Pengertian e-Commerce Menurut Para Ahli Lengkap

10:43:00 PM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Sering atau pernah belanja online? Layanan tersebut adalah salah satu cara untuk memudahkan pembeli untuk mendapatkan barang yang diinginkan tanpa harus antri lama-lama pusing mencari lokasi tokonya. Layanan ini disebut dengan e-commerce. Lalu bagaimana pandangan para ahli tentang e-commerce ini? Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang pengertian e-commerce menurut para ahli yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.


PENGERTIAN E-COMMERCE

e-Commerce atau yang biasa kita disebut juga dengan istilah Ecom atau Emmerce atau EC merupakan pertukaran bisnis yang rutin dengan menggunakan sebuah transmisi elektronik, Data Interchange (EDI), email, electronic bulletin boards, mesin faksimili, dan Electronic Funds Transfer yang berkaitan dengan transaksi-transaksi belanja di Internet shopping, Stock online dan surat obligasi, download dan penjualan software, serta dokumen, grafik, musik, dan lain-lainnya, serta transaksi Business to Business (B2B).


  • Menurut Kalakota dan Whinston (1997) dapat ditinjau dalam 4 macam perspektif berikut:
    1. Dari perspektif komunikasi, e-Commerce adalah pengiriman barang, layanan jaringan informasi atau pembayaran melalui jaringan komputer atau melalui sebuah peralatan elektronik lain.
    2. Dari perspektif proses bisnis, e-Commerce adalah aplikasi dari teknologi yang dapat menuju ke tahap otomatisasi dari transaksi bisnis dan aliran kerja.
    3. Dari perspektif layanan, e-Commerce merupakan suatu alat yang dapat memenuhi keinginan perusahaan dan konsumen serta manajemen untuk memangkas biaya layanan (service cost) ketika meningkatkan kualitas suatu barang dan meningkatkan kecepatan layanan pengiriman.
    4. Dari perspektif online, e-Commerce menyediakan kemampuan membeli dan menjual barang ataupun informasi melalui internet dan sarana online lainnya.
  • Menurut Laudon & Laudon (1998), e-Commerce adalah sebuah proses membeli dan menjual produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan ke perusahaan lain melalui komputer sebagai perantara transaksi bisnis.
  • Menurut David Baum (1999, pp. 36-34), e-Commerce is a dynamic set of technologies, applications, and bussines process that link enterprises, consumers, and communities through electronics transactions and the electronic exchange of goods, services, and informations.

Diterjemahkan oleh Onno. W. Purbo: 
E-Commerce merupakan satu set dinamis teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelavanan, dan informasi yang dilakukan secara elektronik.


TUJUAN E-COMMERCE

Tujuan suatu perusahaan dalam menggunakan layanan e-Commerce adalah dengan menggunakan e-Commerce maka perusahaan dapat lebih efisien dan efektif dalam meningkatkan persentase keuntungannya.


MANFAAT E-COMMERCE

Manfaat dalam menggunakan layanan e-Commerce dalam suatu perusahaan sebagai sebuah sistem transaksi adalah:
  1. Dapat meningkatkan market exposure atau pangsa pasar.
  2. Menurunkan biaya operasional atau operating cost.
  3. Melebarkan jangkauan atau global reach.
  4. Meningkatkan customer loyalty
  5. Meningkatkan supply management
  6. Memperpendek waktu produksi.


Demikian penjelasan  tambangilmu tentang Pengertian E-Commerce Menurut Para Ahli Lengkap. Semoga artikel di atas bermanfaat dan menambah wawasan Anda.

Baca juga

Pengertian dan Cara Kerja Register Geser Lengkap

3:10:00 PM 1 Comment
TAMBANGILMU.COM - Kali ini admin tambangilmu akan membagikan tentang pengertian register geser dan cara kerja register geser yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti. Bagaimana sebuah jam digital dapat menunjukkan waktu secara tepat? Bagaimana kalkulator dapat menunjukkan angka dan simbol matematika secara berurutan? Semua itu dapat terjadi karena pada perangkat elektronik dilengkapi dengan sebuah register geser atau shift register.


PENGERTIAN REGISTER GESER

Register Geser adalah suatu susunan pendaftaran informasi yang ada pada rankaian elektronika dimana informasi dapat digeserkan. Dalam register geser ada beberapa flip-flop yang saling dikoneksikan, sehingga informasi yang sudah terdaftar dapat digeserkan dari satu flip-flop ke flip-flop yang lain, bergerak ke kiri atau ke kanan atas perintah denyut Clock. Register dapat langsung disusun dengan flip-flop. Sebuah flip-flop dapat menyimpan atau mengingatatau mencatat data 1 bit.

Operasi pergeseran data oleh register ini membuktikan bahwa suatu data biner dapat berpindah tempat, dari satu tempat ke tempat yang lain. Perpindahan data biner terjadi berdasarkan waktu.

Register Geser atau Shift Register dapat memindahkan sejumlah bit yang  telah tersimpan dari kanan ke kiri atau dari kiri ke kanan. Pergeseran bit ini penting dalam operasi aritmatika dan operasi logika yang sering dipakai dalam sebuah mikroprosesor .


DASAR REGISTER GESER

Dasar dari register geser adalah menggeser data informasi yang disimpan di dalam register geser tersebut. Sebagai contoh, register geser dengan 4-bit akan menggeser data biner yang saling berurutan sebanyak 4 posisi atau kita sebut 4 bit.

Proses bergesernya data yang masuk ke dalam sebuah register terjadi sejalan dengan sinyal pendetak. Cepat atau lambatnya suatu pewaktuan dalam pergeseran ditentukan oleh sebuah sinyal pendetak yang digunakan dalam rangkaian tersebut. Setiap kali sinyal pendetak berdenyut, maka data yang tersimpan akan digeser satu posisi. Jika pulsa pendetak tersebut berdenyut sekali lagi, maka data yang tersimpan akan digeser satu posisi lagi dan seterusnya


CONTOH REGISTER GESER

Contoh kasus register geser dalam sehari-hari yaitu terdapat pada kalkulator yang biasa kita gunakan. Bila kita memasukan masing-masing digit yang ada pada papan tombol, angka pada peraga akan bergeser ke kiri. Jadi, untuk memasukkan angka 268 kita harus mengerjakan hal berikut.

Pertama, kita akan menekan dan melepaskan 2 pada papan tombol kalkulator, maka 2 muncul pada layar dengan posisi paling kanan. Selanjutnya, kita menekan dan melepaskan 6 pada papan tombol yang dapat menyebabkan 2 bergeser satu posisi ke kiri, yang kemudian memungkinkan 6 muncul pada posisi paling kanan layar, 26 muncul pada layar. Kemudian, kita menekan dan melepaskan 8 pada papan tombol, 268 muncul pada layar.


JENIS - JENIS REGISTER GESER
  1. Serial Input Serial Output (SISO)
  2. Serial Input Paralel Output (SIPO)
  3. Paralel In Serial Output (PISO)
  4. Paralel Input Paralel Output (PIPO)

Pengertian Demultiplexer (DEMUX) Lengkap

2:49:00 PM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang pengertian demultiplexer (demux) yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.


PENGERTIAN DEMULTIPLEXER

Demultiplekser adalah suatu rangkaian pada rangkaian elektronika yang mendistribusikan satu masukan ke lebih dari satu luaran. Demultiplekser disebut juga sebagai data distributor. Pemilihan saluran untuk keluaran dilakukan oleh sinyal kontrol. Sinyal kontrol merupakan sebuah masukan yang berfungsi sebagai alat untuk mengarahkan setiap sinyal masukan pada saluran luaran yang dipilih. Suatu demultiplekser dengan sebuah n sinyal kontrol akan memiliki 2n saluran untuk keluaran.

Demultiplekser atau De-Mux atau biasa disebut juga distributor data. Demux mempunyai satu  kanal input yang didistribusikan ke beberapa kanal output. Selektor input akan menentukan ke output mana input data akan didistribusikan. Banyaknya jumlah selektor dilihat dari banyaknya jumlah kanal output.  


CONTOH DEMULTIPLEXER

IC 74LS138 merupakan demultiplekser yang digunakan untuk menyalurkan satu buah data ke 8 jalur keluaran.
  • Komponen ini mempunyai 3 masukan data yang bisa dipilih salah satu, yaitu E1, E2, dan E3 sebagai aktif-LOW atau akan bekerja apabila berlogika nol serta E3 aktif-HIGH yang berkerja apabila berlogika satu
  • Untuk memilih keluaran mana yang akan digunakan untuk mengeluarkan data, diperlukan 3 buah masukan pemilih, yaitu A, B dan C
  • Selain itu terdapat 8 luaran aktif-LOW, yaitu  Y0, Y1, Y2, Y3, Y4, Y5, Y6, dan Y7
  • Sedangkan kaki 8 harus dihubungkan ke GND dan kaki 16 harus dihubungkan ke VCC +5V

Susunan kaki IC 74LS138 dapat dilihat dalam gambar berikut :
Gambar : IC 74LS138


Pengertian Multiplexer (MUX) Lengkap

2:44:00 PM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang pengertian multiplexer (mux) yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.


PENGERTIAN MULTIPLEXER

Multiplekser adalah sebuah perangkat yang dapat menyalurkan beberapa jalur data ke satu jalur luaran. Multiplekser mempunyai satu atau banyak sinyal masukan yang telah terhubung pada masukannya. Pemilihan saluran masukan dilakukan oleh sinyal kontrol. Suatu multiplekser dengan jumlah 2n saluran masukan memerlukan n sinyal kontrol.

Multiplexer (MUX) atau selector data adalah suatu rangkaian logika yang dapat menerima satu hingga banyak input data, dan untuk suatu saat tertentu hanya mengizinkan satu data input masuk dan melewati output, yang diatur oleh input selektor. Oleh karena itu, MUX memiliki fungsi sebagai sebuah pengontrol digital. MUX memiliki jumlah kanal input lebih dari 1 , minimal 2 atau kelipatan 2, dan hanya memiliki 1 kanal output. Banyaknya selektor dilihat dari banyaknya kanal input (n).  


CONTOH MULTIPLEXER

IC 74LS151 merupakan data selector/multiplekser yang memilih satu dari 8 saluran input dengan hanya menggunakan 3 sinyal kontrol.
  • Komponen ini mempunyai 8 buah masukan, yaitu I0 - I7 dan 2 luaran yaitu Z dan Z'.
  • Pemilihan data akan dilakukan oleh kaki A, B dan C.  
  • Untuk mengaktifkan fungsinya sebagai sebuah multiplekser, komponen ini harus mempunyai 1 masukan enable, yaitu masukan berbentuk aktif-LOW
  • Sedangkan kaki 8 dihubungkan ke GND dan kaki 16 dihubungkan ke VCC +5V.

Susunan kaki pada IC 74LS151 dapat dilihat pada gambar dibawah.
Gambar : Kaki IC 74LS151


FUNGSI MULTIPLEXER

Multiplekser dapat digunakan pada : 

  • Seleksi data; 
  • Data routing atau perjalanan data; 
  • Multiplekser biasanya menentukan perjalanan data dari satu sumber data diantara beberapa sumber ke satu tujuan;  
  • Operation sequencing atau pengurutan operasi; 
  • Konversi rangkaian dari parallel ke seri
  • Kebanyakan system digital memproses data biner secara parallel atau seluruh bit secara bersamaan, karena teknik ini akan bekerja lebih cepat. Namun apabila data ini harus disalurkan ke beberapa tempat yang relatif jauh, susunan parallel ini menjadi tidak efektif, karena memerlukan lebih banyak saluran transmisi. Maka, data biner berbentuk parallel sering diubah menjadi bentuk data seri sebelum disalurkan ke tujuan yang jauh tersebut; 
  • Menghasilkan sebuah bentuk gelombang
  • Menghasilkan sebuah fungsi logika

Pengertian Flip-Flop Pada Rangkaian Elektronika Lengkap

1:48:00 PM 1 Comment
TAMBANGILMU.COM - Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang pengertian flip-flop pada rangkaian elektronika yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti. Flip-flop sendiri adalah gabungan dari beberapa gerbang logika yang berguna dalam penyimpan suatu data atau informasi yang kemudia digunaka untuk melakuka suatu perintah digital


PENGERTIAN FLIP-FLOP

Flip-Flop merupakan sebuah sirkuit elektronik yang mempunyai dua arus stabil dan dapat digunakan untuk menyimpan informasi. Sebuah flip-flop merupakan suatu multivibrator-dwistabil. Sirkuit dapat dibuat untuk mengubah arus dengan sinyal yang dimasukkan pada salah satu atau lebih input kontrol dan akan memiliki satu atau dua output. 

Ini merupakan elemen penyimpanan dasar pada Logika Sekuensial. Flip-flop merupakan bangunan penting dalam sistem elektronik digital yang digunakan pada sebuah komputer, jaringan komunikasi dan tipe lain dari sistem.

Flip-flop digunakan sebagai elemen penyimpan data, seperti penyimpan data yang dapat juga digunakan sebagai tempat penyimpanan memori, seperti sirkuit yang dijelaskan pada logika sekuensial. Ketika menggunakan sebuah Read-only Memory atau ROM, output dan keadaan berikutnya tidak hanya akan bergantung kepada input awalnya saja, namun pula pada keadaan yang sekarang. 

Flip-flop juga dapat digunakan sebagai alat menghitung detak, dan untuk mengsinkronisasikan input sinyal waktu variable untuk beberapa buah sinyal waktu yang direferensi. Flip-flop dapat digunakan secara sederhana yaitu dengan menggunakan clock.


JENIS - JENIS FLIP-FLOP

Berikut adalah jenis - jenis flip - flop dan pengertiannya :


RS Flip-Flop (RSFF)

RS FF adalah dasar dari semua Flip-flop yang memiliki 2 buah gerbang inputan atau masukan yaitu R dan S.  R yang berarti "RESET" dan S berarti "SET". RS Flip-flop mempunyai 2 buah keluaran atau output yaitu Q dan Q`.

Bila S diberi logika 1 dan R diberi logika 0, maka output Q akan berada pada logika 0 dan Q not adalah kebalikannya yaitu pada logika 1. Bila R diberi logika 1 dan S diberi logika 0 maka keadaan pada output akan berubah menjadi Q berada pada logika 1 dan Q not adalah kebalikannya  yaitu pada logika 0.

Sifat paling penting dari Flip-Flop ini adalah bahwa sistem ini dapat menempati salah satu dari dua keadaan stabil adalah keadaan stabil I diperoleh saat Q berlogika 1 dan Q not berlogika 0, dan keadaan stabil ke II diperoleh saat Q  berlogika 0 dan Q not berlogika 1.

RS Flip-flop mempunyai kondisi tertentu, yaitu kondisi terlarang dan kondisi no-change.


D FLIP-FLOP (DFF)

D Flip-flop merupakan salah satu jenis Flip-Flop yang dibuat menggunakan RS Flip-Flop. Perbedaan dengan RS Flip-Flop terletak pada inputan R, pada D Flip-Flop inputan R akan terlebih dahulu diberi gerbang NOT. maka setiap masukan ke D Flip-Flop ini akan memberi sebuah keadaan yang berbeda pada input RS, dengan demikian hanya terdapat 2 keadaan SET  dan RESET , yaitu S berlogika 0 dan R berlogika 1 atau S berlogika 1 dan R berlogika 0.


JK FLIP-FLOP(JKFF)

Kelebihan JK Flip-flop adalah tidak adanya sebuah kondisi terlarang atau yang berarti jika diberi berapapun inputannya asalkan terdapat clock maka akan terjadi perubahan di dalam keluarannya atau di dalam outputnya.


CRS FLIP-FLOP (CRSFF)

CRS Flip-Flop adalah clocked RS-FF yang sudah dilengkapi dengan sebuah terminal pulsa clock. Pulsa clock disini akan berfungsi untuk mengatur keadaan Set dan Reset. Apabila sebuah pulsa clock berlogika 0, maka perubahan logika pada input R dan S tidak akan mengakibatkan suatu perubahan pada output Q dan Qnot. Akan tetapi apabila pulsa clock berlogika 1, maka perubahan pada input R dan S akan mengakibatkan suatu perubahan pada output Q dan Q not


T FLIP-FLOP (TFF)

T Flip-flop adalah sebuah rangkaian flip-flop yang telah dibuat dengan menggunakan flip-flop J-K yang kedua inputnya dihubungkan menjadi satu maka akan diperoleh flip-flop yang akan memiliki sifat untuk membalik output sebelumnya jika inputannya tinggi dan outputnya akan tetap jika inputnya rendah. T sendiri berarti Toggle.



Demikian penjelasan tentang Pengertian Flip-Flop Pada Rangkaian Elektronika Lengkap. Semoga artikel di atas dapat bermanfaat.

Pengertian Decoder dan Jenisnya Lengkap

10:06:00 AM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan menjelaskan tentang pengertian decoder dan jenisnya yang akan dijabarkan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti. Pernahkah Anda mendengar tentang decoder? Apa itu decoder? Apa saja jenis-jenis decoder yang ada saat ini?


PENGERTIAN DECODER

Decoder adalah suatu rangkaian atau piranti yang mendeteksi kehadiran dari keadaan atau kondisi input yang unik dan menghasilkan suatu keluaran yang unik untuk kondisi ini. Sebagai contoh yaitu sebuah Decoder BCD atau Binary Coded Decimal yaitu penerjemah bilangan biner ke bilangan desimal. Setiap keadaan dari empat input yang telah terdeteksi dan output menghasilkan sebuah logika tinggi pada satu jalur dari sepuluh jalur yang bersesuaian untuk kondisi input.


Decoder adalah sebuah perangkat yang dapat melakukan kebalikan dari sebuah encoder, yang berfungsi untuk mengurai encoding sehingga informasi asli dapat untuk diambil. Metode yang sama digunakan untuk mengkodekan biasanya hanya terbalik dalam rangka untuk memecahkan kode.


JENIS DECODER

Terdapat 3 jenis decoder, yaitu


SYARAT DECODER

Sebuah dekoder harus memenuhi syarat perancangan m < 2 n. Nilai variabel m adalah kombinasi keluaran dan n adalah jumlah bit masukan. Satu kombinasi dari bit masukan hanya dapat mewakili satu kombinasi keluaran.



Demikian penjelasan tentang Pengertian Decoder dan Jenisnya Lengkap. Semoga artikel di atas dapat bermanfaat.

Baca juga

Pengertian Seven Segment Lengkap

9:42:00 AM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Coba Anda perhatikan jam tangan digital Anda! Di sana terdapat beberapa buah garis yang akan menyala bergantian untuk menunjukan pukul berapa saat ini. Hal tersebut juga ada pada hitung mundur trafficlight yang ada di persimpangan jalan. Pada kolom yang akan menunjukan satu karakter angka terdapat 7 buah garis yang akan menyala bergantian. Benda tersebut adalah sebuah seven segment. Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang pengertian seven segment yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.


PENGERTIAN SEVEN SEGMENT

Seven Segment adalah rangkaian segmen-segmen yang biasa digunakan untuk menampilkan angka / bilangan desimal. Seven segment ini terdiri dari 7 buah batang LED kecil dengan ukuran sama yang disusun membentuk seperti angka 8 dengan menggunakan huruf 'a' sampai dengan 'f' yang disebut DOT MATRIKS. Setiap bagian segment dapat terdiri dari 1 atau 2 LED atau Light Emitting Dioda.


Seven segment mampu untuk menampilkan susunan angka desimal dan beberapa karakter tertentu dengan kombinasi aktif atau tidaknya LED pada penyusunan dalam seven segment. 

Untuk mempermudah dalam pengguna seven segment, biasanya digunakan sebuah decoder atau sebuah seven segment driver yang akan mengatur aktif atau tidaknya sebagian atau seluruh LED dalam seven segment sesuai dengan inputan biner yang diberikan.

Sinyal input dari switches tidak dapat langsung diteruskan ke peraga 7 segmen, sehingga harus menggunakan decoder BCD (Binary Code Decimal) ke 7 segmen sebagai antarmuka. 

Decoder ini terdiri  dari gerbang-beberapa gerbang logika yang masukannya berupa digit BCD dan keluarannya akan berupa beberapa buah saluran untuk mengemudikan tampilan 7 segmen.


Demikian penjelasan tentang Pengertian Seven Segment Lengkap. Semoga artikel di atas bermanfaat.

Pengertian Gerbang Logika Beserta Jenisnya Lengkap

11:21:00 PM 2 Comments
TAMBANGILMU.COM - Sebuah perangkap elektronika dapat bekerja karena terdapat suatu chip atau IC yang memiliki fungsi sebagai otak dari perangkat tersebut. IC dapat menyimpan beberapa program tergantung dari kapasitas IC tersebut. Program-program tersebut disimpan dan diteruskan melalui sebuah gerbang logika. Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang pengertian gerbang logika beserta jenisnya yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.


PENGERTIAN GERBANG LOGIKA

Gerbang Logika atau yang biasa disebut dengan Logic Gate adalah suatu rangkaian dasar pembentuk Sistem Elektronika Digital yang memiliki fungsi untuk mengganti satu atau beberapa Input (masukan) menjadi sebuah sinyal Output (Keluaran) Logika. Gerbang Logika bekerja berdasarkan sistem bilangan biner yaitu bilangan yang hanya memiliki 2 kode simbol yakni 0 dan 1 dengan menggunakan dasar dari Teori Aljabar Boolean.

Tabel yang berisikan kombinasi-kombinasi Variabel Input yang akan menghasilkan Output Logika disebut dengan “Tabel Kebenaran” atau “Truth Table”.


Contoh penerapannya ke dalam suatu Rangkaian Elektronika yang biasanya memakai Transistor TTL atau Transistor - Transistor Logic,  maka 0 V dalam Rangkaian akan artikan sebagai “LOW” atau “0” sedangkan 5V akan diartikan sebagai “HIGH” atau “1”.


JENIS - JENIS GERBANG LOGIKA

Gerbang logika memiliki beberapa jenis dan fungsinya masing-masing, berikut adalah jenis-jenis gerbang logika :

GERBANG AND (AND GATE)

Gerbang AND menggunakan 2 atau lebih Input untuk menghasilkan hanya 1 Output. Gerbang AND akan menghasilkan Output Logika 1 jika semua Input bernilai Logika 1 dan akan menghasilkan Output Logika 0 jika salah satu dari Input bernilai Logika 0.

Simbol yang menggambarkan Operasi Gerbang Logika AND adalah tanda titik (“.”) atau tidak menggunakan tanda sama sekali. Contohnya : Z = X.Y atau Z = XY.


GERBANG OR (OR GATE)

Gerbang OR menggunakan 2 atau lebih Input untuk menghasilkan hanya 1 Output. Gerbang OR akan menghasilkan Output 1 jika salah satu dari Masukan (Input) bernilai Logika 1 dan jika ingin menghasilkan Output Logika 0, maka semua Masukan (Input) harus bernilai Logika 0.
Simbol yang menandakan Operasi Logika OR adalah tanda Plus (“+”). Contohnya : Z = X + Y.


GERBANG NOT (NOT GATE)

Gerbang NOT hanya memerlukan sebuah Masukan (Input) untuk menghasilkan hanya 1 Output. Gerbang NOT disebut juga dengan Inverter atau Pembalik karena menghasilkan Output yang berlawanan atau kebalikan dengan Masukannya. Berarti jika kita ingin mendapatkan Output dengan nilai Logika 0 maka Inputnya harus bernilai Logika 1.
Gerbang NOT biasanya dilambangkan dengan simbol minus (“-“) di atas Variabel Inputnya.


GERBANG NAND (NAND GATE)

Arti NAND adalah NOT AND atau BUKAN AND, Gerbang NAND merupakan gabungan dari Gerbang AND dan Gerbang NOT yang akan menghasilkan kebalikan dari Output Gerbang AND. 
Gerbang NAND akan menghasilkan Keluaran Logika 0 apabila semua Input pada Logika 1 dan jika terdapat sebuah Input yang bernilai Logika 0 maka akan menghasilkan Output Logika 1.


GERBANG NOR (NOR GATE)

Arti NOR adalah NOT OR atau BUKAN OR, Gerbang NOR merupakan gabungan dari Gerbang OR dan Gerbang NOT yang akan menghasilkan kebalikan dari Output Gerbang OR.
Gerbang NOR akan menghasilkan Keluaran Logika 0 jika salah satu dari Input bernilai Logika 1 dan jika ingin mendapatkan Keluaran Logika 1, maka semua Input harus bernilai Logika 0.


GERBANG X-OR (X-OR GATE)

X-OR adalah singkatan dari Exclusive OR yang terdiri dari 2 Input dan 1 Output Logika. Gerbang X-OR akan menghasilkan Output Logika 1 jika semua Input mempunyai nilai Logika yang berbeda.
Jika nilai dari  Logika Inputnya sama, maka akan memberikan hasil Keluaran Logika 0.


GERBANG X-NOR (X-NOR GATE)

Seperti Gerbang X-OR,  Gerbang X-NOR juga terdiri dari 2 Input dan 1 Output. X-NOR adalah singkatan dari Exclusive NOR dan merupakan gabungan dari Gerbang X-OR dan Gerbang NOT. Gerbang X-NOR yang akan menghasilkan Output Logika 1 jika semua Inputnya bernilai Logika sama dan akan menghasilkan Output Logika 0 jika semua Masukan atau Inputnya bernilai Logika yang berbeda.
Keadaan ini merupakan kebalikan dari Gerbang X-OR (Exclusive OR).


Demikian penjelasan tentang Pengertian Gerbang Logika Beserta Jenisnya Lengkap. Semoga artikel di atas bermanfaat.

Baca juga

Pengertian Pulse Code Modulation (PCM) Lengkap

2:58:00 PM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Untuk mendapatkan sebuah sinyal yang baik tanpa ada gangguan, perlu dilakukan beberapa teknik tertentu, salah satunya adalah dengan memanipulasi kode pulsa. Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang pengertian pulse code modulation (PCM) yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.


PENGERTIAN PULSE CODE MODULATION

Pulse Code Modulation yang disingkat (PCM) adalah salah satu teknik memproses suatu sinyal analog menjadi sinyal digital yang ekuivalen. PCM adalah perluasan dari PAM yang setiap nilai sampel analog akan dikuantisasi menjadi nilai diskrit untuk representasi dari diskrit kode digital. Dengan demikian PAM dapat diubah menjadi nilai sistem PCM dengan menambahkan A/D konverter yang sesuai pada sumber sinyalnya dan D/A konverter pada tempat tujuan.




PROSES - PROSES UTAMA PCM

Proses-proses utama dalam sistem PCM diantaranya adalah proses sampling, quantizing, coding, decoding.


SAMPLING (PENCUPLIKAN)

Sampling adalah proses mengukur nilai amplitudo suatu sinyal pada interval waktu yang pendek, sampling adalah  tahap pertama dari PCM.


QUANTIZING (KUANTISASI)

Kuantisasi adalah suatu proses pengelompokan sinyal pada interval tertentu. Besarnya selang kuantisasi ini disebut dengan B step size. Berdasarkan ukuran besarnya sebuah step size tersebut kemudian sinyal dapat dikodekan menjadi 2 jenis, yaitu :
  • Kuantisasi seragam
  • Kuantisasi tidak seragam
Banyaknya interval tergantung dari berapa banyaknya bit yang akan digunakan untuk proses penyediaan. Jika konverter A/D nbit, maka jangkauan sinyal analog yang dapat dikuantisasikan menjadi z^n interval.


CODING (PENGKODEAN)

Coding  merupakan proses perubahan sinyal yang masih berbentuk analog menjadi sebuah sinyal digital, dimana terdiri dari 2 blok utama, yaitu :
  • A/D konverter adalah merubah sinyal analog menjadi kode biner, akan tetapi keluarannya berbentuk paralel.
  • D/A konverter adalah mengubah bentuk deretan paralel kode biner menjadi serial.


Demikian penjelasan tentang Pengertian Pulse Code Modulation (PCM) Lengkap. Semoga artikel di atas bermanfaat untuk Anda.

Pengertian Dual Tone Multiple Frequecy (DTMF) Lengkap

2:45:00 PM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Pernahkah Anda perhatikan papan tombol yang ada pada telepon di rumah Anda? Ketika Anda menekan tombol-tombol yang tertuliskan angka-angka tersebut untuk menelepon seseorang, secara otomatis Anda akan tersambung dengan nomor tujuan Anda. Lalu bagaimana telepon mengenali alamat dari nomor yang Anda tekan?

Hal tersebut dapat dilakukan dengan menggabungkan 2 buah frekuensi yang ditandai dengan bunyi ketika Anda menekan tombol-tombol tersebut. Teknik tersebut dinamakan dual tone multiple frequency. Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan menjelaskan tentang pengertian dual tone multiple frequency (DTMF) yang akan dijabarkan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.




PENGERTIAN DUAL TONE MULTIPLE FREQUENCY

Dual Tone Multiple Frequency atau disingkat (DTMF) adalah sebuah teknik pengiriman angka-angka pembentuk nomor telefon yang dikodekan dengan 2 buah nada yang dipilih dari 8 buah frekuensi yang sudah ditentukan. 8 frekuensi tersebut adalah 697 Hz, 790 Hz, 842 Hz, 941 Hz, 1209 Hz, 1477 Hz,1633 Hz, seperti terlihat dalam gambar, angka 1 dikodekan dengan 694 Hz dan 1209 Hz, angka 0 dikodekan dengan 852 Hz dan 1477 Hz. Kombinasi dari 8 frekuensi tersebut bisa dipadukan untuk kode 16 tanda, tetapi pada perangkat pesawat telepon biasanya tombol 'A', 'B', 'C', dan 'D'.

Teknik DTMF meskipun mempunyai banyak keunggulan dibanding dengan cara menukar angka, tetapi secara teknis lebih sulit diselesaikan. Alat pengirim kode DTMF merupakan 8 rangkaian oscilator. Masing-masing oscilator akan membangkitkan frekuensi diatas, ditambahkan dengan rangkaian pencampur frekuensi untuk mengirimkan 2 nada yang terpilih.

Di dalam DTMF mempunyai 16 nada berbeda, masing-masing nada merupakan penjumlahan dari dua buah frekuensi, satu dari frekuensi rendah dan sari dari frekuensi tinggi. Ada 4 frekuensi berbeda dalam tiap kelompok. Pada telepon hanya menggunakan 12 nada dari 16 nada yang ada, terdiri dari 4 baris dan 3 kolom. Kolom dan baris memiliki frekuensi dari rendah ke tinggi, masing-masing tombol ditetapkan oleh penempatan kolom dan barisnya.

Pengertian Pulse Width Modulation (PWM) Lengkap

2:30:00 PM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Untuk mendapatkan sebuah sinyal yang baik tanpa ada gangguan, perlu dilakukan beberapa teknik tertentu, salah satunya adalah dengan memanipulasi lebar pulsa. Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang pengertian pulse width modulation (PWM) yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.


PENGERTIAN PULSE WIDTH MODULATION

Pulse Width Modulation atau disingkat (PWM) secara umum adalah sebuah cara memanipulasi tebal sinyal yang dinyatakan dengan pulsa dalam satu periode, untuk mendapatkan nilai tegangan rata-rata yang berbeda-beda. Beberapa contoh aplikasi PWM adalah pemodulator data untuk telekomunikasi, pengontrol daya atau tegangan yang masuk ke beban, regulator tegangan, audio effect, dan lain-lain.


Aplikasi PWM berbasis mikrokontroler biasanya berupa pengendalian kecepatan motor DC, pengendalian motor servo, dan pengaturan nyala terang sebuah LED. Oleh karena itu diperlikan pemahaman terhadap konsep PWM itu sendiri.


KONSEP DASAR PULSE WIDTH MODULATION

Sinyal PWM biasanya memiliki amplitudo dan frekuensi dasar yang tetap namum memiliki lebar pulsa yang bermacam-macam. Lebar pulsa PWM berbanding lurus dengan amplitudo pada sinyal aslinya yang berlum temodulasi. Yang artinya sinyal PWM memiliki sebuah frekuensi gelombang yang tetap namun dutycycle bervariasi.

Pulse Width Modulation merupakan salah satu cara untuk mendapatkan sinyal analog dari sebuah piranti digital. Sebenarnya sinyal PWM dapat dibangkitkan dengan banyak cara, secara analog atau secara digital.


PERBEDAAN PWM SECARA ANALOG DAN DIGITAL

Secara analog adalah secara perubahan analognya yang sangat halus. Sedangkan secara digital adalah setiap perubahan PWM dipengaruhi oleh resolusi PWM itu sendiri. Resolusi  adalah jumlah variasi nilai PWM tersebut. Misalkan suatu PWM memiliki resolusi 8 bit, berarti PWM ini memiliki variasi perubahan nilai yang mewakili dutyucycle 0% - 100% dari keluaran PWM tersebut.



Demikian penjelasan tentang Pengertian Pulse Width Modulation (PWM) Lengkap. Semoga artikel di atas bermanfaat untuk Anda.

Baca juga

Pengertian Demodulasi Lengkap

2:18:00 PM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Setelah sebuah sinyal dimodulasi oleh modulator dan kemudian dikirimkan ke penerima, lalu bagaimana sinyal tersebut dapat diuraikan atau dibaca oleh penerima? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang pengertian demodulasi yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.


PENGERTIAN DEMODULASI

Demodulasi  adalah kebalikan dari modulasi yang berarti pemisahan sinyal informasi dari sinyal carrier (pembawa). Proses demodulasi sendiri memerlukan alat-alat yang tidak linier atau berubah-ubah. Peng-switch-an (penggantian) linier karena rangkaian tak linier yang dipergunakan pada dasarnya sama dengan detail-detail operasi detektor itu sendiri.


JENIS - JENIS DEMODULASI

Demodulasi terbagi menjadi 3 jenis, yaitu demodulasi AM (amplitude modulation), demodulasi FM (frequency modulation), dan demodulasi PAM (pulse amplitude modulation)



DEMODULASI AM

Modulasi gelombang pembawa mempunyai bentuk, tetapi apabila gelombang tersebut diterima setelah melewati jaringan kirim dan jaringan terima, makan gelombang tersebut akan mempunyai gelombang yang disebabkan oleh arus elektris yang biasanya lemah, maka harus diperkuat oleh amplifier, contoh amplifier adalah transistor.


DEMODULASI FM

Teknik demodulasi FM kuadratus adalah salah satu teknik demodulasi FM dengan cara memecah sinyal kedua buah kanal. Menggeser fasa sinyal salah satu kanal sebesar 90°. Dikurangi dengan perkalian antara sebuah konstanta dengan selisih frekuensi tengah (IF) dengan frekuensi masukan.



Pengertian Modulasi Digital Lengkap

12:23:00 PM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang pengertian modulasi digital yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti. Berbeda dengan modulasi analog yang kita bahas bersama sebelumnya. Apa yang membedakannya? Mari kita pelajari bersama.


PENGERTIAN MODULASI DIGITAL

Modulasi Digital adalah sebuah proses penumpangan sinyal digital ke dalam sinyal carrier. Modulasi digital sebetulnya adalah proses mengubah karakteristik dan sifat dari gelombang pembawa atau carrier sedemikian rupa sehingga bentuk hasilnya berbentuk bit-bit (0 atau 1) yang dikandungnya. Berarti dengan mengamati modulated carrier-nya, kita bisa mengetahui urutan bitnya disertai clock. Melalui sebuah proses modulasi digital sinyal-sinyal digital setiap tingkatan dapat dikirim ke suatu penerima dengan baik. Untuk pengiriman ini dapat digunakan media transmisi fisik seperti logam atau optik atau non fisik seperti gelombang-gelombang radio.


PRINSIP MODULASI DIGITAL

Pada dasarnya dikenal 3 prinsip atau sistem modulasi digital yaitu :

AMPLITUDE SHIFT KEYING (ASK)

Amplitude Shift Keying atau sebuah pengiriman sinyal berdasarkan pergeseran amplitudo, merupakan suatu metode modulasi dengan cara mengubah-ubah amplitudonya. Dalam proses modulasi ini kemunculan frekuensi gelombang pembawa tergantung pada ada atau tidaknya suatu sinyal informasi digital.


Keuntungan yang diperoleh dari metode ini adalah bit per baud atau kecepatan digital dapat lebih besar. Sedangkan kesulitannya adalah dalam menentukan level acuan yang dimilikinya, yakni setiap sinyal yang diteruskan melalui sebuah saluran transmisi jarak jauh selalu dipengaruhi oleh redaman dan distorsi lainnya.

Karena hal tersebut, metoda ASK hanya akan menguntungkan apabila dipakai untuk hubungan jarak dekat saja. Faktor derau harus diperhitungkan dengan sangat teliti, seperti pada sistem modulasi AM. Derau menindih puncak bentuk-bentuk gelombang yang memiliki level banyak dan membuatnya susah untuk mendeteksi dengan tepat menjadi level ambangnya.


FREQUENCY SHIFT KEYING (FSK)

Frequency shift keying atau pengiriman suatu sinyal melalui penggeseran frekuensi. Metode ini adalah suatu bentuk modulasi yang memungkingkan gelombang modulasi menggeser frekuensi output gelombang pembawa. Pergeseran ini terjadi di antara harga yang telah ditentukan semula dengan gelombang output yang tidak mempunyai sebuah fase terputus-putus. Dalam proses modulasi ini besarnya sebuah frekuensi gelombang pembawa berubah-ubah sesuai dengan perubahan ada atau tidaknya sinyal informasi digital.

FSK sendiri adalah metode modulasi yang paling populer. Dalam proses ini suatu gelombang pembawa akan digeser ke atas dan ke bawah untuk dapat memperoleh bit 1 dan bit 0. Kondisi ini disebut space dan mark. Keduanya merupakan standar transmisi data yang sesuai dengan rekomendasi CCITT. FSK tidak tergantung pada teknik on-off pemancar, seperti yang telah ditentukan sejak semula. Kehadiran sebuah gelombang pembawa dideteksi agar dapat menunjukkan bahwa pemancar telah siap.


PHASE SHIFT KEYING (PSK)

Phase shift keying atau pengiriman sebuah sinyal melalui pergeseran fase. Metode ini merupakan suatu bentuk modulasi fase yang memungkinkan suatu fungsi pemodulasi fase gelombang termodulasi di antara beberapa nilai diskrit yang telah ditetapkan sebelumnya. Dalam proses modulasi ini suatu fase dari frekuensi gelombang pembawa berubah-ubah sesuai dengan perubahan status sinyal informasi digital. Sudut fase harus mempunyai sebuah acuan kepada pemancar dan penerima.

Akibatnya, sangat diperlukan stabilitas frekuensi pada pesawat penerima. Guna memudahkan untuk dapat memperoleh suatu stabilitas pada penerima, kadang-kadang dipakai suatu teknik yang koheren dengan PSK yang berbeda-beda. Hubungan antara dua sudut fase yang dikirim tersebut akan digunakan untuk memelihara stabilitas. Dalam keadaan seperti ini, fase yang ada dapat dideteksi bila dari fase sebelumnya sudah diketahui.



Pengertian Modulasi Analog Lengkap

2:01:00 AM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang pengertian modulasi analog yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.  Pengiriman suatu data dilakukan dengan menggunakan metode yaitu Modulasi yang telah dibahas pada artikel sebelumnya. Metode modulasi ini dibagi menjadi 2, yaitu modulasi analog dan modulasi digital. Lalu apa itu modulasi analog? Bagaimana cara kerjanya? Mari kita pelajari bersama.


PENGERTIAN MODULASI ANALOG

Modulasi Analog adalah sebuah modulasi dimana sinyal masukannya adalah sinyal analog.. Metode ini biasa digunakan dalam sistem informasi dan pensinyalan. Modulasi analog terbagi menjadi tiga macam, yaitu AM , FM, dan PAM. 




AMPLITUDO MODULATION (AM)

Modulasi jenis ini adalah modulasi yang paling mudah, frekuensi pembawa atau carrier akan diubah amplitudonya sesuai dengan sinyal informasi yang akan dikirimkan. Dengan kata lain AM adalah sebuah modulasi dimana amplitudo dari sinyal pembawa berubah karakteristiknya sesuai dengan amplitudo dari sinyal informasi.

Modulasi ini dapat disebut linear modulation, yang berarti bahwa pergeseran frekuensinya bersifat linier mengikuti sinyal informasi yang akan ditransmisikan.



FREQUENCY MODULATION (FM)

Modulasi Frekuensi adalah suatu cara memodifikasi atau merubah sinyal sehingga memungkinkan untuk membawa serta mentransmisikan informasi ke tempat tujuan. Frekuensi dari sebuah sinyal pembawa berubah-ubah menurut besarnya amplitudo dari sinyal informasi. FM ini lebih tahan gangguan daripada AM.



PULSE AMPLITUDO MODULATION (PAM)

Basis konsep PAM adalah merubah amplitudo sinyal pembawa yang berupa deretan pulsa atau diskrit yang perubahannya akan mengikuti bentuk amplitudo dari sinyal informasi yang akan dikirimkan ke tempat tujuan. Jadi, sinyal informasi yang dikirim tidak seluruhnya tapi hanya sampel saja.




Pengertian Modulasi Lengkap

1:21:00 AM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang pengertian modulasi yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti. Pernahkah Anda membayangkan bagaimana suatu data atau informasi dapat berpindah dari ponsel Anda menuju ponsel teman Anda? Perpindahan data atau informasi tersebut dapat terjadi karena menggunakan sebuah teknik atau metode yang disebut dengan modulasi.


PENGERTIAN MODULASI

Modulasi merupakan proses penumpangan suatu sinyal informasi terhadap sinyal carrier (pembawa), sehingga sebagian dari karakteristik sinyal pembawa akan berubah sesuai dengan nilai sesaat dari sinyal informasi yang menumpanginya. Dengan proses modulasi, suatu informasi yang berfrekuensi lebih rendah dari carrier bisa dimasukkan ke dalam suatu gelombang pembawa, biasanya berupa gelombang sinus yang memiliki frekuensi tinggi.

Terdapat tiga parameter kunci pada suatu gelombang sinusiodal, yaitu : amplitudo, fase dan frekuensi. Ketiga parameter ini dapat dimodifikasi sesuai dengan sinyal informasi yang berfrekuensi rendah untuk membentuk sinyal yang termodulasi.



SYARAT-SYARAT MODULASI

Syarat - syarat yang harus dipenuhi untuk melakukan modulasi adalah :
  1. Adanya sinyal informasi, sinyal informasi merupakan suatu sinyal yang akan dikirimkan.
  2. Adanya sinyal carrier, sinyal carrier atau sinyal pembawa merupakan suatu sinyal yang akan membawa sinyal informasi.
  3. Frekuensi sinyal carrier harus lebih besar dari frekuensi sinyal informasi (tc > ti).

Misalkan :

                                     
Dimana :
e = nilai sesaat dari gelombang pembawa
E = amplitudo maksimum
ω(2πf) = v0t = kecepatan sudut, dimana f adalah frekuensi
ϕ = phasa

Di dalam proses modulasi salah satu parameter yang akan diubah yaitu amplitudo (E), frekuensi (f) dan phasa (ϕ). Hal ini sesuai dengan jenis modulasi yang akan digunakan.


TUJUAN MODULASI

Tujuan dari proses modulasi adalah sebagai berikut :

  1. Transmisi menjadi efisien atau memudahkan pemancaran.
  2. Masalah perangkat keras akan menjadi lebih mudah.
  3. Menekan suatu derau atau interferensi.
  4. Untuk memudahkan suatu pengaturan alokasi frekuensi radio.
  5. Untuk multiplexing, yaitu proses penggabungan beberapa sinyal informasi untuk disalurkan secara bersama-sama melewati satu kanal transmisi.


FUNGSI MODULASI

Fungsi dari sebuah proses modulasi adalah sinyal informasi biasanya memiliki spektrum dengan nilai rendah dan rentan untuk terganggu oleh sebuah noise. Sedangkan pada transmisi akan dibutuhkan sinyal yang memiliki spektrum dengan nilai lebih tinggi dan dibutuhkan modulasi untuk memindahkan posisi spektrum dari suatu sinyal data, dari pita spektrum yang rendah menuju spektrum yang jauh lebih tinggi. Hal ini dilakukan pada suatu transmisi data tanpa kabel atau dengan antena, dengan membesarnya data frekuensi yang dikirim, maka dimensi sebuah antena yang digunakan akan mengecil.

Modulasi dapat dibagi menjadi 2, yaitu modulasi analog dan modulasi digital. Perbedaan dari dua modulasi ini adalah dilihat dari jenis sinyal informasinya. Pada modulasi analog, sinyal informasi atau data berbentuk analog dan sinyal pembawanya akan berbentuk analog juga. Sedangkan pada modulasi digital, sinyal informasi dan data berbentuk digital dan sinyal pembawanya akan berbentuk analog.


METODE MODULASI

MODULASI KOLEKTOR
Modulasi kolektor adalah suatu modulasi amplitudo yang dimana sinyal carrier akan dipisahkan melalui sisi basis dan sinyal informasi akan dilewatkan melalui sisi kolektor dari modulator AM. Sehingga sinyal termodulasinya mendahului 180° dari sinyal informasi tersebut.

Kelemahan dari metode ini adalah saat sisi demodulator diperlukan adanya rangkaian pembalik fasa, karena sifat dari transistor maka indeks modulasinya relatif akan lebih baik daripada metode sekawannya.


MODULASI BASIS
Modulasi basis adalah metode untuk memodulasi suatu amplitudo dimana sinyal carrier dan sinyal informasinya sama-sama akan dilewatkan melalui sisi basis induktor AM dan modulator AM berkomponen utama transistor, sehingga sinyal termodulasinya sefasa dengan sinyal informasi tersebut.

Keuntungan dari metode ini adalah pada sisi demodulator tidak dibutuhkan adanya rangkaian pembalik fasa selain indeks modulasinya yang relatif akan lebih baik daripada mnetode sekawannya.




PRINSIP MODULASI

Prinsip modulasi basis didasarkan atas adanya hubungan non-linier antara arus kolektor IC dengan nilai tegangan basis-emiter Vbe dari suatu transistor bipolar saat level sinyal yang kecil secara matematis, hubungan antara IC dan Vbe dapat dinyatakan sebagai berikut :

IC = a1Vbe + a2Vbe2 + ....

Dimana a1 dan a2 adalah konstan dari transistor bila resistansi beban kolektor adalah Rc, maka tegangan pada kolektor e0 adalah :

e0 = RcIC
    = Rc(a1Vbe + a2Vbe2 + ....)
    = K1Vbe + K2Vbe2 + ....

Dimana K1 = a1Rc dan K2= a2Rc

AM DSBFC (Double Sideband Full Carrier) yang biasa disebut full AM dimana spektrum yang dipancarkan adalah spektrum frekuensi AM yaitu frekuensi LSB dan frekuensi USB. Bandwidth dari sinyal termodulasinya adalah sama dengan 2 kali sinyal informasinya. Setiap peralatan telekomunikasi mempunyai sebuah bandwidth. Beberapa pengertian dari bandwidth,yaitu :
  1. Spektrum elektromagnetik yang diduduki sinyal
  2. Lebar pita frekuensi yang dilakukan oleh kanal rangkaian
  3. Luas daerah spektrum yang signifikan dari sebuah sinyal berfrekuensi positif.

Dari sudut pandang bandwidth, sinyal dapat dibedakan dalam 2 kategori, yaitu :
  1. Sinyal dengan bandwidth yang sempit, dalam hal ini besar bandwidth mudah ditentukan. Misalnya pula sinc dengan spektrum frekuensi persegi.
  2. Sinyal dengan bandwidth yang tak terbatas, pada umumnya sinyal yang ada dalam praktik mempunyai bandwidth. Saat kondisi ini, besar sebuah bandwidth ditentukan melalui luas spektrum yang signifikan dari sinyal untuk frekuensi-frekuensi positif sehingga didapat definisi bandwidth.


Demikian penjelasan tentang Pengertian Modulasi Lengkap. Semoga artikel di atas dapat bermanfaat.

Populer Hari Ini