan berubah menjadi energi. Setelah memiliki energi, kita dapat melakukan aktivitas. Fungsi makanan bagi tubuh adalah sebagai sumber energy dan sebagai pembangun tubuh.



Demikian penjelasan tentang Pengertian Energi, Jenis Energi, dan Sumber Energi Lengkap. Semoga artikel di atas bermanfaat.

Baca Juga

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Populer Hari Ini