Gerak Tumbuhan Bersadarkan Peyebabnya Beserta Contoh Lengkap

9:25:00 AM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Tahukah kamu, pada jam berapa bunga teratai mulai memekarkan mahkotanya? Biasanya, bunga teratai mulai mekar sekitar pukul delapan pagi. Jika hari cerah dan matahari terus bersinar, bungatersebut akan terus mekar hingga sekitar pukul empat sore hari.

Kemudian, bunga teratai akan mulai mengatupkan mahkotanya kembali. Pernahkah tepikir olehmu, bagaimana bunga teratai dapat mengetahui saat kapan dia harus mulai memekarkan dan menguncupkan mahkotanya kembali?

Pada umumnya, makhluk hidup memberikan tanggapan terhadap rangsang dengan bergerak. Cara makhluk hidup bergerak itu berbeda satu dengan yang lainnya sesuai dengan alat geraknya. Apakah tumbuhan juga dapat bergerak? Bagaimanakah tumbuhan bereaksi terhadap rangsangan dari lingkungan sekitarnya?


Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang gerak tumbuhan berdasarkan penyebabnya beserta contoh yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti. Pada pembahasan ini akan dijelaskan secara tentang berbagai macam gerak pada tumbuhan, seperti gerak endonom pada tumbuhan, gerak etionom pada tumbuhan, gerak trpoisme, gerak taksis, gerak hidrotropisme, gerak fototropisme, gerak kemotropisme, gerak higriskopis, gerak nasti kompleks, sistem gerak pada tumbuhan, geotropisme, gerak seismonasnti, gerak geotripisme, gerak esionom, gerak tigmotropisme, gerak autonom, dan gerak niktinasti.




GERAK PADA TUMBUHAN

Tumbuhan juga dapat bergerak, meskipun gerakannya sangat terbatas, hanya pada bagian tubuh tertentu. Tumbuhan tidak memiliki alat gerak dan sebuah sistem saraf yang spesifik sehingga tumbuhan melakukan gerak sebatas menanggapi sebuah rangsangan dari lingkungan di sekitarnya. Rangsangan tersebut bisa berupa sentuhan, cahaya, suhu, air, kelembaban atau zat-zat kimia.


CARA TUMBUHAN BERGERAK

Gerak pada suatu tumbuhan hanya dapat dilakukan oleh bagian tubuh tertentu, misalkan bagian ujung tunas, ujung akar, atau pada bagian daun. Berdasarkan sumber rangsangannya, gerakan pada tumbuhan dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu gerak etionomesionom dan gerak otonomendonom.

Bagan: Konsep Gerak Pada Tumbuhan

1. GERAK ETIONOM / ESIONOM

Gerak etionom adalah gerak tumbuhan karena rangsangan dari luar. Rangsangan tersebut dapat berupa cahaya, gravitasi bumi, medan listrik, zat kimia, atau air. Berdasarkan hubungan antara arah respon gerakan dengan asal suatu rangsangan, gerak etionom dapat dibedakan lagi menjadi tropisme, taksis, dan nasti.


A. GERAK TROPISME

Tropisme merupakan gerak bagian dari tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi oleh arah datangnya suatu rangsangan. Jika gerakannya menuju arah rangsangan, disebut dengan tropisme positif. Jika gerakannya menjauhi arah rangsangan disebut dengan tropisme negatif.


1) Gerak Fototropisme

Fototropisme merupakan gerak tropisme akibat dari rangsangan cahaya. Gerak tropisme dapat dibuktikan dengan meletakkan pot yang berisi tanaman misalnya saja kacang hijau di tempat yang hanya mendapatkan cahaya matahari. Tumbuhan tersebut akan tumbuh ke arah datangnya cahaya matahari tadi.

Gambar: Contoh Gerak Fototripisme

2) Gerak Geotropisme

Geotropisme merupakan gerak pada bagian tumbuhan karena pengaruh adanya gaya gravitasi bumi. Misalnya saja gerakan akar di dalam tanah yang bergerak menuju ke pusat bumi.


3) Gerak Hidrotropisme

Hidrotropisme merupakan gerak bagian tubuh tumbuhan yang disebabkan rangsang yang berupa air. Gerakan ini tampak pada akar. Pada dasarnya, sebuah akar akan bergerak ke bawah mendekati pusat gravitasi bumi. Akan tetapi, banyak ujung akar yang bergerak mendatar atau ke arah tempat yang memiliki cukup air.


4) Gerak Kemotropisme

Kemotropisme merupakan gerak pada bagian tumbuhan karena adanya suatu rangsangan dari zat kimia. Contohnya, gerak akar mendekati tempat yang kaya akan zat hara.


5) Gerak Tigmotropisme

Tigmotropisme merupakan suatu gerak pada bagian tumbuhan yang disebabkan adanya pengaruh rangsang berupa persinggungan atau sentuhan satu sisi.

Gerakan ini tampak pada gerak yang membelit pada ujung batang ataupun ujung sulur dari Cucurbitaceae. Contoh tumbuhan lain yang bersulur adalah Passiflora, semangka, anggur, dan ketimun.


B. GERAK TAKSIS

Taksis merupakan gerak berpindahnya bagian tubuh ataupun seluruh tubuh pada tumbuhan yang menuju atau menjauhi suatu rangsangan, yang mana arah perpindahannya dipengaruhi oleh rangsangan. Jika arah gerakannya menuju rangsang disebut dengan taksis positif. Sebaliknya, jika menjauhi rangsang disebut dengan taksis negatif.

Berdasarkan dari jenis rangsangnya, gerak taksis dapat dibedakan menjadi fototaksis dan kemotaksis. Disebut fototaksis jika rangsang penyebab gerakan adalah cahaya.

Gerakan ini umumnya terjadi pada suatu organisme tingkat rendah. Misalnya saja pada Spirogyra atau tumbuhan ganggang bersel satu Euglena yang sama-sama peka terhadap rangsang cahaya bergerak mendekati arah yang lebih terang.

Sebaliknya, jika rangsang penyebab gerakan tersebut berupa zat kimia maka disebut dengan kemotaksis. Contohnya, gerak pada sel kelamin jantan mendekati sel telur.


C. GERAK NASTI

Gerak nasti merupakan gerak menutup atau membukanya bagian dari tumbuhan karena adanya rangsang yang arahnya tidak dipengaruhi oleh arah datangnya suatu rangsangan, namun ditentukan oleh tumbuhan itu sendiri.

Daun tumbuhan putri malu, Mimosa pudica akan segera menutup jika disentuh. Gerakan ini disebut tigmonasti atau seismonasti. Gerakan membukanya daun dari tumbuhan putri malu pada waktu pagi hari adalah pengaruh dari cahaya matahari yang diterimanya.

Gambar: Contoh Gerak Tigmonasti pada Tumbuhan Putri Malu
Akan tetapi, gerakan yang dilakukan daun putri malu tidak menuju ke arah datangnya cahaya matahari. Gerakan ini disebut dengan fotonasti. Gerakan mengatupnya daun pada saat menjelang senja disebut niktinasti atau disebut juga gerak tidur.

Gerak nasti juga dapat terjadi karena adanya suatu rangsang dari suhu, seperti pada bunga tulip. Bunga ini akan mekar jika suhu menjadi hangat dan menutup kembali jika suhunya menurun. Gerakan ini disebut dengan termonasti.

Rangsangan berupa sentuhan serangga juga dapat mempengaruhi gerakan pada sejenis tumbuhan perangkap. Jika ada serangga  menyentuh bagian dari daun tersebut maka daun akan segera menutup. Gerakan ini disebut dengan haptonasti. Misalnya saja pada tumbuhan kantong semar.

Gambar: Contoh Gerak Haptonasti Tumbuhan Kantong Semar

Gerak nasti juga dapat disebabkan karena beberapa faktor sekaligus seperti kadar kalsium, suhu, pH, dan karbon dioksida sehingga menjadi nasti kompleks. Contohnya saja gerak membuka dan menutupnya stomata pada daun, seperti pada gambar di bawah ini.

Gambar: Contoh Nasti Kompleks Stomata Daun


2. GERAK ETONOM / ENDONOM

Gerak otonom atau endonom adalah suatu gerak tumbuhan yang disebabkan oleh rangsangan yang berasal dari dalam tubuh suatu tumbuhan itu sendiri. Gerak ini umumnya disebut sebagai gerak spontan.

Tumbuhan melakukan gerakan ini tanpa pengaruh rangsangan dari luar tubuh. Gerak endonom yang paling umum adalah nutasi, yaitu adalah gerak ujung batang atau organ lain yang sedang tumbuh, seperti daun, stolon, tangkai bunga, dan akar.



Demikian penjelasan tentang Gerak Tumbuhan Bersadarkan Peyebabnya Beserta Contoh Lengkap. Semoga artikel di atas bermanfaat.


Turbin Angin, Pembangkit Listrik Alternatif Ramah Lingkungan

5:23:00 PM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Selain energi matahari, energi angin juga menjadi pilihan alternatif sebagai energi pengganti bahan bakar fosil, yang disediakan alam secara gratis. Energi angin tersedia dalam jumlah yang tidak terbatas jika bumi masih memiliki udara yang berhembus. Energi tersebut dihasilkan oleh angin yang menggerakkan kincir angin ukuran raksasa. Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang turbin angin, pembangkit listrik alternatif ramah lingkungan yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.


TURBIN ANGIN, PEMBANGKIT LISTRIK ALTERNATIF RAMAH LINGKUNGAN

Biasanya kincir angin sebagai penghasil energi dibangun pada wilayah tertentu yang mana wilayah tersebut memiliki tingkat intensitas angin yang tinggi.  Untuk menggerakan blade atau  baling-baling agar dapat berputar makan wilayah tersebut harus memiliki kecepatan angin 2 meter/detik dan untuk dapat menghasilkan listrik yang stabil sesuai dengan kapasitas generatornya rata-rata kecepatan anginnya yaitu 6 s.d. 10 meter/detik

Pembangkit ini dapat digunakan untuk skala kecil, menengah dan besar karena arus yang dihasilkan dalam kurun waktu 1 jam lebih besar serta membutuhkan biaya investasi yang lebih murah ketimbang Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Daerah yang cocok digunakan pembangkit ini adalah daerah pantai, pesisir, pegunungan. Kincir atau turbin angin merupakan suatu sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Awalnya kincir angin digunakan pada zaman babilonia untuk penggilingan padi. Penggunaan teknologi modern dimulai sekitar tahun 1930, diperkirakan terdapat sekitar 600.000 buah kincir angin yang digunakan untuk berbagai keperluan. Saat ini kapasitas daya yang dihasilkan kincir angin skala industri antara 1 – 4 MW



PRINSIP KERJA TURBIN ANGIN

Prinsip kerja Turbin Angin adalah mengubah suatu energi kinetik angin menjadi suatu energi mekanik pada putaran poros. Energi mekanik poros biasanya dimanfaatkan untuk membangkitkan listrik menggunakan suatu generator. Energi listrik bersifat sangat fleksibel. Energi ini dapat dimanfaatkan untuk penerangan, menggerakkan mesin-mesin industri, transportasi, dan masih banyak lagi. Perangkat pembangkit dari angin juga jauh lebih murah dibandingkan dengan perangkat pembangkit listrik dari energi surya/matahari. Padahal jumlah energi yang dihasilkan oleh 1.000 buah sel fotovoltaik relatif setara dengan belasan kincir angin. Bahkan beberapa sistem kincir angin yang dipasang di Denmark dapat menghasilkan daya hingga 3.000 Megawatt atau sekitar 20% dari kebutuhan energi di seluruh Eropa. Kini, Eropa menghasilkan energi listrik dari turbin angin dengan jumlah daya sekitar 35.000 Megawatt atau setara dengan 35 pembangkit listrik tenaga batu bara (National Geographic, Agustus 2005: 65). 

Hal ini tentu saja menjadi sebuah keuntungan besar bagi masyarakat luas. Karena nilai keuntungannya yang sangat besar, maka dari itu beberapa negara di wilayah Eropa dan Amerika Serikat, menggunakan teknologi ini. Potensi energi angin sebagai kebutuhan energi masa depan adalah  sangat menjanjikan. Ketika sel fotovoltaik pada pembangkit tenaga surya tidak mendapatkan sinar matahari, maka pasokan energi listrik akan terhambat, namun pada kincir angin akan relatif stabil pada semua cuaca sebab tidak memerlukan sinar matahari untuk menghasilkan energi. Hal itu membuat kincir angin lebih unggul satu langkah di depan daripada sel fotovoltaik dalam menghasilkan energi. Para ilmuwan di Eropa dan Amerika Serikat memiliki harapan besar terhadap sumber energi angin sebagai sebuah cara menghadapi krisis energi di masa mendatang. Namun tidak semua masyarakat setuju dengan kincir angin sebagai sebuah penghasil energi alternatif, karena dilihat dari ukuran kincir yang terlalu besar dan menghasilkan suara desing yang berisik membuat masyarakat di sekitar proyek kincir angin tersebut cenderung menolaknya, padahal kincir angin memiliki sisi positif yang dapat diambil dari pemanfaatan energi ini.

Jika kita dapat membuat sebuah simulasi numerik dari aliran udara yang melintasi turbin angin dengan rancangan tertentu misalnya saja aerofoil, panjang chord, jumlah blade (bilah), diameter dan lain sebagainya, maka dengan menentukan nilai dari kecepatan aliran udara di depan serta belakang turbin akan dapat ditentukan berapa nilai Thrust yang dapat dihasilkan dan Daya Angin yang berhasil diserap oleh Turbin Angin. Thrust bersifat sangat merugikan karena thrust yang mendorong menara penyangga turbin, semakin besar nilai thrust, maka menara penyangga baling-baling juga harus kuat, sehingga biaya pembuatannya akan menjadi mahal. Semakin besar Daya atau Power yang diserap oleh turbin, maka efisiensi konversi energi turbin akan semakin besar, artinya turbin angin yang dirancang akan sangat menguntungkan


CARA KERJA TURBIN ANGIN

Cara kincir angin bekerja sangat sederhana yaitu, Angin akan meniup bilah kincir angin sehingga bilah bergerak sehingga akan memutar poros di dalam nacelle. Poros tersebut dihubungkan dengan gearbox, di dalam gearbox kecepatan perputaran poros dapat ditingkatakan dengan cara mengatur perbandingan roda gigi dalam gearbox, lalu gearbox dihubungkan ke generator. Generator akan merubah energi mekanik menjadi energi listrik dari generator energi listrik menuju transformator untuk menaikan tegangannya kemudian barulah dapat didistribusikan kepada konsumen. 


MERANCANG TURBIN ANGIN SKALA KECIL

Generator bekerja dengan menggunakan prinsip magnetic induction dan bekerja dengan prinsip left-hand rule , yaitu: 
  1. Ibu jari menandakan arah dari perputaran induksi. 
  2. Jari telunjuk menandakan arah dari fluks. 
  3. Jari manis menandakan arah dari aliran arus.   

Generator diklasifikasikan menjadi 2:
  1. Generator AC 
  2. Generator DC 

Untuk membuat sebuah generator dengan tenaga angin sebagai sumber energinya. Prinsipnya sangat sederhana, 3 bilah kincir angin dibuat dengan sudut 120 derajat satu sama lain dan kemiringan tiap bilang kurang lebih 12.75 derajat. Pada titik pangkalnya, dipasang sebuah poros generator yang kemudian terhubung dengan slip rings, stator, sikat, dan komutator, serta armature.  Angin yang berhembus akan memutar kincir sehingga porosnya akan ikut berputar dan dapat menyebabkan garis-garis fluks terpotong dan menimbulkan tegangan induksi. Tegangan ini menyebabkan arus mengalir. Tetapi tegangan yang dihasilkan merupakan tegangan AC, sehingga dibutuhkan sebuah komutator untuk membuat arus yang mengalir menjadi arus searah. Besarnya daya yang dapat dihasilkan sangat tergantung dari kecepatan putaran dari kincir, yang artinya sangat tergantung dari kecepatan hembusan angin.



Potensi - Potensi Energi Gelombang Laut Sebagai Energi Terbaharukan Lengkap

4:47:00 PM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Banyak sumber energi yang telah digunakan untuk membangkitkan listrik di dunia. Namun, beberapa di antaranya belum sepenuhnya di kembangkan seperti halnya energi dari gelombang ombak. Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang potensi - potensi energi gelombang laut sebagai energi terbaharukan yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti. Secara umum, potensi energi samudra yang dapat diubah menjadi energi listrik dapat dibagi kedalam 3 jenis potensi energi, yaitu: 
  • Energi pasang surut (tidal power) adalah energi yang dihasilkan dari pergerakan air laut akibat perbedaan pasang surut.
  • Energi gelombang laut (wave energy) energi yang dihasilkan dari pergerakan gelombang laut menuju daratan dan sebaliknya.
  • Energi panas laut (ocean thermal energy) memanfaatkan perbedaan dari temperatur air laut di permukaan serta di kedalaman.


GELOMBANG LAUT SEBAGAI SALAH SATU ENERGI TERBAHARUKAN

Meskipun pemanfaatan energi jenis ini di Indonesia masih memerlukan berbagai penelitian mendalam, tetapi secara sederhana dapat dihitung bahwa probabilitas dari menemukan serta memanfaatkan potensi energi gelombang laut dan energi panas laut, lebih besar dari energi pasang surut. Pada dasarnya pergerakan laut yang menghasilkan suatu gelombang laut terjadi karena adanya dorongan pergerakan angin di permukaan laut. Angin timbul akibat perbedaan tekanan pada 2 titik yang diakibatkan oleh respons pemanasan udara oleh matahari yang berbeda pada kedua titik tersebut. Berdasarkan sifat tersebut maka energi gelombang laut dapat dikategorikan sebagai suatu energi terbarukan



MENGHITUNG POTENSI ENERGI GELOMBANG LAUT

Gelombang laut dapat dipandang secara ideal berbentuk gelombang yang memiliki suatu ketinggian puncak maksimum dan lembah minimum. Pada jangka waktu tertentu, ketinggian puncak yang dapat dicapai oleh serangkaian gelombang laut berbeda-beda, bahkan ketinggian puncak ini akan berbeda-beda untuk lokasi yang sama jika dilakukan pada hari yang berbeda. Meskipun begitu secara statistik dapat ditentukan ketinggian signifikan dari gelombang laut pada satu titik lokasi tertentu. Jika waktu yang butuhkan untuk terjadinya sebuah gelombang laut dihitung berdasarkan data jumlah gelombang laut yang diamati pada jangka waktu tertentu, maka dapat diketahui potensi energi dari gelombang laut di titik lokasi tersebut. Nilai dari ptensi energi gelombang laut pada satu titik pengamatan dalam satuan kw per meter akan berbanding lurus dengan setengah dari kuadrat ketinggian signifikan dikali waktu yang diperlukan untuk terjadinya sebuah gelombang laut. Dari perhitungan ini dapat diprediksikan berbagai potensi energi dari gelombang laut di berbagai tempat di dunia

Berdasarkan data tersebut, dapat diketahui bahwa pantai barat di Pulau Sumatera bagian selatan dan pantai selatan di Pulau Jawa bagian barat berpotensi memiliki energi gelombang laut sekitar 40 kw/m. Pada dasarnya prinsip kerja dari teknologi yang mengkonversi energi gelombang laut menjadi suatu energi listrik adalah mengakumulasi energi gelombang laut untuk memutar turbin generator. Karena itu sangat penting memilih lokasi yang secara topografi cocok dan memungkinkan untuk akumulasi energi. Meskipun penelitian untuk mendapatkan teknologi yang optimal dalam mengkonversi energi gelombang laut masih terus dilakukan. Pada saat ini, ada bermacam-macam alternatif teknologi yang dapat dipilih. 


TEKNOLOGI PENGUBAH ENERGI GELOMBANG LAUT

Untuk Indonesia, alternatif teknologi yang diprediksikan tepat dikembangkan di pesisir pantai selatan Pulau Jawa adalah Teknologi Tapered Channel (Tapchan). Prinsip kerja dari teknologi ini cukup sederhana, yaitu gelombang laut yang datang disalurkan memasuki sebuah saluran runcing yang berujung pada sebuah bak penampung yang diletakkan pada suatu ketinggian tertentu. Air laut yang berada di dalam bak penampung akan dikembalikan ke laut melalui saluran yang terhubung dengan turbin generator penghasil energi listrik. Adanya bak penampung memungkinkan aliran air yang digunakan sebagai penggerak turbin dapat beroperasi terus menerus dengan kondisi gelombang laut yang berubah-ubah. Teknologi ini tetap memerlukan bantuan mekanisme dari pasang surut dan pemilihan topografi garis pantai yang tepat. Teknologi yang digunakan saat ini telah dikembangkan sejak tahun 1985

Alternatif teknologi pembangkit tenaga gelombang laut yang lebih banyak dikembangkan adalah teknik yang bernama osilasi kolom air (the oscillating water column). Proses dari pembangkitan tenaga listrik dengan teknologi ini dilakukan melalui 2 tahapan proses, yaitu gelombang laut yang datang akan menekan udara pada kolom air yang kemudian diteruskan ke kolom atau sebuah ruang tertutup yang telah terhubung dengan turbin generator. Tekanan tersebut akan menggerakkan turbin dari generator pembangkit listrik. Sebaliknya, gelombang laut yang meninggalkan kolom air tersebut akan diikuti oleh sebuah gerakan udara dalam ruang tertutup yang kemudian menggerakkan turbin generator pembangkit listrik. 

Variasi prinsip teknologi ini dikembangkan di Jepang dengan nama Might Whale Technology. Di Skotlandia, Inggris Raya, dibangun sebuah pembangkit tenaga gelombang laut yang menggunakan teknologi ini. Pembangkit yang selesai dibangun pada tahun 2000 ini dilengkapi dengan 2 buah generator dan 2 buah turbin counter-rotating yang dapat menghasilkan daya listrik sampai 500 kW. Selain itu, di Denmark, dikembangkan pula teknologi pembangkit tenaga gelombang laut yang disebut Wave Dragon, prinsip kerjanya sama dengan tapered channel. Namun bedanya pada wave dragon, saluran air dan turbin generator diletakkan di tengah bak penampung sehingga pembangkit tidak dapat di pasang di pantai. Pembangkit-pembangkit tersebut kemudian dihubungkan dengan suatu jaringan transmisi bawah laut kepada konsumen. Hal ini menyebabkan biaya instalasi serta perawatan pembangkit menjadi mahal

Walaupun demikian selain memasok energi listrik, pembangkit ini juga mampu mendorong pertumbuhan kehidupan laut. tidak ada emisi gas buang CO2, tidak ada polusi visual, tidak ada polusi suara, dan tidak memerlukan biaya untuk bahan bakar, karena sumber penggeraknya adalah energi alam yang bersifat terbarukan




Teknologi Pengubah Energi Gelombang Laut (Bagian 2)

4:32:00 PM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Energi yang dihasilkan oleh gelombang laut sangatlah besar namun belum digunakan sepenuhnya bahkan masih dalam tahap penelitian. Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang teknologi pengubah energi gelombang laut bagian 2 yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti. Artikel berikut adalah lanjutan dari artikel sebelumnya yaitu Teknologi Pengubah Energi Gelombang Laut.



TEKNOLOGI PENGUBAH ENERGI GELOMBANG LAUT

3. Pelampung Magnet Pemanen Linier

Para Insinyur di Oregon State University telah mengambil langkah awal pemanfaatan energi gelombang ini. Mereka membuat semacam sistem pelampung pembangkit energi yang dapat menangkap energi gelombang laut lalu mengubahnya menjadi listrik. Teknologi dipakai oleh kota Portland di Amerika Serikat. Sistem ini ditempatkan sejauh 1 sampai dengan 2 mil dari bibir pantai ke tengah laut dan disebut sebagai pelampung generator linear magnet permanen (permanent magnet linear generator buoy). 

Cara kerja 

Berbeda dengan generator pada umumnya yang menghasilkan energi listrik karena adanya gerakan berputar, generator linear magnet permanen dapat menghasilkan listrik dari gerakan bolak-balik karena naik-turunnya pelampung oleh gelombang laut. Di dalam pelampung tersebut terdapat lilitan (coil) kawat dipasang mengelilingi batang magnet yang ditanamkan ke dasar laut. Lilitan dipasang menyatu dengan pelampung, sehingga akan naik dan turun sesuai dengan pergerakan dari pelampung karena gelombang laut. 


Gerakan bolak-balik ini akan memotong fluks magnet sehingga dapat menimbulkan beda potensial dan menghasilkan energi listrik. Berdasarkan hasil penelitian dari Universitas Oregon, setiap pelampung dapat menghasilkan daya listrik sebesar 250 Kilowatt dan teknologi ini dapat digunakan dalam skala kecil ataupun besar tergantung kepada energi yang diperlukan dan skala teknologi yang digunakan. Ada bermacam pilihan untuk menghasilkan daya tersebut, penjelasan di atas menggunakan teknik koil yang bergerak naik turun, tetapi bisa juga dengan teknik batang magnetnya yang bergerak naik dan turun.

Penempatan koil dan batang magnet bisa juga ditempatkan di dasar atau di permukaan laut. Para peneliti memperkirakan, cukup dibutuhkan sebanyak 200 buah pelampung untuk dapat mencukupi kebutuhan listrik suatu kota pelabuhan. Sistem ini bisa disebut dengan ironless, karena menghilangkan salah satu iron yang bersifat softmagnetic pada bagian stator. Sehingga sheer stres yang dibutuhkan menjadi kecil. Namun kelemahan dari sistem ini adalah poros atau shaft atau translator menjadi lebih berat dengan adanya magnet. 

Keuntungan  

Suara dan emisi CO2 yang sangat kecil dan mampu memberikan ruang kepada kehidupan laut untuk membentuk koloni terumbu karang di sepanjang jangkar yang ditanam di dasar laut. Hal ini akan mengakibatkan berkumpulnya sejumlah ikan dan binatang laut lainnya. 


4. Aqucadoura 

Produk energi gelombang laut dari Portugal ini dinamai Aqucadoura yang terdiri dari tiga rangkaian Konverter Energi Gelombang yang mampu menghasilkan daya listrik sebesar 2,25 Megawatt. Daya listrik ini cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik hingga 1.500 rumah di Portugal, jika di Indonesia mampu untuk 3.000 rumah, karena kebutuhan listrik tiap rumah tangga di Indonesia lebih sedikit dibandingkan negara Portugal. Foto dibawah ini menggambarkan bagaimana Aquacadoura ini beroperasi. 


Pelampung Magnet Pemanen Linier

Panjang tiap rangkaian dari Konverter Energi Ombak ini adalah sekitar 140 meter. Apabila rangkaian Konverter Energi ini kita gelar disepanjang pantai lautan di dunia, maka akan dapat dibangkitkan Energi Listrik sebesar 2 Terawatt, cukup untuk memenuhi dua kali dari kebutuhan energi listrik dunia. Disain sumber energi gelombang laut dari Portugal dibawah ini berdasarkan konversi energi turun-naiknya gelombang laut langsung masuk ke piston-piston untuk mendorong air yang digunakan memutar motor listrik, sehingga secara prinsip efisiensinya lebih tinggi. Piston-pistonnya dibuat stasioner dan diikatan ke dasar laut, sedangkan casing-nya berbentuk tabung memanjang dibiarkan naik-turun sesuai irama gelombang laut yang terbuat dari bahan metal. Energi listrik yang dihasilkannya dikirim kedarat melalui kabel-kabel listrik bawah-laut. 




Teknologi Pengubah Energi Gelombang Laut

4:14:00 PM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Berbagai teknologi pengubah energi gelombang laut telah banyak dikembangkan, tetapi kompleksitas dan mahalnya biaya produksinya masih merupakan tantangan yang perlu dijawab. Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang teknologi pengubah energi gelombang laut yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.




TEKNOLOGI PENGUBAH ENERGI GELOMBANG LAUT


1. SeaDog Pump 


Independent Natural Resources Inc. yang bertempat di Minnesota, Amerika Serikat, menawarkan sebuah teknologi pengubah energi gelombang laut menjadi listrik yang lebih sederhana dan murah dibanding teknologi-teknologi lain. Teknologi yang dikembangkan oleh Independent Natural Resources Inc. ini terdiri dari sebuah platform yang mengapung dan memanfaatkan gerakan gelombang untuk menggerakkan piston. Sebuah pelampung besar yang terhubung dengan bagian bawah piston tersebut memungkinkan setiap ada gelombang yang bergerak memasuki platform, maka pelampung akan bergerak mengikuti gerakan gelombang. 


Efek dari gerakan gelombang yang terus menerus tersebut akan menggerakkan piston naik turun menekan air laut yang kemudian memutar turbin dan membuangnya kembali ke laut. Untuk mengetahui dan memperoleh suatu penilaian yang obyektif terhadap kinerja dari SeaDog Pump, Independent Natural Resources Inc. mengajak Texas A&M University guna melakuka evaluasi terhadap teknologi tersebut. Hasilnya, menurut Texas A&M University, SeaDog mampu mengkonversi 22% energi gelombang laut menjadi energi yang berguna. Perusahaan tersebut mempunyai rencana untuk menguji SeaDog Pump dalam skala pembangkit listrik. Independent Natural Resources Inc. yakin bahwa dengan desain sistem yang sederhana dan tidak digunakannya komponen-komponen elektronika, maka untuk meningkatkan kinerja dari alat ini tidak akan membutuhkan biaya yang besar. 


2. WaveRoller 

Sebuah perusahaan Firlandia Energi-AW membangun sebuah alat energi ombak yang disebut WaveRoller, yang tergantung pada kekuatan gelombang dasar laut untuk menghasilkan suatu tenaga listrik. Inspirasi teknologi yang ramah lingkungan ini ditemukan pada tahun 1993 ketika pendiri perusahaan dan penyelam professional, Rauno Koivusaari sedang menyelam di Lautan Baltik. Pada saat ia menemukan bangkai kapal rusak, hampir saja ia tertabrak oleh pintu yang bergerak membuka dan  menutup dikarenakan gerakan gelombang air di dasar laut. Berdasarkan kejadian inilah yang membuat Mr. Koivusaari berpikir untuk memproduksi sebuah energi dengan memanfaatkan gelombang dasar laut, dan rasa penasarannya itu mendorongnya untuk menciptakan sebuah alat sebagai rasa ingin tahunya untuk menciptakan Energi AW. Pendekatan Energi AW ini menggunakan gelombang dasar atau gerakan air di bawah permukaan laut. 

Untuk melakukan ini, WaveRollers (Gulungan Ombak) atau beberapa plat dibangun di dasar laut sehingga dapat bergerak maju dan mundur. Gaya dari gelombang laut yang melewati alat itu akan menghasilkan sebuah energi yang dapat kita hubungkan dengan pompa piston sehingga dengan menggunakan generator listrik yang berada di darat energi itu dapat diubah menjadi sebuah energi listrik. Menurut perusahaan itu, teknik Gulungan Ombak ini berbeda dengan teknologi kelautan yang lainnya karena teknologi ini tidak terlihat, tidak menimbulkan polusi suara serta tidak terpengaruh oleh badai yang mungkin terjadi. Energi-AW juga menyatakan bahwa peralatan dan bahan-bahan yang digunakan dalam pemembuatan WaveRollers tidak akan mencemari lingkungan. Misalkan, mereka menggunakan minyak yang dibuat dari tanaman pada peralatan hidrolik yang digunakan pada sistem generator ombak yang bervariasi ini. Belakangan ini, perusahaan tersebut melakukan uji coba di Pantai Peniche, Portugal dengan target utamanya adalah menghasilkan energi 10 Megawatt dari WaveRoller di perariran Portugal. 


Sesuai dengan pendekatan yang dilakukan perusahaann, pemimpin Energi AW, Tuomo Hyysalo menyatakan bahwa energi ombak ini mempunyai kemampuan menyumbang 10% dari keseluruhan kebutuhan listrik secara global tanpa menghasilkan emisi CO2 sedikit pun. Lebih lanjut, gelombang dasar yang terjadi dekat pantai yang digunakan oleh WaveRoller merupakan sumber energi yang sangat mudah didapatkan di mana-mana karena terdapat di sepanjang garis pantai di dunia.   

Kerajaan Inggris merupakan salah satu negara yang memanfaatkan energi abadi yang ramah lingkungan ini. Sebuah perusaahan dari Inggris bernama Marine Current Turbines Limited (MCT) sedang dalam proses untuk memasang 12 Megawatt sistem energi ombak Seagen di Stangford Lough di Pantai Irlandia Utara. Sistem ini terdiri dari 20 buah turbin kembar yang memiliki panjang 20 m dan dipancakan pada sumbu vertikal pada lempeng laut. Kecepatan ombak di daerah ini menyebabkan turbin itu berputar dengan kecepaan 10 sampai dengan 20 kali per menit sehingga para ahli mengatakan bahwa hal ini tidak berpengaruh terhadap hewan-hewan laut.

Proyek ini dijadwalkan akan selesai sebelum musim panas 2008, dan jika proyek tersebut berhasil maka perusahaan berencana untuk membuat pembangkit energi ombak di sepanjang pantai Inggris, sehingga diharapkan pada akhirnya dapat memenuhi 15 hingga 20% kebutuhan negara itu terhadap teknologi yang ramah lingkungan. Sebagai salah satu peserta yang ikut menandatangani Protokol Kyoto, Inggris telah mengeluarkan undang-undang agar dapat membuat langkah yang sesuai dengah hal itu.  

Sebuah proyek energi kinetik dari gelombang ombak yang lain di Atlantik juga terdapat di New York, AS, yaitu Roosevelt Island Tidal Energy (RITE), yang saat ini telah membangkitkan 1.000 Kilowatt energi setiap hari. RITE diakui sebagai sebuah pembangkit energi kinetik ombak aliran bebas yang pertama. Proyek ini masih dalam fase uji coba tetapi setelah selesai diharapkan telah terpasang 200 buah turbin di dasar Sungai Timur sehingga dapat digunakan untuk membangkitkan energi listrik sebesar 10 Megawatt untuk penduduk Kota New York. Sebelum tahun 2013, sekitar 25% energi yang digunakan di kota tersebut dihasilkan dari energi ombak.


Demikian adalah penjelasan tentang Teknologi Pengubah Energi Gelombang Laut. Semoga artikel di atas bermanfaat.

Seputar Tentang Buah Ceremai Yang Harus Kamu Tahu

9:53:00 AM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Ada bermacan jenis tumbuhan yang tumbuh di permukaan bumi ini. Dari pohon-pohon besar yang tidak berbuah sampai pohon-pohon yang berbuah lebat. Ada juga tumbuhan yang memiliki banyak manfaat, tidak hanya batangnya namun hingga daunnya. Salah satunya adalah tumbuhan yang sering kita dengar, yaitu ceremai. Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang seputar tentang buah ceremai yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.

Cerme atau ceremai merupakan nama sejenis pohon dengan buahnya sekali. Buah yang rasanya masam ini dikenal pula dengan nama-nama lain seperti ceremoi (Aceh), karmay (Ilokano, Fil.), chermai (Mal.),  mayom (Thai.) dan lain-lain. 

Dalam bahasa Inggris tumbuhan ini dinamai Otaheite gooseberry, Malay gooseberry dan beberapa sebutan yang lain. Nama ilmiahnya adalah Phyllanthus acidus


CIRI - CIRI TANAMAN CEREMAI

Perdunya atau pohon kecilnya memiliki ketinggian sampai dengan 9 m, bercabang rendah dan renggang. Sekilas, pohon cerme mirip dengan pohon belimbing wuluh. Daun tunggal, bundar telur dengan ujung agak meruncing, panjangnya 2-7 cm, dan tersusun di rantingnya seperti daun majemuk menyirip. Bunga-bunganya berkelamin tunggal atau ganda, merah, berbilangan 4, tersusun dalam malai hingga 12 cm. Buah batu, bulat dengan 6-8 rusuk, berwarna kuning keputihan menyerupai lilin, berdiameter hingga 2,5 cm, bergantungan sendiri atau dalam untaian. Daging buah keputihan, masam dan banyak berair, di tengah buahnya terdapat inti yang keras dengan jumlah biji 4-6 butir. 



MANFAAT BUAH CEREMAI

Buah cerme sering dimakan segar dengan dicampur gula, garam atau dirujak. Cerme juga kerap dibuat manisan, direbus atau dibuat sebagai minuman penyegar. Daun mudanya digunakan sebagai lalapan. Rebusan akar cerme digunakan untuk meringankan asma dan mengobati penyakit kulit. Bahan penyamak juga dihasilkan dari kulit akarnya. Pohon cerme umunya ditanam sebagai peneduh atau sebagai penghias halaman dan taman. Pohon ini dapat tumbuh di daerah tropik dan subtropik, menyukai tempat yang lembab sampai ketinggian sekitar 1.000 m dari permukaan laut. Tanaman Cerme dapat dikembangbiakkan melalui biji atau stek. 


PENYEBARAN POHON CEREMAI

Cerme diperkirakan berasal dari Madagaskar. Kini tanaman cerme telah menyebar ke berbagai wilayah tropis seperti di Asia Tenggara seperti Indonesia, Vietnam, Laos, dan Malaya bagian utara, Réunion dan Rodrigues di Samudra Hindia, kepulauan-kepulauan Mauritius, Guam, Hawaii dan beberapa kepulauan lain di Samudra Pasifik. selatan, Pada tahun 1793, tanaman ini dibawa ke Jamaika dari Timor, semenjak saat itu menyebar luas ke seluruh kepulauan Karibia, kemudian diikuti dengan masuknya ke Amerika Tengah dan Selatan


JENIS KERABAT POHON CEREMAI

Pohon Cerme berkerabat dekat dengan meniran (P. niruri) serta pohon malaka (Phyllanthus emblica). Keduanya adalah tumbuhan yang berkhasiat obat.




Akibat Dari Efek Rumah Kaca Yang Mempengaruhi Iklim

9:36:00 AM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Secara umum iklim merupakan suatu hasil dari interaksi proses-proses fisik dan kimiafisik dimana parameter-parameternya adalah seperti suhu, kelembaban, angin, dan pola curah hujan yang terjadi pada suatu tempat di muka bumi. Iklim adalah suatu kondisi rata-rata dari cuaca, dan untuk mengetahui kondisi iklim suatu tempat, diperlukan nilai rata-rata parameterparameternya selama kurang lebih 10 sampai 30 tahun. Iklim akan muncul setelah berlangsung suatu proses fisik dan dinamis yang begitu kompleks yang terjadi di atmosfer bumi. Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang akibat dari efek rumah kaca yang mempengaruhi iklim yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.


EFEK RUMAH KACA

Kompleksitas proses fisik serta dinamisnya atmosfer bumi ini berawal dari perputaran planet bumi mengelilingi matahari yang disebut revolusi dan perputaran bumi pada porosnya yang disebut rotasi. Pergerakan planet bumi ini akan menyebabkan besarnya energi matahari yang diterima oleh bumi tidak merata, sehingga secara alamiah ada sebuah usaha pemerataan energi yang berbentuk suatu sistem peredaran udara, selain itu matahari memancarkan energinya bervariasi atau berfluktuasi dari waktu ke waktu. Perpaduan dari proses-proses tersebut dengan unsur-unsur iklim serta faktor pengendali iklim membawakan kita pada kenyataan bahwa kondisi cuaca dan iklim ternyata bervariasi dalam hal jumlah, intensitas dan distribusinya. 


Secara alamiah sinar matahari yang masuk ke permukaan bumi, sebagian akan dipantulkan kembali ke angkasa oleh permukaan bumi. Sebagian sinar matahari yang dipantulkan itu akan diserap oleh gas-gas yang berada di atmosfer yang menyelimuti bumi disebut dengan gas rumah kaca, sehingga sinar matahari yang bersuhu panas tersebut terperangkap dalam bumi. Peristiwa ini dikenal dengan Efek Rumah Kaca (ERK) karena peristiwanya mirip dengan rumah kaca, dimana panas yang masuk ke dalam rumah kaca akan terperangkap di dalamnya, dan tidak dapat menembus ke luar kaca, sehingga dapat menghangatkan seisi rumah kaca tersebut. 

Peristiwa alam ini akan menyebabkan bumi menjadi hangat dan layak dihuni bagi manusia, karena jika tidak ada ERK maka suhu permukaan bumi akan 33 derajat Celcius lebih dingin. Gas Rumah Kaca (GRK) seperti CH4(Metan), N2O (Nitrous Oksida), dan CO2 (Karbon dioksida), PFCs (Perfluorocarbons), HFCs (Hydrofluorocarbons), and SF6 (Sulphur hexafluoride) yang berada di atmosfer dihasilkan dari berbagai kegiatan manusia terutama dengan pembakaran bahan bakar fosil (minyak, gas, dan batubara) seperti pada pembangkitan tenaga listrik, kendaraan bermotor, AC, komputer, memasak. Selain itu GRK juga dapat dihasilkan dari pembakaran dan penggundulan hutan serta aktivitas peternakan dan pertanian. GRK yang dihasilkan dari kegiatan tersebut, seperti metana, nitroksida, dan karbondioksida, menyebabkan meningkatnya konsentrasi GRK di atmosfer.

Perubahan komposisi GRK di atmosfer, yaitu meningkatnya konsentrasi GRK secara global akibat kegiatan manusia menyebabkan sinar matahari dipantulkan kembali oleh permukaan bumi ke angkasa, namun sebagian besar terperangkap di dalam bumi akibat terhambat oleh GRK tadi. Meningkatnya jumlah emisi GRK di atmosfer pada akhirnya menyebabkan meningkatnya suhu rata-rata dari permukaan bumi, yang dikenal dengan Pemanasan Global

Sinar matahari yang tidak terserap permukaan bumi akan dipantulkan kembali dari permukaan bumi kembali ke angkasa. Setelah dipantulkan kembali kemudian berubah menjadi gelombang panjang yang berupa energi panas. Namun sebagian dari energi panas tersebut tidak dapat lolos keluar ke angkasa, karena lapisan gas-gas atmosfer yang sudah terganggu komposisinya. Akibatnya energi panas yang seharusnya lepas ke angkasa menjadi terpancar kembali ke permukaan bumi atau adanya energi panas tambahan yang kembali lagi ke bumi dalam kurun waktu cukup lama, sehingga lebih dari dari kondisi normal, inilah efek rumah kaca berlebihan karena komposisi dari lapisan gas rumah kaca di atmosfer terganggu, akibatnya akan memicu naiknya suhu rata-rata dipermukaan bumi kemudian terjadilah pemanasan global. Karena suhu merupakan salah satu parameter dari iklim yang sangat berpengaruh pada iklim bumi, terjadilah perubahan iklim secara mendunia


AKIBAT DARI PEMANASAN GLOBAL

Pemanasan global dan perubahan iklim menyebabkan terjadinya kenaikan suhu, lalu mencairkan es di kutub, yang menyebabkan meningkatnya permukaan laut, bergesernya garis pantai, musim kemarau yang berkepanjangan karena periode musim hujan yang semakin singkat, namun semakin tinggi intensitasnya, dan anomali-anomali iklim seperti terjadinya El Nino – La Nina serta Indian Ocean Dipole (IOD). Hal-hal ini kemudian akan menyebabkan tenggelamnya beberapa pulau dan berkurangnya luas daratan, krisis pangan, pengungsian besar-besaran, banjir, gagal panen, wabah penyakit, dan lain-lainnya


Demikian penjelasan tentang Akibat Dari Efek Rumah Kaca Yang Mempengaruhi Iklim. Semoga artikel di atas bermanfaat.

Pengertian Fabel dan Sejarahnya Beserta Contoh Lengkap

7:16:00 PM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Di dalam dongeng anak-anak terdapat berbagai jenis cerita yang berbeda-beda. Dari yang bertemakan legenda daerah sekitar sampai cerita fiktif binatang yang memiliki amanah yang sangat bermanfaat untuk anak-anak. Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang pengertian fabel dan sejarahnya beserta contoh yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.


PENGERTIAN FABEL

Fabel adalah dongeng tentang binatang yang bisa berbicara dan bertingkah laku seperti manusia, sebagai lambang pengajaran moral (biasa pula disebut sebagai cerita binatang). Jadi Fabel adalah cerita yang menggunakan hewan sebagai tokoh utamanya. 

Fabel, diambil dari bahasa Belanda dan merupakan salah satu jenis dongeng dalam prosa lama. Banyak satrawan dan penulis dunia yang juga memanfaatkan bentuk fabel dalam karangannya. 

Menurut kamus besar bahasa Indonesia, Fabel yang berasal dari bahasa Inggris fable adalah cerita yang menggambarkan watak dan budi manusia yang pelakunya diperankan oleh binatang. 

Dengan demikian dongeng binatang menyimbolkan binatang dalam setiap ceritanya, dimana binatang - binatang itu memiliki watak seperti halnya manusia, berbicara, serta berakal budi. Seakan-akan binatang itu hidup dan memiliki kebudayaan masyarakat. 


Walaupun fabel atau dongeng binatang termasuk karya sastra, namun ada beberapa perbedaan yaitu: sifat cerita adalah jenaka dan kebanyakan ditujukan kepada anak-anak sehingga alur cerita mulai dari awal, titik klimaks sampai akhir cerita berisi pesan moral baik dan selalu diakhiri secara damai, dan tanpa kekerasan. Dongeng fabel tidak mengandung unsur-unsur magis, khayalan dan angan-angan (seperti dalam mite dan legenda). Tetapi, lebih mengedepankan kefaktualan agar pesan moral dari cerita dapat dipahami oleh anak-anak. Itulah penjelasan singkat tentang pengertian fabel. Untuk menelusuri kehadiran fabel dapat diketahui melalui sejarahnya berikut ini. 


SEJARAH FABEL DI INDONESIA

Kemunculan dongeng binatang atau fabel di Indonesia tidak dapat lepas dari sejarah perkembangan bangsa Indonesia dimasa lampau, dimana agama Hindu-Budha menjadi agama mayoritas pada waktu itu.

Fabel awalnya muncul di India, pengarang fabel menggunakan tokoh binatang sebagai pengganti manusia, atas dasar kepercayaan bahwa binatang bersaudara dengan manusia. Tujuan adanya dongeng fabel ini adalah untuk memberi nasehat secara halus (secara ibarat) kepada Raja Dabsyalim, Raja India masa itu. Raja tersebut memerintah secara zalim kepada rakyatnya. Sehingga rakyat membuat sebuah nasehat untuk rajanya dengan cara bercerita yang menggunakan binatang sebagai tokohnya, dimana jika nasehat itu jika ditunjukkan langsung kepada raja, maka rakyat tersebut akan mendapatkan ancaman dari sang raja. 

Bersamaan dengan masuknya agama Hindu-Budha ke Indonesia, maka fabel masuk kesustraan Melayu Lama Indonesia dan berkembang pada zaman tersebut. Hal ini dibuktikan oleh salah satu peneliti Dixon, menurutnya (seperti dikutip Danandjaja, 2002) dongeng tokoh penipu sang Kancil terdapat di Indonesia pada daerah-daerah yang paling kuat mendapat pegaruh Hinduisme, yang memiliki hubungan erat dengan kerajaan Jawa Hindu dari abad VII sampai dengan abad XIII. Hipotesanya diperkuat dengan bukti-bukti bahwa dongeng sang Kancil juga terdapat di daerah Melanesia dan Asia Tenggara ke Timur, yang tidak memiliki hubungan dengan kebudayaan Hindu.

Salah seorang pengarang fabel yang terkenal bernama Michael de La Fontaine dari Perancis. Penyair Sufi Fariduddin Attar dari Persia juga ikut menuliskan karyanya yang termashur yakni Musyawarah Burung dalam bentuk fabel. Biasa pada sebuah fabel tersirat moral atau makna yang lebih mendalam. 


CONTOH-CONTOH DONGENG FABEL

Contoh-contoh fabel: 
  • Dongeng Perlombaan kancil dan siput
  • Cerita Tantri di Indonesia, 
  • Burung Gagak dan Serigala, 
  • Cerita Si Kancil yang Cerdik, 
  • Kancil dengan Buaya, 
  • Hikayat Pelanduk Jenaka, 
  • Kancil dengan Harimau, 
  • Siput dan Burung Centawi, 
  • Kancil dengan Lembu, 
  • Buaya dan Kera, 
  • Anjing yang Loba, 
  • Pelanduk Jenaka, 
  • Burung Bangau dengan Ketam, 

Demikian penjelasan tentang Pengertian Fabel dan Sejarahnya Beserta Contoh Lengkap. Semoga artikel di atas bermanfaat.

8 Makanan Penghilang Pedas Dalam Sekejab

8:54:00 AM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Bagi Anda yang hobi mengonsumsi makanan pedas, jika satu hari saja tidak makan pedas mungkin rasanya akan hambar, namun efek dari makan pedas tersebut membuat mulut Anda rasa terbakar. Terlalu banyak makan cabai atau sambal membuat lidah serta mulut Anda panas kelabakan dan mencari makanan penawar pedas, tetapi Anda tidak tahu makanan yang paling tepat yang dapat menghilangkan rasa pedas tersebut. Banyak orang yang mencoba menghilangkan rasa pedas dengan minum air mineral. Padahal cara tersebut adalah salah, yang ada malah membuat rasa panas tersebar ke seluruh mulut Anda. Agar Anda lebih leluasa mengkonsumsi makanan pedas dan tidak bingung mencari penawar pedas inilah 8 makanan penghilang pedas yang bisa mengatasi rasa pedas yang membakar mulut Anda.


Susu atau Produk Susu Lainnya

Susu, yogurt dan keju dapat menghilangkan pedas di mulut dan lidah Anda. Hal itu disebabkan karena kandungan lemak dalam produk susu dapat menetralkan panas di mulut.

Menurut American Chemical Society, protein atau kasein dalam susu dapat membantu melepaskan senyawa capsaicin atau kapsaisin pada reseptor saraf Anda. Capsaicin sendiri merupakan zat kimia pada tanaman cabai yang menimbulkan pedas.



Gula

Hamburkan gula pada lidah lalu hisap selama 30 detik. Gula akan menyerap rasa pedas di mulut Anda. Gula benar-benar dapat menetralisir rasa seperti terbakar dari makanan pedas karena dapat menyerap minyak pedas dan akan memberikan rasa yang berbeda. 


Nasi

Makanlah beberapa sendok nasi disaat Anda merasa sangat kepedasan. Butiran-butiran nasi dapat menarik pedas di mulut.


Jeruk Nipis

Potong jeruk nipis dan hisaplah. Jeruk nipis dipercaya dapat mendinginkan lidah dan mulut yang terasa terbakar.


Selai Kacang

Selai kacang juga dapat membantu menetralkan pedas di lidah dan di mulut Anda. Sama seperti produk susu, selai kacang mengandung lemak yang dapat mendinginkan rasa seperti terbakar di lidah dan di mulut Anda.


Jus Buah

Efek dari makanan pedas bisa membuat kepala terasa pusing. Jika sudah begitu berarti Anda sangat dehidrasi. Untuk mengatasinya segera minum jus buah untuk menetralkan pedas dan meredakan pusing di kepala Anda


Minyak Sayur

Capsaicin dapat dihilangkan dengan bantuan minyak sayur atau minyak zaitun. Anda bisa menggunakannya untuk mencuci mulut dan juga dapat menghilangkan rasa terbakar. Akan lebih baik jika minyak sayur tersebut dimasukkan ke dalam lemari es supaya dingin.


Es Krim

Makan es krim dapat membantu meredakan rasa panas dalam mulut setelah menyantap makanan pedas. Untuk solusi terbaik, beberapa chef merekomendasikan makan es krim sebelum makan pedas. Cara ini dapat mendinginkan temperatur dalam perut sekaligus melapisi perut dari rasa panas.



Demikian adalah tips 8 Makanan Penghilang Pedas Dalam Sekejab. Semoga artikel di atas bermafaat.

6 Tips dan Trik Yang Harus Kamu Ketahui Dalam Kehidupan Sehari-Hari

5:20:00 PM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Hari-hari yang kita jalani kadang menjengkelkan, dari ukuran sepatu yang kekecilan, makanan yang terlalu pedas, sampai kadang secara tak terduga kita dihadapkan dengan musibah, semisal kecelakaan lalu lintas. Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang 6 tips dan trik yang harus kamu ketahui dalam kehidupan sehari-hari yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.


Berikut beberapa tips dan trik untuk menghadapi hal-hal sepele sampai yang serius yang terjadi dalam kehidupan kita:


1. Mengatasi Sepatu yang Kekecilan

Sepatu Anda terlalu sempit? Sediakan 3 pasang kaus kaki, pakai sekaligus ketiga kaos kaki tadi di kaki anda lalu gunakan sepatu Anda. Ambil hair dryer, lalu arahkan ke sepatu yang sudah Anda gunakan selama 10 menit sampai sepatu anda benar-benar terasa pas di kaki. Tadaaa.. Sepatu kekecilan Anda bisa digunakan kembali.



2. Agar Tidur Nyenyak dan Mimpi Indah

Kondisi tubuh yang tidak fit biasa menyebabkan kesulitan tidur dan datangnya mimpi buruk. Bagi Anda yang ingin tidur nyenyak dan bermimpi indah. Minumlah segelas jus apel sebelum Anda tidur. Senyawa kimia yang terkandung di dalam jus apel dapat membantu Anda untuk mimpi indah.



3. Mengempiskan Jerawat

Jerawat pasti selalu menjadi masalah terutama bagi wanita bahkan pria pun mempermasalahkannya, ini bisa jadi salah satu solusi mengempiskan jerawat dengan cepat. Jika anda selalu menyediakan obat kumur di kamar mandi Anda, misalnya Listerine. Ambil sedikit lalu oleskan pada jerawat Anda. Kandungan alkohol yang terdapat pada listerine dapat mengempiskan jerawat dalam beberapa menit dan dapat memudarkan bekas jerawat.



4. Menghilangkan Kantuk

Saat tengah hari biasanya menjadi waktu berat bagi pekerja apalagi setelah jam makan siang. Kantuk yang datang kadang tidak bisa tertahan, bila itu jadi masalah Anda dapat mengunakan trik ini. Cobalah menahan nafas Anda selama mungkin kemudian hembuskan perlahan. Cara ini bisa meningkatkan detak jantung Anda, cobalah berulang hingga kantuk Anda hilang.



5. Menghilangkan Rasa Pedas

Bila makanan yang Anda konsumsi terlalu pedas atau terlalu panas yang dapat mengakibatkan lidah Anda terasa terbakar. Ambil  gula pasir secukupnya dan letakkan pada lidah anda, biarkan selama 30 detik. Rasa manis gula dapat menghilangkan rasa pedas pada mulut Anda, namun harus diingat jangan terlalu banyak mengkonsumsi gula karena bisa berbahaya juga bagi kesehatan Anda.



6. Menghindari Kecelakaan Fatal

Siapa yang ingin celaka? Tidak seorang pun yang menginginkannya. Namun bila anda berada pada posisi ini terutama jika Anda seorang pejalan kaki dan ada mobil yang mengarah kepada Anda. Pada saat kritis tersebut Anda tidak sempat untuk menghindar, maka yang hanya bisa Anda lakukan adalah melompat ke atas mobil tersebut, dengan begitu ada kesempatan Anda untuk berguling melewati mobil dan memperkecil akibat kecelakaan.




Demikian adalah penjelasan tentang 6 Tips dan Trik Yang Harus Kamu Ketahui Dalam Kehidupan Sehari-Hari. Semoga artikel di atas bermafaat.

Pengenalan Pendidikan Seni Rupa Indonesia Lengkap

10:59:00 AM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Kesenian merupakan suatu faktor yang menyebabkan keanekaragaman suatu wilayah. Tanpa adanya kesenian, maka wilayah tersebut akan terkesan kaku di mata masyarakat lain. Indonesia merupakan salah satu wilayah di dunia yang memiliki ragam kesenian yang di tinggalkan oleh leluhur. Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang pengenalan pendidikan seni rupa indonesia yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.


A. SIFAT-SIFAT UMUM SENI RUPA INDONESIA

Bersifat Tradisional (statis)
Dengan adanya kebudayaan agraris mengarah pada bentuk kesenian yang berpegang pada suatu kaidah yang turun temurun.

Bersifat Progresif
Dengan adanya kebudayaan maritim, bentuk kesenian Indonesia sering dipengaruhi dengan kebudayaan luar yang kemudian di padukan dan dikembangkan sehingga menjadi milik bangsa Indonesia sendiri.

Bersifat Kebinekaan
Indonesia sendiri terdiri dari beberapa daerah yang memiliki keadaan lingkungan dan alam yang berbeda, sehingga melahirkan bentuk ungkapan seni yang beraneka ragam.

Bersifat Seni Kerajinan
Dengan kekayaan alam Indonesia yang menghasilkan berbagai macam bahan untuk membuat kerajinan.

Bersifat Non Realis
Dengan latar belakang agama asli yang primitif berpengaruh pada ungkapan seni yang selalu bersifat perlambangan atau disebut sebagai simbolisme.


B. SENI RUPA PRASEJARAH INDONESIA

Jaman prasejarah atau Prehistory adalah jaman sebelum ditemukan sumber – sumber atau dokumen – dokumen yang menuliskan mengenai kehidupan manusia. Latar belakang kebudayaan tersebut berasal dari kebudayaan Indonesia yang disebarkan oleh bangsa Melayu Tua dan Melayu Muda. Agama asli pada waktu itu animisme dan dinamisme yang melahirkan suatu bentuk kesenian sebagai media upacara yang bersifat simbolisme. Jaman prasejarah Indonesia terbagi atas: 

Jaman Batu dan Jaman Logam 

1. Seni Rupa Jaman Batu 

Jaman batu terbagi lagi menjadi 4, yaitu jaman batu tua (Palaeolithikum), jaman batu menengah (Mesolithikum), jaman batu muda (Neolithikum), lalu berkembang kesenian dari batu di jaman logam disebut jaman batu besar (Megalithikum), Peninggalan – peninggalannya yaitu:

Seni Bangunan
Manusia Phaleolithikum belum meiliki tempat tinggal tetap, mereka hidup mengembara yang disebut dengan nomaden dan berburu atau mengumpulkan makanan, tanda – tanda munculnya karya seni rupa dimulai dari jaman Mesolithikum. Mereka sudah memiliki tempat tinggal di goa – goa. Seperti goa yang ditemukan di di Irian Jaya dan Sulawesi Selatan. Berupa rumah – rumah panggung di tepi pantai, dengan bukti – bukti seperti yang ditemukan di pantai Sumatera Timur berupa bukit – bukit kerang yang disebut Klokkenmodinger sebagai sisa – sisa sampah dapur para nelayan.

Kemudian jaman Neolithikum, manusia sudah bercocok tanam dan berternak serta bertempat tinggal tinggal di rumah – rumah kayu atau bambu. Pada jaman Megalithikum sudah banyak menghasilkan bangunan – bangunan dari batu memiliki ukuran besar yang digunakan untuk keperluan upacara agama seperti punden, sarkofaq, dolmen, meja batu, dan lain-lain.

Seni Patung
Seni patung berkembang pada jaman Neolithikum, berupa patung – patung nenek moyang dan patung penolak bala dan bergaya non realistis yang terbuat dari kayu atau batu. Kemudian jaman Megalithikum banyak ditemukan patung – patung yang berukuran besar bergaya statis monumental dan dinamis piktural. 

Seni Lukis
Dari jaman Mesolithikum ditemukan lukisan – lukisan yang dibuat pada dinding gua seperti beberapa lukisan goa di Sulawesi Selatan dan Pantai Selatan Irian Jaya. Tujuan lukisan tersebut adalah untuk keperluan magis dan ritual, seperti adegan perburuan binatang, lambang nenek moyang dan cap jari mereka. Kemudian pada jaman Neolithikum dan Megalithikum, lukisan sudah diterapkan pada bangunan – bangunan serta benda – benda kerajinan sebagai sebuah hiasan ornamentik atau motif geometris atau motif perlambang. 


2. Seni Rupa Jaman Logam

Indonesia mengenal jalan logam sebagai jaman perunggu, karena banyak ditemukan kerajinan dari bahan perunggu seperti ganderang, bejana, kapak, patung dan perhiasan. Karya seni tersebut dibuat dengan teknik mengecor (mencetak) yang dikenal dengan 2 teknik, yaitu:

  • Bivalve, adalah teknik mengecor yang biasa di berulang-ulang . 
  • Acire Perdue, adalah teknik mengecor yang hanya satu kali pakai atau tidak bisa diulang. 



C. SENI RUPA INDONESIA HINDU 

Kebudayaan Hindu berasal dari Negara India yang kemudian menyebar di Indonesia sekitar abad pertama tahun Masehi melalui kegiatan perdagangan, agama serta politik. Dengan pusat perkembangannya di Jawa, Bali dan Sumatra yang kemudian bercampur yang disebut sebagai akulturasi dengan kebudayaan asli Indonesia yaitu kebudayaan istana dan feodal. Proses akulturasi kebudayaan India dan Indonesia berlangsung melalui beberapa tahap dalam kurun waktu yang lama, yaitu dengan proses: 

  • Proses Peniruan atau imitasi. 
  • Proses Penyesuaian atau adaptasi. 
  • Proses Penguasaan atau kreasi. 

1. Ciri – Ciri Seni rupa Indonesia Hindu 
  • Bersifat Peodal, yaitu kesenian yang berpusat suatu di istana sebagai media pengabdian Raja (kultus Raja). 
  • Bersifat Sakral, yaitu kesenian yang digunakan sebagai media upacara agama. 
  • Bersifat Konvensional, yaitu kesenian yang bertolak belakang pada suatu pedoman pada sumber hukum agama atau Silfasastra. 
  • Hasil akulturasi kebudayaan dari India dengan Indonesia. 


2. Karya Seni Rupa Indonesia Hindu 

Seni Bangunan 

Bangunan Candi
Candi berasala dari kata “Candika” yang berarti nama salah satu Dewa Kematian (Dugra). Oleh karena itu candi selalu dihubungkan dengan monumen sebagai tempat memuliakan Raja yang meninggal contohnya candi Kidal untuk memuliakan Raja Anusapati. Selain itu candi pula berfungsi sebagai:

  • Candi Stupa: didirikan dengan maksud sebagai lambang Budha, contoh candi Borobudur. 
  • Candi Pintu Gerbang: didirikan sebagai gapura atau pintu masuk, contohnya candi Bajang Ratu. 
  • Candi Balai Kambang / Tirta: didirikan didekat atau ditengah kolam, contoh candi Belahan. 
  • Candi Pertapaan: didirikan di sebuah lereng – lereng tempat Raja bertapa, contohnya candi Jalatunda.
  • Candi Vihara: didirikan sebagai tempat para pendeta bersemedhi contohnya candi Sari. 

Struktur dari bangunan candi terdiri dari 3 bagian, yaitu:

  • Kaki candi adalah bagian dasar sekaligus membentuk denahnya yang berbentuk segi empat, bujur sangkar atau segi 20. 
  • Tubuh candi. Terdapat kamar – kamar sebagai tempat arca atau patung. 
  • Atap candi: berbentuk limas, bermahkotaan stupa, ratna, lingga, atau amalaka 

Bangunan candi tersebut ada yang berdiri sendiri ada pula yang kelompok. Terdapat dua sistem dalam pengelempokan candi, yaitu:

  • Sistem Konsentris (hasil pengaruh dari India) yaitu induk candi berada di tengah – tengah anak candi, contohnya seperti candi Rorojongrang dan Prambanan. 
  • Sistem Membelakangi (hasil kreasi asli Indonesia )yaitu induk candi berada di belakang anak – anak candi, contohnya seperti candi Penataran. 


Bangunan Pura
Pura merupakan bangunan tempat Dewa atau arwah leluhur yang banyak terdapat di Bali. Pura merupakan komplek bangunan yang tersusun atas tiga halaman, karena pengaruh dari candi penataran, yaitu:

  • Halaman depan terdapat balai yang digunakan untuk pertemuan. 
  • Halaman tengah terdapat balai saji. 
  • Halaman belakang terdapat padmasana, meru, dan rumah Dewa.

Seluruh bangunan dikelilingi dinding dengan pintu gerbangnya ada yang berpintu atau bertutup (kori agung) dan ada pula yang terbuka ( candi bentar). Contoh pura adalah sebagai berikut:

  • Pura agung, didirikan di suatu komplek istana. 
  • Pura gunung, didirikan di lereng gunung sebagai tempat bersemedhi. 
  • Pura subak, didirikan di daerah pesawahan. 
  • Pura laut, didirikan di pinggiran pantai. 

Bangunan Puri 

Puri adalah bangunan yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan serta pusat keagamaan. Bangunan – bangunan yang didirikan di komplek puri antara lain: Tempat kepala keluarga atau Semanggen, tempat upacara meratakan gigi atau Balain Munde, dan sebagainya.


Seni Patung

Patung di dalam ajaran agama Hindu merupakan hasil perwujudan dari seorang Raja dengan Dewa penitisnya. Orang Hindu percaya adanya Trimurti yaitu Dewa Brahma, Wisnu, dan Siwa. Untuk membedakan mereka setiap patung diberi atribut ke-Dewaan yang disebut laksana atau ciri-cirinya masing-masing, misalnya patung Brahma laksananya berkepala empat, bertangan empat dan kendaraannya (wahana) yaitu hangsa. Sedangkan pada patung Wisnu laksananya adalah pada mahkota yang dikenakannya terdapat bulan sabit, dan tengkorak, kendaraan berupa seekor lembu, dan sebagainya. Dalam agama Budha bisaa dipatungkan adalah sang Budha, Dhyani Budha, Dhyani Bodhidattwa dan Dewi Tara. Setiap patung Budha memiliki tanda kesucian, yaitu:
  • Rambut ikal dan berjenggot yang disebut ashnisha.
  • Diantara keningnya terdapat titik yang disebut urna
  • Telinganya panjang yang disebut lamba-karnapasa
  • Terdapat juga kerutan di bagian leher. 
  • Memakai jubah sanghati

Seni Hias

Bentuk bangunan candi sebenarnya hasil tiruan dari gunung Mahameru yang dianggap suci sebagai tempatnya para Dewa. Oleh karena itu bangunan Candi selalu diberi hiasan sesuai dengan suasana alam pegunungan, yaitu dengan motif flora dan fauna serta mahluk gaib. Bentuk hiasan candi dibedakan menjadi dua macam, yaitu:

Hiasan Arsitektural merupakan hiasan yang bersifat 3 dimensional yang membentuk sebuah struktur bangunan candi, contohnya: 
  • Hiasan mahkota pada atap bangunan candi. 
  • Hisana menara sudut pada setiap bangunan candi 
  • Hiasan motif kala yaitu Banaspati pada bagian atas pintu 
  • Hiasan makara, simbar filaster,dll 

Hiasan bidang merupakan hiasan yang bersifat dua dimensional yang terdapat pada dinding atau bidang bangunan candi, contohnya: 
  • Hiasan dengan cerita, pada candi Hindu adalah cerita Mahabarata dan Ramayana, sedangkan pada candi Budha adalah cerita Jataka dan Lalitapistara. 
  • Hiasan berupa flora dan fauna
  • Hiasan berbentuk pola geometris
  • Hiasan makhluk dari khayangan


3. Kronologis Sejarah Seni rupa Hindu Budha 

a. Seni rupa Jawa Hindu periode di Jawa Tengah, terbagi atas: 

Jaman Wangsa Sanjaya
Candi hanya didirikan di daerah pegunungan saja. Seni patungnya adalah perwujudan antara manusia dengan binatang seperti lembu atau garuda.


Jaman Wangsa Syailendra
Peninggalan berupa Candi seperti : Kelompok Candi Sewu, kelompok Candi Prambanan, Candi Borobudur, Candi Sari, Candi Kalasan, Candi Mendut, dan Kelompok Candi Plaosan. Keseni anpatungnya bersifat Budhis, contohnya seperti patung Budha dan Budhisatwa di dalam Candi Borobudur. 

b. Seni Rupa Jawa Hindu periode di Jawa Timur, terbagi atas: 

Jaman Peralihan
Pada seni bangunan jaman ini sudah meperlihatkan adanya tanda – tanda gaya seni Jawa Timur seperti tampak pada Candi Belahan yaitu perubahan pada kaki candi yang bertingkat dan atapnya yang berubah makin tinggi. Kemudian pada seni patungnya dudah tidak lagi memperlihatkan tradisi India, tetapi sudah diterapkan proposisi Indonesia seperti pada patung Airlangga.

Jaman Singasari 
Pada seni bangunan jaman ini sudah benar – benar meperlihatkan gaya seni Jawa Timur baik pada struktur candi maupun pada hiasannya, contohnya: candi Kidal, candi Singosari, dan candi Jago. Kesenian patungnya bergaya Klasisistis yang sangat bertolak belakang dari gaya seni Jawa Tengah, hanya pada seni patung singosari lebih lebih halus pahatannya dan lebih kaya dengan hiasan contohnya patung Bhairawa, Prajnaparamita, dan Ganesha. 

Jaman Majapahit
Candi – candi Majapahit sebagian besar sudah tidak utuh lagi karena terbuat dari batu bata, berbeda dengan candi yang berada di Jawa Tengah yang terbuat dari batu kali atau andhesit, peninggalan candi yaitu: kelompok candi Penataran, Candi Surowono, Candi Bajangratu, Candi Triwulan, dan lain-lain.

Kemudian pada kesenian patungnya sudah tidak lagi memperlihatkan gaya klasik Jawa Tengah, namun memperlihatkan gaya magis monumental yang lebih menonjolkan tradisi Indonesia seperti tampak pada raut muka, pakaian batik dan perhiasan khas dari Indonesia. Selain kesenian patung dari batu juga dikenal kesenian patung realistik dari Terakotta atau tanah liat karena hasil pengaruh dari Campa dan China, contoh seperti patung wajah Gajah Mada. 

c. Seni Rupa Bali Hindu 

Di daerah Bali jarang sekali ditemukan candi karena masyarakatnya tidak mengenal Kultus Raja. Seni bangunan utama di Bali adalah Pura dan Puri. Pura sebagai bangunan suci tetapi di dalamnya tidak terdapat adanya patung perwujudan dari Dewa karena masyarakat Bali tidak mengenal an-Iconis yaitu tidak mengebal patung sebagai objek pemujaan, adapun patung hanya sebagai hiasan saja 


4. Perbedaan Gaya Seni Jawa Tengah Dengan Jawa Timur 

a. Perbedaan pada struktur bangunan candi, yaitu:

  • Candi Jateng dibangun dari tumpukan batu adhesit, sedangkan di Jatim terbuat dari batu bata. 
  • Candi Jateng berbentuk tambun, sedangkan di Jatim berbentuk ramping
  • Kaki pada candi Jateng tidak berundak sedangkan pada candi di Jatim berundak
  • Atap pada candi Jateng pendek, sedangkan pada candi di Jatim lebih tinggi
  • Kumpulan candi di Jateng dibangun dengan sistem konsentris, sedangkan di Jatim dengan sistem membelakangi.

b. Perbedaan pada seni patungnya, yaitu:

  • Patung – patung di daerah Jateng hanya sebagai perwujudan Dewa atau Raja sedangkan di daerah Jatim ada pula perwujudan manusia biasa
  • Seni patung di daerah Jateng bergaya simbolis realistis, sedangkan di daerah Jatim pada jaman Singasari bergaya klasisitis dan pada jaman Majapahit bergaya magis monumental. 
  • Prambandala atau lingkaran kesaktian pada patung Jateng terdapat di bagian belakang kepala, sedangkan pada patung Jatim terdapat di bagian belakang seluruh tubuh yang menyerupai lidah api. 
  • Pakaian Raja atau Dewa pada seni patung Jateng masih dipengaruhi oleh tradisi India, sedangkan di Jatim sudah khas Indonesia seperti pakaian batik, selendang serta ikat kepala. 

c. Perbedaan hiasan candinya, yaitu: 

  • Hiasan adegan cerita pada bangunan candi Jateng bergaya realis, sedangkan candi di daerah Jatim bergaya Wayang.
  • Adegan cerita pada bangunan candi Jateng hanya menceritakan tentang Mahabarata dan Ramayana, sedangkan di Jatim ada pula adegan cerita asli dari Indonesia, misalnya cerita Panji
  • Motif hias pada bangunan candi di Jateng bersifat Hindu dan Budha sedangkan pada bangunan candi di Jatim ada pula hias asli Indonesia sperti motif penawakan dan gunungan serta motif perlambangan. 
  • Hiasan pada bangunan candi di Jatim lebih padat dan lebih dipusatkan pada seni Cina seperti motif awan dan batu karang. 


D. SENI RUPA INDONESIA ISLAM

Agama Islam masuk ke Indonesia sekitar abad ke 7 M oleh para pedagang dari Persia, India, Dan Cina. Mereka menyebarkan ajaran agama Islam sekligus memperkenalkan kebudayaannya masing – masing, maka timbul akulturasi kebudayaan Seni rupa Islam juga dikembangkan oleh para empu di istana – istana sebagai sebuah media untuk pengabdian kepada para penguasa saat itu seperti Raja atau Sultan, kemudian dalam kaitannya dengan penyebaran agama Islam, para wali sanga pun berperan dalam mengembangkan seni di masyarakat daerah pedesaan, misalnya saja da’wah Islam yang disampaikan dengan media seni wayang. 

1. Ciri – Ciri Seni Rupa Indonesia Islam 
  • Bersifat feodal, yaitu sebuah kesenian yang bersifat di istana sebagai media untuk pengabdian kepada Raja atau Sultan di masa itu. 
  • Bersumber dari kesenian pra Islam atau kesenian prasejarah dan seni Hindu Budha. 

2. Karya Seni Rupa Indonesia Islam 

a. Seni Bangunan, yaitu: 

Mesjid
Pengaruh agama hindu terlihat pada bagian atas mesjid yang berbentuk limas yang bersusun ganjil seperti atap Balai Pertemuan Hindu Bali, contohnya pada atap mesjid Agung Demak dan Mesjid Agung Banten.

Istana
Istana atau keraton berfungsi sebagai tempat tinggal bagi Raja, pusat pemerintahan, serta pusat kegiatan agama dan budaya. Komplek istana bisaanya didirikan di pusat kota yang dikelilingi oleh dinding keliling dan parit pertahanan.

Makam
Arsitektur pada makam orang muslimin di Indonesia adalah hasil pengaruh dari tradisi non muslim. Pengaruh seni prasejarah tampak pada bentuk makam seperti punden berundak. Sedangkan pengaruh agama hindu terlihat pada nisannya yang diberi hiasan motif gunungan atau motif kala makara. Adapun pengaruh dari Gujarat India yaitu pada makam yang beratap sungkup.

b. Seni Kaligrafi, yaitu: 

Seni kaligrafi atau seni khat adalah kesenian tulisan indah. Kesenian agama Islam menggunakan bahasa arab. Sebagai bentuk simbolis dari rangkaian ayat – ayat suci Al – Qur’an. Berdasarkan fungsinya seni kaligrafi dibedakan menjadi, yaitu: 
  1. Kaligrafi terapan berfungsi sebagai dekorasi / hiasan. 
  2. Kaligrafi piktural berfungsi sebagai pembentuk gambar.
  3. Kaligrafi ekspresi berfungsi sebagai media ungkapan perasaan, contohnya seperti kaligrafi karya AD. Pireus dan Ahmad Sadeli. 

c. Seni Hias 

Seni hias islam selalu menghindari penggambaran makhluk hidup secara realis, maka untuk penyamarannya dibuatkan suatu stilasinya atau digayakan dan diformasi atau disederhanakan dengan bentuk tumbuh – tumbuhan. 


E. SENI RUPA INDONESIA MODERN

Istilah “modern” dalam seni rupa Indonesia yaitu betuk dan perwujudan kesenian yang terjadi karena pengaruh kaidah kesenian Barat atau Eropa. Di dalam perkembangannya sejalan dengan perjuangan bangsa Indonesia untuk melepaskan diri dari penjajahan. 

Masa Perintis
Dimulai dari suatu prestasi Raden Saleh Syarif Bustaman (1807 – 1880), beliau adalah seorang seniman Indonesia yang belajar kesenian di eropa dan saat kembali ke Indonesia ia menyebarkan hasil pendidikannya. Kemudian Raden Saleh dikukuhkan sebagai seorang bapak perintis seni lukisan modern.

Masa Seni Lukis Indonesia Jelita / Moek (1920 – 1938)
Ditandai dengan hadirnya sekelompok pelukis dari barat yaitu Walter Spies, Rudolf Bonnet, R. Locatelli, Arie Smite, dan lain – lain. Ada beberapa pelukis Indonesia yang mengikuti kaidah / teknik ini antara lain: Abdulah Sr, Pirngadi, Wahid Somantri, Basuki Abdullah, dan Wakidi.

Masa PERSAGI (1938 – 1942)
Peraturan Ahli Gambar Indonesia atau yang disingkat PERSAGI didirikan pada tahun 1938 di Jakarta yang diketuai oleh Agus Jaya Suminta dan sekretarisnya S. Sujoyono, sedangkan anggotanya Ramli, Otto Jaya S, Abdul Salam, Tutur, dan Emira Sunarsa yang merupakan pelukis wanita pertama Indonesia. PERSAGI memiliki tujuan agar para seniman Indonesia dapat menciptakan karya seni yang kreatif serta berkepribadan Indonesia. 

Masa Pendudukan Jepang (1942 – 1945)
Pada jaman pendudukan Jepang, para seniman Indonesia disediakan wadah pada balai kebudayaan Keimin Bunka Shidoso. Para seniman yang aktif pada masa itu ialah Zaini, Kusnadi, Agus Jaya, Otto Jaya, dan lain-lain. Kemudian pada tahun 1945 berdiri lembaga kesenian dibawah naungan POETRA atau Pusat tenaga Rakyat oleh empat sekawan: Soekarno, Hatta, KH. Mansur, dan Ki Hajar Dewantara.

Masa Sesudah Kemerdekaan (1945 – 1950)
Pada masa ini seniman banyak teroragisir dalam kelompok – kelompok diantaranya adalah Pusat Tenaga Pelukis Indonesia (PTPI) Djajengasmoro, Sanggar seni rupa masyarakat yang berada di Yogyakarta oleh Affandi, Seniman Indonesia Muda yang disingkat SIM di Madiun oleh S. Sujiono, Himpunan Budaya Surakarta (HBS), dan lain-lain 

Masa Pendidikan Seni Rupa Melalui Pendidikan Formal
Pada tahun 1950 di Yogyakarta berdiri Akademi Seni Rupa Indonesia yang disingkat ASRI, yang sekarang namanya berubah menjadi STSRI singkatan Sekolah Tinggi Seni Rupa Indonesia yang dipelopori oleh RJ. Katamsi, lalu di Bandung berdiri sebuah Perguruan Tinggi Guru Gambar yang sekarang menjadi Jurusan Seni Rupa ITB yang dipelopori oleh Prof. Syafe Sumarja. Selanjutnya Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta yang disingkat LPKJ dan disusul dengan jurusan – jurusan di setiap IKIP Negeri bahkan sekarag pada tingat SLTA. 

Masa Seni Rupa Baru Indonesia
Pada tahun 1974 muncul para seniman Muda baik yang berpendidikan formal maupun otodidak, seperti Harsono, Jim Supangkat, Munni Ardhi, S. Priaka, Dede Eri Supria,  Nyoman Nuarta, dan lain-lain.



Demikian penjelasan tentang Pengenalan Pendidikan Seni Rupa Indonesia Lengkap. Semoga artikel di atas bermafaat.

Populer Hari Ini