Pengertian Unsur Intrinsik Cerpen Lengkap

9:30:00 AM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk lebih memahami atau menghayati suatu karya sastra, salah satunya adalah dengan kita melakukan analisa unsur-unsur dalamnya atau yang biasa disebut unsur intrinsik dan unsur-unsur diluarnya atau yang biasa kita sebut dengan unsur ekstrinsik.

Karena semua unsur dalam suatu karya sastra akan memiliki sebuah keterkaitan antara satu unsur dengan unsur lainnya. Oleh karena itu, Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang pengertian unsur intrinsik cerpen yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.


Apa sih unsur instrinsik itu?

Unsur intrinsik di dalam cerpen adalah unsur – unsur yang berterkaitan langsung dengan sebuah karya sastra atau cerita yang dibuat dalam hal ini adalah cerpern.


UNSUR INTRINSIK CERPEN

Berikut ini akan saya rincikan hal – hal yang berkaitan dengan unsur intrinsik dalam sebuah cerpen, yaitu sebagai berikut :


1. Tema

Untuk mendapatkan sebuah tema dalam sebuah cerpen, pertama kita harus membaca cerpern tersebut secara menyeluruh terlebih dahulu isi ceritanya.

Biasanya tema tersebut akan sesuai dengan makna atau amanat yang ingin disampaikan oleh si penulis atau pengarang. Tema akan menyangkut ide dari keseluruhan isi cerita yang tertuliskan dalam cerpen. Kebanyakan tema di dalam cerpen akan berisi tentang sebuah masalah persahabatan, cinta dan kasih, kepatuhan dan lain-lain.

Hal mendasar dari tema adalah bahwa tema akan kaitan dengan sikap dan pengamatan si pengarang atau penulis terhadap kehidupan yang menyatakan gagasannyanya dalam unsur dari keseluruhan cerita yang ia buat.



2. Alur atau Jalan Cerita

Alur adalah suatu rangkaian perjalanan dari cerita yang tidak akan terlihat oleh kasat mata. Jalan ceritanyalah yang akan dikuatkan dengan hadirnya sebuah alur. Dengan naik atau turunnya sebuah jalan cerita karena adanya sebab dan akibat, bisa dikatakan bahwa sebuah alur dan jalan cerita dapat muncul karena disebabkan adanya konflik. Konflik di dalam sebuah cerita tidak harus berisi tentang pertentangan antara orang di dalam ceritanya.

Konflik juga dapat muncul di dalam seorang tokoh dengan dirinya sendiri bahkan dengan lingkungan di sekelilingnya. Sebuah kejadian baru dapat dikatakan cerita kalau di dalam cerita tersebut terdapat perkembangan dari kejadian dan hal yang akan menggerakkan kejadian lain dalam sebuah cerita yang disebut sebagai plot.

Suatu kejadian dapat dikatakan berkembang jika ada penyebab terjadinya konflik yang berkembang dalam sebuah cerita. Terjadinya sebuah konflik harus ada penyebabnya. Konflik akan terjadi dari awal cerita dan berakhir pada akhir cerita.

Dapat digambarkan secara sederhana, sebagai berikut :

Pengenalan sebuah konflik > timbul suatu permasalahan > puncak permasalahan > permasalahan akhirnya mereda > penyelesaian permasalahan.


3. Tokoh dan Perwatakan

Setiap tokoh memiliki cara yang berbeda-beda dalam menghadapi suatu permasalahan atau kejadian. Semua disebabkan karena adanya perbedaan latar belakang atau pengalaman hidup dari masing-masing tokoh. Penulis atau pengarang cerita tersebut akan dikatakan berhasil kalau ia dapat menghidupkan watak dari para tokoh dalam ceritanya dengan menggambarkan suasana hati sang tokoh lalu menyampaikan latar belakangnya.

Hal – hal yang harus diamati agar mengetahui perwatakan dari para tokoh cerita adalah sebagai berikut;

  • Apa yang akan dan telah dilakukan oleh para tokoh
  • Melalui dialog para tokoh
  • Melalui penggambaran fisik tokoh
  • Melalui pemikiran para tokoh
  • Melalui penjelasan langsung oleh penulis terhadap para tokoh.


4. Latar atau Setting

Latar atau setting adalah salah satu bagian dari sebuah cerpen yang akan dinilai cukup penting sebagai sebuah penggerak dari cerita tersebut. Setting akan mempengaruhi unsur – unsur yang lainnya seperti tema dan penokohan. Karena pada setting tidak hanya akan menyangkut lokasi sebuah cerita berjalan, tetapi didalamnya juga akan mencakup tempat,  waktu dan sosial.


5. Sudut Pandang atau Point of View

Sudut pandang dalam sebuah cerita ini akan sangat erat hubungannya dengan penulis atau pengarang sebuah cerpen. Ini dikarenakan cara, dan watak serta kepribadian dari si penulis atau pengarang cerpen akan banyak hal yang mempengaruhi cerita yang dibuatnya.

Macam-macam sudut pandang pengarang, yaitu;

Objektive point of view
Pengarang hanya akan menceritakan apa yang sedang terjadi, para tokoh dihadirkan sesuai dengan karakternya masing-masing. Pengarang tidak terlibat dalam pembentukan karakter para tokohnya. Hal ini terjadi pada film-film di sebuah televisi.

Omniscient point of view
Pengaranglah yang akan menciptakan karakter para tokoh dalam sebuah cerita, dan pengarang akan mengetahui segalanya. Pengarang akan menciptakan apapun yang diperlukan untuk melengkapi ceritanya agar dapat mencapai tujuan yang diinginkannya.

Point of view orang pertama
Seringkali dikenal dengan sudut pangang “aku”. Sama halnya seperti seorang yang mengajak orang lain untuk berbicara.

Point of view orang ketiga
Biasanya digunakan dalam menceritakan sebuah pengalaman dari seseorang. Pengarang atau penulis cerpen hanya sekedar menuliskan pemikirannya kepada para tokoh. Sudut pandang ini menggunakan kata ganti “dia” atau dapat menggunakan nama orang.


6. Gaya

Hal ini gaya akan berhubungan dengan cara khas dari pengarang atau penulis cerpen dalam mengungkapkan ekspresi akan cerita yang ditulisnya. Gaya menyangkut bagaimana seorang pengarang akan memilih tema, menentukan sebuah persoalan, menganalisis persoalan tersebut dan menyelesaikan persoalan yang ia hadirkan dalam sebuah cerpen.


7. Amanat

Amanat adalah bagian akhir dari cerpen yang merupakan pesan dari pengarang kepada pembaca. Pengarang akan menitipkan nilai-nilai penting kehidupan yang diambil dari cerita yang dibaca. Amanat akan menyangkut bagaimana si pembaca bisa memahami dan meresapi sebuah isi cerita yang dibacanya. Setiap pembaca akan merasakan sebuah nilai yang berbeda dari cerpen yang dibacanya.



Pengertian Simbiosis dan Jenisnya Beserta Contoh Lengkap

10:07:00 PM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang Pengertian Simbiosis dan Jenisnya Beserta Contoh yang merupakan bentuk interaksi yang terjadi di dalam ekosistem yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti. Termasuk di dalamnya pengertian simbiosis mutualisme, pengertian simbiosis komensalisme, dan pengertian simbiosis parasitisme.

Apakah hewan dan tumbuhan melakukan suatu hubungan juga seperti manusia?

Di alam yang kita huni ini tak ada satu pun organisme yang dapat hidup sendirian tanpa melakukan interaksi dengan makhluk lainnya. Mereka, hewan dan tumbuhan serta kita manusia saling membutuhkan dan selalu melakukan interaksi.

Bentuk dari interaksi ini sendiri yang sangat erat antara dua atau lebih jenis makhluk hidup yang kemudian akan membentuk sebuah hubungan yang khas yang biasa kita disebut dengan simbiosis.



JENIS - JENIS SIMBIOSIS

Terdapat tiga bentuk simbiosis yang dilakukan makhluk hidup, yaitu simbiosis mutualisme, simbiosis komensalisme, dan simbiosis parasitisme. Jika makhluk hidup tidak melakukan salah satu dari 3 pola interaksi itu, maka komunitas pun tidak dapat terbentuk.


1. Simbiosis Mutualisme

Simbiosis Mutualisme adalah suatu interaksi yang dilakukan antara dua jenis atau lebih makhluk hidup yang berbeda jenis dan saling menguntungkan. Kita ambil contoh interaksi protista Flagellata yang berada di dalam tubuh rayap. Flagellata ini dapat hidup di dalam tubuh rayap karena ia juga membantu rayap dalam mencerna kayu melalui proses pelapukan

Contoh berikutnya yaitu kupu-kupu pasti memerlukan madu yang harus diisapnya dari bunga, dan bunga juga memerlukan kupu-kupu untuk membantu dalam proses reproduksi.


2. Simbiosis Komensalisme

Simbiosis Komensalisme adalah suatu interaksi antara dua jenis atau lebih makhluk hidup yang berbeda jenis, salah satu individu akan mendapat keuntungan, dan individu lainnya tidak akan diuntungkan dan tidak akan dirugikan

Kita ambil contoh yaitu tanaman anggrek yang menempel dengan pohon yang inangnya. Biasanya tanaman aggrek akan menempel pada bagian atas batang pohon inangnya agar mendapat cahaya matahari yang cukup agar dapat melakukan fotosintesis

Contoh lainnya yaitu pada ikan hiu atau ikan besar dengan seekor ikan remora atau ikan kecil. Seekor ikan hiu tidak akan diuntungkan dan tidak akan dirugikan dengan keberadaan ikan remora yang menempel pada tubuh ikan hiu. Sedangkan ikan remora akan mendapat keuntungan dari sisa-sisa makanan ikan hiu tadi.


3. Simbiosis Parasitisme

Simbiosis Parasitisme adalah suatu interaksi antara dua jenis atau lebih makhluk hidup yang berbeda jenis, salah satu individu akan mendapat keuntungan namun individu yang lainnya akan dirugikan karena terdapat parasit. 

Parasit adalah organisme yang menempel pada organisme lain untuk hidup dan organisme yang menjadi tempat menempel parasit disebut inang. Biasanya inang yang ditempelinya jarang ada yang sampai mati. 

Kita ambil contoh pada tumbuhan tali putri dengan inangnya. Tali putri akan mendapat tempat hidup dengan menempel dan makan dari inangnya, sedangkan inangnya akan mengalami kerugian, karena makanan yang ia hasilkan akan diambil oleh tali putri.



Pengertian Rantai Makanan Dan Aliran Energi Ekosistem Lengkap

3:47:00 PM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang Pengertian Rantai Makanan Dan Aliran Energi Ekosistem yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.


APA SIH RANTAI MAKANAN ITU?

Makanan sendiri merupakan kebutuhan pokok untuk proses kehidupan semua organisme, baik yang berperan sebagai produsen, konsumen, ataupun pengurai. Tumbuhan akan berfotosintesis untuk menghasilkan makanan berupa zat gula yang disimpan oleh tumbuhan dan dimakan oleh konsumen.

Konsumen adalah pemakan tumbuhan, konsumen juga bisa dimakan konsumen lainnya sehingga terjadi proses memakan dan dimakan. Energi dari matahari akan diserap tumbuhan yang berperan sebagai produsen yang kemudian akan dimakan oleh herbivora yang berperan sebagai konsumen I. Herbivora yang memiliki energi ini akan dimakan oleh karnivora yang berperan sebagai konsumen II, dan karnivora dimakan oleh karnivora lainnya yaitu konsumen III.

Proses di atas dapat kita sebut sebagai rantai makanan karena bentuknya seperti rantai.



ALIRAN ENERGI EKOSISTEM

Aliran Energi pada Ekosistem sendiri adalah proses berpindahnya suatu energi dari tingkat trofik satu ke tingkat trofik berikutnya yang dapat digambarkan sebagai rantai makanan yang sudah dijelaskan tadi atau dengan menggunakan piramida biomasa.

Contoh Aliran Energi dalam sebuah ekosistem, yaitu;

1. Sinar matahari mempunyai peran sebagai sumber energi dibumi yang diserap tumbuhan.

2. Tumbuhan dengan bantuan energi dari matahari membuat makanan.

3. Belalang makan tumbuhan sehingga belalang dapat melakukan aktivitasnya.

4. Katak makan belalang sehingga katak dapat terus hidup.

5. Ular makan katak. Katak ini adalah sumber energi bagi ular.

6. Burung elang makan ular. Sehingga elang dapat hidup, dapat terbang, dan juga dapat bekembang biak.

Gambar : Rantai makanan

Jadi, secara bertahap, energi akan terus berpindah dari organisme satu ke organisme lainnya atau dari produsen ke konsumen tingkat I, II, III atau hingga ke konsumen yang berada di puncak sehingga terbentuklah aliran energi dalam ekosistem yang disebut sebagai rantai makanan.



Itu tadi adalah penjelasan tentang Pengertian Rantai Makanan Dan Aliran Energi Ekosistem Lengkap. Semoga artikel di atas bermanfaat.

Baca juga

Kronologi Pemberontakan DI/TII di Aceh

8:02:00 AM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Pemberontakan terus terjadi dan tercatat dalam buku sejarah bangsa Indonesia. Pemberontakan kepada negara terus saja berlangsung, setelah terjadi pemberontakan di tanah Jawa dan Sulawesi, kini tanah Aceh pun ramai. pada kesempatan kali ini saya akan membagikan tentang kronologi pemberontakan DI/TII di Aceh.

Gerakan DI/TII di Aceh dipimpin oleh Tengku Daud Beureueh. Pada waktu Agresii Militer Belanda I ia pernah menjabat Gubernur Militer Aceh. Sebagai Gubernur militer ia berkuasa penuh atas pertahanan keamana daerah Aceh serta menguasai seluruh aparat pemerintahan baik sipil maupun militer.


Gerakan DI/TII di Aceh diproklamirkan pada tanggal 20 September 1953 yang menyatakan Aceh mengeluarkan maklumat yang menyebutkan bahwa, "dengan lahirnya Proklamasi Negara Islam Indonesia di Aceh dan sekitarnya, lenyaplah kekuasaan Pancasila di Aceh dan digantikan oleh pemerintahan dari Negara Islam."

Daud Beureueh sebagai tokoh ulama dan bekas gubernur militer tidak kesulitan dalam memperoleh pengikut. Ia juga berhasil mempengarihi pejabat-pejabat pemerintahan Aceh khususnya Pidie. Gerakan ini berhasil menguasai sebagian besar Aceh.


USAHA MENUMPAS PEMBERONTAKAN

Usaha untuk menumpas gerakan ini antara lain :

1. Operasi Militer

Operasi ini mendapat bantuan dari Sumatra Utara dan Sumatra Tengah. Hasil operasi militer tersebut ternyata merebut kota-kota yang dikuasai gerombolan ini, sehingga Daud Beureueh terdesak dan melarikan diri ke hutan.


2. Musyawarah Kerukunan Rakyat Aceh

Musyawarah ini atas prakarsa Pandgam I Iskandar Muda yaitu Kolonel M. Yasin. Dengan cara ini berhasil menyadarkan Daud Beureueh untuk kembali ke tengah-tengah masyarakat Aceh. Dengan kembalinya tokoh DI/TII ini akhirnya keamanan di daerah Aceh sepenuhnya dapat pulih kembali.



Demikian penjelasan tentang Kronologi Pemberontakan DI/TII di Aceh. Semoga artikel di atas bermanfaat.

Kronologi Pemberontakan DI/TII di Kalimantan Selatan

7:38:00 AM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Pemberontakan terus terjadi dan tercatat dalam buku sejarah bangsa Indonesia. Pemberontakan kepada negara terus saja berlangsung, setelah terjadi pemberontakan di tanah Jawa, Sulawesi, dan Aceh. Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan tentang kronologi pemberontakan DI/TII di Kalimantan Selatan.



KRONOLOGI

Pada bulan Oktober 1950 seorang bekas Letnan Dua TNI bernama Ibnu Hajar memberontak dan menyatakan bahwa gerakannya merupakan bagian dari DI/TII Kartosuwiryo. Ia memimpin pasukan yang diberi nama "Kesatuan Rakyat Yang Tertindas." Mereka menyerang pos-pos kesatuan TNI di Kalimantan Selatan dan melakukan tindakan-tindakan pengacauan.

Mula-mula pemerintah memberi kesempatan kepada Ibnu Hajar untuk menyerah dan akan diterima kembali menjadi anggota TNI. Ia pun menyerah dan diterima menjadi anggota TNI lagi. Tetapi setelah mendapat perlengkapan Ibnu Hajar melarikan diri dan melanjutkan pemberontakan. 

Pemerintah bertindak tegas. Pasukan TNI dikerahkan untuk menggempurkan gerombolan Ibnu Hajar. Akhir tahun 1959 Ibnu Hajar tertangkap. Seluruh anggota gerombolan dapat dimusnahkan.



Demikian adalah penjelasan tentang Kronologi PemberontakanDI/TII di Kalimantan Selatan. Semoga artikel di atas bermanfaat.

Kronologi Pemberontakan DI/TII di Sulawesi Selatan

5:40:00 PM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang pemberontakan DI/TII yang terjadi di daerah Sulawesi Selatan. Setelah sebelumnya pemberontakan terjadi di tanah Jawa, kiri pemberontakan pun terjadi di tanah Sulawesi.


KRONOLOGI

Gerakan DI/TII di Sulawesi Selatan dipimpin oleh Kahar Muzakar. Pada mulanya dia adalah pejuang kemerdekaan, setelah kembali ke Sulawesi Selatan menghimpun laskar gerilya dan bergabung dengan Komando Gerilya Selawesi Selatan (KGSS). Pada tanggal 30 April 1950 Kahar Muzakar menulis surat kepada Pemerintah yang isinya, "menuntut agar anggota KGSS dimasukkan ke dalam APRIS dengan nama Beigade Hassanudin.". Tuntutan ini ditolak dan hanya mereka yang lulus dalam penyaringan yang dapat diterima APRIS.


Pendekatan yang dilakukan pemerintah berhasil baik, Kahar Muzakar diberi pangkat Letnan Kolonel. Tetapi pada saat pelantikan akan dilakukan tanggal 17 Agustus 1951, Kahar Muzakar beserta anak buahnya melarikan diri ke hutan. Dalam pelarian ini mereka sambil membawa peralatan yang telah disiapkan untuk pelantikan. Pada bulan Januari 1952, Kahar Muzakar menyatakan bahwa daerah Sulawesi Selatan sebagai bagian dari NII Kartosuwiryo.

Selama lebih kurang 14 tahun Kahar Muzakar melakukan pengacauan dan teror. Hal ini membuat masyarakat Sulawesi Selatan dan Tenggara resah dan menderita.

Tindakan pemerintah menumpas gerombolan ini dengan melancarkan operasi militer. Operasi ini memakan waktu yang cukup lama karena kurang adanya faktor semangat sebagaimana waktu menumpas DI/TII di Jawa Barat. Dengan semangat dan tekad yang tinggi dari TNI, akhirnya pada Februari 1965 Kahar Muzakar berhasil ditembak mati. Pemberontakan di Sulawesi Selatan dapat dipatahkan sama sekali, Setelah orang kedua yang bernama Gerungan berhasil ditangkap pada bulan Juli 1965.



Itu tadi adalah sekilas tentang Kronologi PemberontakanDI/TII di Sulawesi Selatan. Semoga artikel di atas bermanfaat.

Kronologi Pemberontakan DI/TII di Jawa Tengah Lengkap

1:44:00 PM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang pengertian modulasi yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.


KRONOLOGI


Di Brebes, Tegal, dan Pekalongan. Gerakan DI/TII di daerah Brebes dipimpin oleh Amir Fatah setelah bergabung degan Kartosuwiryo, kemudian beliau diangkat menjadi Komandan Pertempuran di Jawa Tengah yang berpangkat Jenderal Mayor Tentara Islam Indonesia. Usaha pemerintah dalam menumpas gerombolan tersebut dengan dibentuknya Komandan Operasi Gerakan Banteng Negara (GBN). Mula-mula GBN dipimpin oleh Letkol Sarbini kemudian Letkol M. Bachrun selanjutnya oleh Letkol Ahmad Yani.

Di Kebumen. Gerakan di daerah ini dikenal dengan nama Pemberontakan Angkatan Umat Islam atau yang disingkat AUI. Gerakan ini dipimpin oleh Kyai Mahfudz Abdurachman yang dikenal Romo Pusat atau Kyai Somalangu. Gerombolan ini dapat ditumpas dalam waktu tiga bulan, sedangkan sisa-sisanya bergabung dengan DI/TII di daerah GBN/Brebes. Pemberontakan DI/TII di Jawa Tengah yang semula tidak terlalu berarti menjadi lebih luas dan lebih besar setalah batalyon 426 di daerah Kudus dan Magelang menggabungakan diri dengan DI/TII bulan Desember 1951.


Usaha Pemerintahan dalam menanggulani gerakan ini segera melancarkan operasi penumpasa dengan nama Operasi Merdeka Timus yang dipimpin oleh Letkol Suharto Komandan Bridage Pragola. Kekuatan batalyon pemberontakan akhirnya dapat dihancurkan pada awal tahun 1952, sedangkan sisa-sisanya melarikan diri ke Jawa Barat ke daerah GBN/Brebes, dalam tahap terakhir di daerah Sala. Operasi Merdeka Timus dibantu oleh AURI. Kerjasama ini merupakan operasi yang pertama antara Angkatan Darat dan Angkatan Udara.

Sementara itu di daerah Merapi - Merbabu terjadi beberapa kerusuhan - kerusuhan yang sedang dilakukan oleh sebuah gerakan yang disebut Merapi Merbabu Complex (MMC) pimpinan Suradi Bledek. Setelah gerombolan ini dihancurkan bulan April 1952, sisanya menggabungkan diri dengan DI/TII di daerah GBN/Brebes.

Dengan bergabungnya sisa - sisa AUI, anggota Batalyon 426 dan gerombolan MMC, maka kekuatan DI/TII di daerah GBN menjadi kuat kembali. Upaya yang dilakukan untuk menghancurkan DI/TII di daerah GBN salah satunya dengan dibentuknya pasukan khusus yang diberi nama Banteng Raider. Pasukan ini berhasil menghancurkan pusat kekuatan gerombolan di perbatasan Pekalongan dan Banyumas pada bulan Juni 1954. Dengan hancurnya kekuatan DI/TII di Jawa Tengah maka gerombolan ini tidak lagi melancarkan aksi - aksinya yang meresahkan masyarakat.



Demikian penjelasan tentang Kronologi Pemberontakan DI/TII di Jawa Tengah Lengkap. Semoga artikel di atas bermanfaat.

Baca juga :

Kronologi Pemberontakan DI/TII di Jawa Barat Lengkap

9:57:00 AM 1 Comment
TAMBANGILMU.COM - Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang kronologi pemberontakan DI/TII yang terjadi di daerah Jawa Tengah. Pemberontakan dapat terjadi apabila individu atau kelompok memiliki perbedaan pendapat dan memiliki sikap egois yang tinggi. Dan berani bertindak yang bertentangan dengan pimimpin mereka. Begitulah yang sedang terjadi di daerah Jawa Barat kala itu.




Gerakan ini dipimpin oleh Sekarmadji Maridjan Kartosuwiryo. Tujuannya ingin mendirikan Negara Islam Indonesia (NII) yang diproklamirkan tanggal 7 Agustus 1949. Pusat gerakannya di suatu daerah di kawasan Gunung Geber, Kabupaten Tasikmalaya. Gerakan itu bernama Darusi Islam dan bergerak bersama pasukan tentaranya.


PENYEBAB PEMBERONTAKAN

Gerakan pemberontakan ini disebabkan oleh beberapa hal, yaitu :
  1. Medan berupa pegunungan, Pasukan Kartosuwiryo mudah bergerak leluasa di kalangan rakyat.
  2. Masalah politik yang tidak stabil.
  3. Mendapat bantuan dari beberapa orang Belanda.


KRONOLOGI

Pemberontakan DI/TII merupakan suatu usaha untuk mendirikan negara islam di Indonesia. Sejak Perjanjian Renville ditandatangani pada tanggal 8 Desember 1947, pasukan TNI harus meninggalkan wilayah Jawa Barat dan hijrah ke Jawa Tengah.

Pasukan Hisbullah dan Sabilillah yang dipimpin oleh S.M Kartosuwiryo tidak ikut dalam hijrah tersebut. Kemudian Kartosuwiryo membentuk Gerakan Darul Islam dan seluruh pasukannya dijadikan Tentara Islam Indonesia. Markas Besar Kartosuwiryo didirikan di Gunung Cepu. Pemberontakan DI/TII ini bertujuan untuk mendirikan negara sendiri yang terpisah dari Republik Indonesia. Kemudian pada tanggal 7 Agustus 1949 Kartosuwiryo memproklamasikan berdirinya Negara Islam Indonesia (NII).

Dengan kembalinya pasukan TNI (Divisi Siliwangi) dari Yogyakarta merupakan ancaman bagi kelangsungan dan tercapainya cita-cita Kartosuwiryo. Oleh karena itu, pasukan Siliwangi yang kembali dari Hijrah harus dihancurkan agar tidak masuk ke wilayah Jawa Barat. Kemudian, terjadilah bentrokan antara pasukan DI/TII Kartosuwiryo dan pasukan TNI yang baru pulang dari hijrah. Apa yang dilakukan Kartosuwiryo tersebut merupakan penyimpangan dari cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan merupakan pemberontakan terhadap pemerintah negara RI yang sah.

Untuk meredam pemberontakan DI/TII tersebut semula dilakukan dengan melalui pendekatan persuasif (melalui musyawarah untuk mencapai kesepakatan). Namun karena mengalami kegagalan, kemudian pemerintah RI menempuh cara tegas dengan melakukan operasi militer.

Tahun 1960 Pasukan Siliwangi dan rakyat melakukan operasi besar-besaran yang disebut Operasi Pagar Betis dan Operasi Bratayudha. Operasi tersebut berhasil menangkap Kartosuwiryo beserta keluarga dan pengawalnya di atas Gunung Geber, Majalaya tanggal 4 Juni 1962. Tanggal 14 Agustus 1962 Kartosuwiryo diajukan ke Mahkamah Angkatan Darat dalam keadaan perang dan dijatuhi hukuman mati tanggal 16 Agustus 1962.



Bahaya! Ancaman Yang Terdapat di e-Commerce

8:08:00 AM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Setalah membahas tentang Pengertian e-Commerce Menurut Para Ahli Lengkap pada artikel sebelumnya. Kali ini admin tambangilmu akan membahas tentang hal-hal yang dapat menjadi ancaman saat Anda melakukan aktivitas e-Commerce tersebut. Meski e-Commerce sendiri memiliki sistem keamanan yang bisa dibilang cukup tinggi. namun tetap saja memiliki celah yang dapat menjadi ancama bagi penggunanya. 




ANCAMAN PADA E-COMMERCE

Ada beberapa bentuk ancaman pada e-Commerce yang mungkin terjadi:
  • Orang-orang yang tidak berhak melakukan akses ke dalam sistem suatu komputer bisa saja dapat, bahkan sampai diperbolehkan untuk melakukan segala sesuatu sesuai dengan keinginan orang tersebut dengan bebas.
  • Pelanggaran atau penyalahgunaan pada wewenang legal yang telah dimiliki seseorang yang berhak untuk mengakses sebuah sistem demi keuntungan diri sendiri atau bahkan keuntungan egois suatu kelompok.
  • Memasukan sesuatu ke dalam sebuah sistem yang dibuat sedemikian rupa agar dianggap legal namun hal tersebut belum tentu legal di masa yang akan datang.
  • Seseorang dapat mermantau semua infornasi rahasia Anda hanya dengan melakukan monitoring atau pengawasan komunikasi sederhana kepada layanan komunikasi yang Anda gunakan di sebuah tempat pada jaringan komunikasi.
  • Segala hal yang dapat membahayakan kerahasiaan pada informasi pribadi seseorang tanpa melakukan tindak penetrasi, seperti mengubah infomasi transaksi Anda di tengah jalan atau membuat sebuah sistim server palsu yang dapat menipu banyak orang untuk memberikan infomasi rahasia mereka secara sukarela, seperti halnya terhipnotis kepada hal-hal yang tidak pada umumnya, contohnya harga miring atau penawaran yang sangat amat menarik.
  • Menghalangi aktivitas seseorang dalam mengakses sebuah data informasi, sumber, dan fasilitas-fasilitas lainnya dengan cara hacking atau blocking traffic.
  • Penolakan terhadap sebuah atau semua tentang aktivitas transaksi atau komunikasi baik secara sengaja maupun tidak disengaja.

Jenis - Jenis e-Commerce dan Karakteristiknya Lengkap

8:06:00 AM Add Comment
TAMBANGILMU.COM -  Jual beli bersistem online sudah menjamur di kalangan masyarakat saat ini, mulai dari kelompok menengah ke bawah, hingga menengah ke atas telah menikmati kemudahan yang diberikan oleh layanan ini. Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang jenis - jenis e-Commerce dan karakteristiknya  yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.



JENIS - JENIS E-COMMERCE

Kegiatan e-Commerce mencakup banyak hal, untuk membedakannya e-Commerce dapat dibedakan menjadi jenis 2 berdasarkan karakteristiknya, yaitu :

1. Business to Business
  • Trading partners yang sudah saling mengetahui seluk beluk masing-masing dan antara mereka sudah terjalin hubungan bisnis yang telah berlangsung cukup lama.
  • Pertukaran data telah dilakukan secara terus menerus dan berulang-ulang, serta berkala dengan format data yang sebelumnya telah disepakati bersama.
  • Salah satu pelaku sudah tidak harus menunggu lagi rekan kerja mereka yang lainnya untuk mengirimkan data kepada mereka.
  • Model yang umum digunakan adalah peer to peer, dimana data yang ada dapat didistribusikan kepada kedua belah pihak pelaku bisnis.


2. Business to Consumer
  • Terbuka untuk umum, di mana informasi akan disebarkan secara umum pula tanpa harus menjalin suatu hubungan yang cukup lama terlebih dahulu.
  • Pelayanan yang digunakan juga bersifat umum, sehingga dapat pelayanan tersebut dapat digunakan oleh orang banyak sekaligus.
  • Pelayanan yang digunakan akan sesuai berdasarkan permintaan pelanggan.
  • Sering dilakukan sistim pendekatan client-server. (Onno W. Purbo & Aang Arif. W; Mengenal E-Commerce, hal 4-5)

Ruang Lingkup Dalam Layanan e-Government Lengkap

7:47:00 AM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang ruang lingkup dalam layanan e-government yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti. 



RUANG LINGKUP E-GOVERNMENT

Ruang lingkup dari penggunaan e-Government secara menyeluruh mencakup pada:


Government to Citizens (Pemerintah ke Masyarakat)

Pemerintah tengah berupaya untuk membangun dan menerapkan berbagai jenis aplikasi teknologi informasi yang bertujuan untuk memperbaiki hubungan dan menjalin kemudahan berinteraksi dengan masyarakat. Contoh : e-KTP yang sudah kita miliki sekarang.


Government to Business (Pemerintah ke Pelaku Usaha)

Contoh kecilnya pada saat proses perizinan untuk pendirian usaha dan investasi, pengadaan aktivitas lelang oleh pemerintah, dan kegiatan lain yang membutuhkan jaringan informasi secara online bagi pelaku usaha.


Government to Government (Pemerintah ke Pemerintah)

Memperlancar hubungan kerjasama antar negara dengan dimudahkannya dalam proses komunikasi, seperti kepentingan diplomasi, atau berbagai jenis informasi yang dianggap sangat penting oleh negara yang satu dan lainnya.


Government to Employees (Pemerintah ke Aparatnya)

Keadaan internal juga dapat menjadi tempat diterapkannya layanan e-Government dalam upaya kemudahan berbagi data dan informasi atau akses berbagai tugas atau hasil kerja dan lainnya. Contohnya bisa diumpamakan seperti sistem Kartu Rencana Semester atau KRS online yang diberlakukan di Universitas dimana Rektorat menjadi pemerintahnya dan Dosen serta mahasiswa dan mahasiswi menjadi aparat yang berada dalam suatu organisasi tersebut.



Kelebihan dan Kekurangan e-Government Lengkap

7:44:00 AM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang kelebihan dan kekurangan e-government yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti. Karena semua hal pasti memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Begitu pula dengan layanan pemerintahan berbasis elektronik yang disebut dengan e-Government atau pemerintahan elektronik. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan dari e-government :




Kelebihan e-Government
  • Dapat membentuk suatu hubungan interaktif yang lancar dan besar  dengan dunia usaha untuk menghadapi perubahan serta persaingan perdagangan skala internasional.
  • Dapat membentuk suatu jaringan informasi yang efektif dan transaksi bagi pelayanan publik yang berkualitas, cepat, dan mudah dijangkau oleh masyarakat dalam skala luas.
  • Dapat membentuk suatu mekanisme pasar dan saluran komunikasi yang efektif dengan lembaga-lembaga di dalam negara serta menyediakan berbagai fasilitas dialog publik yang mudah dijangkau semua kalangan.
  • Dapat membentuk suatu sistem manajemen yang inovatif dan proses kerja yang transparan serta efisien dalam memberikan berbagai layanan publik yang lebih baik kepada masyarakat.
  • Pemberdayaan masyarakat dapat dilaksanakan melalui jaringan informasi yang mudah diperoleh oleh semua kalangan masyarakat.
  • Dengan adanya layanan e-Government diharapkan bagi pelaksaan pemerintah akan berjalan lebih efisien karena kemudahan koordinasi oleh pemerintah dapat dilakukan melalui pemanfaatan di bidang teknologi informasi.


Kekurangan e-Government
  • Kultur jaringan untuk berbagi belum memadai.
  • Pola pikir masyarakat yang masih sederhana atau yang biasa disebut dengan gagap teknologi.
  • Masih terbatasnya jumlah layanan server dan masih terdapat sedikit software yang berlisensi karena harganya mahal untuk kalangan masyarakat menengah ke bawah.
  • Sumber daya manusia yang handal di bidang teknologi informasi masih kurang.
  • Belum terintegrasinya seluruh database dan sistem aplikasi secara menyeluruh.
  • Infrastruktur untuk layanan sebesar e-Government belum memadai untuk nemanpung data yang akan dibuat.

Desain e-Government Untuk Kemudahan Pelayanan Publik

7:39:00 AM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Pelayanan publik yang besar harus bersifat mudah dan cepat untuk di akses seluruh kalangan masyarakat. Terutama layanan sebesar e-Government yang akan menjalin kemudahan untuk berhubungan antara pemerintah dan masyarakatnya. Oleh sebab itu, pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang  desain e-government untuk kemudahan pelayanan publik yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.


DESAIN E-GOVERNMENT

e-Government didesain dengan prinsip keseimbangan antara flexibility dan standardization.

A. Flexibility

Cetak biru atau yang biasa disebut dengan Blueprint ini akan memberikan panduan yang konsisten bagaimana seharusnya e-Government didesain namun dapat dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan oleh pemerintah pusat dan daerah yang spesifik. Pemerintah pusat atau daerah dapat menyesuaikan Cetak biru (Blueprint) ini dengan Visi, Misi, Rencana yang Strategis, serta Peraturan Daerah yang sedang berlaku, yang akan mempengaruhi dari kebijakan, rencana dan penerapan program pengembangan e-Government di daerah tersebut.



B. Standardization

Pada cetak biru ini lebih mengedepankan deskripsi dari aplikasi-aplikasi e-Government di pemerintah pusat atau daerah yang bersifat umum dan tipikal, disertai dengan spesifikasi umum dan bersifat generik, sehingga dalam suatu batasan tertentu terdapat standarisasi aplikiasi e-Government secara nasional. Dasar-dasar peraturan pemerintah yang dipublikaskan secara nasional dijadikan harus panduan utama dalam mendeskripsikan fungsi-fungsi kepemerintahan yang  akan menjadi dasar suatu desain aplikasi.



KARAKTERISTIK DESAIN E-GOVERNMENT

Dengan mengutamakan aspek keseimbangan flexibilitas dan standardisasi pemerintah, maka cetak biru tersebut akan memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Tidak boleh tergantung struktur organisasi di lingkungan pemerintah pusat dan daerah.
  • Relatif tidak boleh rentan terhadap perubahan-perubahan kebijakan yang akan dilakukan oleh pemerintah khususnya Peraturan Daerah di suatu daerah.
  • Memberikan sebuah kebebasan kepada seluruh pemerintah daerah dalam hal mengadaptasi dan proses penterjemahan cetak biru dengan harus tetap menjaga konsistensi dari kebijakan nasional itu sendiri.


TUJUAN DESAIN E-GOVERNMENT

Dokumen cetak biru pada sistem aplikasi e-Government bagian lembaga Pemerintah Daerah ini dimaksudkan supaya memberikan panduan yang baku kepada pengembangan e-Government hanya pada bidang sistem aplikasi e-Government, dengan ruang lingkup pemerintahan pusat, pemerintahan daerah propinsi dan pemerintahan daerah kabupaten/kota.

Tujuan pembuatan dokumen cetak biru sistem ini adalah:
  • Penyeragaman dari perencanaan pengembangan aplikasi yang bersifat mandatory.
  • Standarisasi dari fungsi-fungsi sistem aplikasi e-Government.
  • Memberikan suatu landasan berpikir kepada pengembangan sistem aplikasi e-Government yang bersifat komprehensif, efisien dan efektif


Tahap - Tahap e-Government Menurut Para Ahli Lengkap

7:33:00 AM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Suatu pelayanan publik pasti memiliki beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum dipublikasikan, guna memaksimalkan tujuan yang sesuai dengan pedoman. Oleh karena itu, pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang tahap-tahap e-government menurut para ahli yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.


TAHAP - TAHAP E-GOVERNMENT

Tahap e-Government yang dijelaskan menurut Inpres No.3 Tahun 2003 tentang kebijakan dan strategi nasional pengembangan, bahwa penerapan e-Government dapat dilakukan dengan beberapan tingkatan, sebagai berikut :


1. Tingkat Persiapan
  • Pembuatan sebuah situs informasi pada setiap lembaga yang terkait;
  • Penyiapan pada sumber daya manusianya;
  • Penyiapan pada sarana akses yang mudah misalnya menyediakan sarana Multipurpose Community Center, Warnet, dll;
  • Sosialisasi tentang situs informasi baik untuk internal maupun untuk publik

2. Tingkat Pematangan
  • Pembuatan sebuah situs informasi publik interaktif dan mudah untuk diakses;
  • Pembuatan sebuah sistem antar muka yang terhubungan antar lembaga satu dengan lainnya.

3. Tingkat Pemantapan
  • Pembuatan sebuah situs untuk transaksi bagi pelayanan publik;
  • Pembuatan sebuah interoperabilitas pada aplikasi maupun data antar lembaga.


4. Tingkat Pemanfaatan
  • Pembuatan sebuah aplikasi untuk memudahkan pelayanan yang bersifat G2G (Government To Government), G2B (Government To Business) dan G2C (Government To Citizen) yang terintegrasi.



A. Model World Bank


P
engembang

Dalam tahap ini yang terjadi adalah suatu komunikasi satu arah, dimana pemerintah akan mempublikasikan banyak data dan informasi yang dimilikinya dengan tujuan agar dapat secara langsung dan bebas untuk diakses oleh masyarakat dan pihak lain yang memiliki kebutuhan tertentu melalui akses internet.

Interaksi

Dalam tahapan ini akan terjadi sebuah komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat yang memiliki kebutuhan tertentu.


Transaksi

Dalam tahapan ini telah terjadi sebuah perpindahan uang dari suatu pihak sebagai sebuah konsekuensi yang diambil dari diberikannya pelayanan berupa jasa oleh pemerintah.



B. Menurut Nugroho (2007)

Tahapan dari perkembangan implementasi e-Government yang ada di Indonesia dapat dibagi menjadi empat bagian, yaitu :


Web Presence

Web Presence, yaitu sebuah cara untuk memunculkan website daerah di dalam akses internet. Dalam tahapan ini, informasi dasar yang harus diketahui masyarakat akan ditampilkan dalam sebuah website pemerintah.


Interaction

Interaction, yaitu sebuah website daerah yang akan menyediakan sebuah fasilitas interaksi antara masyarakat daerah dan pemerintah daerah. Pada tahap ini, informasi yang harus ditampilkan lebih bervariasi, seperti adanya fasilitas download dan komunikasi melalui e-mail dalam website pemerintah.


Transaction
Transaction, yaitu sebuah website daerah yang tak hanya memiliki fasilitas interaksi juga dilengkapi dengan sebuah fasilitas transaksi pelayanan publik dari pemerintah.


Transformation
Transformation, yaitu pada tahap ini pelayanan dari pemerintah harus meningkat secara terintegrasi.



C. Washtenaw County

Washtenaw County membagikan berbagai inisiatif e-Government yang ada akan menjadi tiga tahapan besar, yaitu: e-Information, e-Commerce dan e-Democracy (Kinney, 2001). Tiga jenis klasifikasi inisiatif ini adalah tiga fase besar dalam pengembangan e-Government :


1. e-Information

Konsep e-Information akan terkait dengan obyektif bagaimana agar seluruh bagian dari stakeholder pemerintah, terutama yang akan berhubungan dengan sebuah pelayanan masyarakat dapat di satu sisi akan menyediakan dan di sisi lainnya dapat mengakses informasi yang dibutuhkan secara cepat dan tepat melalui suatu kanal akses.

Kanal akses ini dapat berupa saluran komunikasi yang berbasis tradisional seperti kantor-kantor, telepon, fax, dan lain sebagianya, maupun dengan melalui sebuah media teknologi informasi yang modern seperti internet, call center, web-TV, PDA (Personal Digital Assistant), dan lain-lain.


2. e-Commerce

Dalam tahapan e-Commerce, sebuah konsep pelayanan yang ada tidak boleh hanya berhenti pada pertukaran informasi antara masyarakat dan pemerintah, namun sudah melibatkan seluruh proses transaksi pertukaran barang dan/atau jasa.

Masyarakat yang selama ini harus mendatangi kantor-kantor pemerintahan secara fisik guna melakukan berbagai proses perijinan dan pembayaran, seperti membuat KTP, SIM, Penyetoran PBB, dan lain-lain, sekarang tidak perlu berpergian lagi karena semua hal dapat dilakukan dari rumah dengan memanfaatkan jaringan dan aplikasi di internet.


3. e-Democracy

Dalam tahap e-Democracy, akan terjadi sebuah lingkungan yang amat kondusif bagi pemerintah, wakil rakyat, partai politik, dan konstituennya guna saling berkomunikasi, berkolaborasi, dan berkoopreasi dengan melalui sejumlah proses interaksi melalui jaringan dan aplikasi di internet.


Ketiga fase ini harus dijalankan prosesnya satu per satu dengan sekuensial karena memang satu fase adalah landasan bagi pengembangan fase berikutnya. Fase yang paling sulit adalah fase ketiga, karena dibutuhkan tidak hanya infrastruktur teknologi jaringan informasi yang kuat, namun juga dibutuhkan perubahan yang besar di masyarakat.



Itu tadi adalah sebagian tentang Tahap - Tahap e-Government Menurut Para Ahli Lengkap. Semoga artikel di atas bermanfaat.

Baca juga

Populer Hari Ini