Recent Posts

Menu MPASI Pertama Sederhana yang Bisa Dibuat di Rumah

8:43:00 AM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Asupan makanan yang bergizi tentunya merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan kepada buah hati anda yang tengah dalam masa pertumbuhan. Pasalnya proses tumbuh kembang si kecil tentunya akan jauh lebih baik bila tubuhnya ternutrisi dengan baik. Namun anda juga tidak boleh mengesampingkan makanan pendamping ASI nya sendiri, karena hal ini juga tak kalah pentingnya untuk diberikan kepada sang buah hati. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini admin tambangilmu akan membagikan tentang menu MPASI sederhana yang bisa dibuat di rumah secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.



PENGERTIAN MPASI

Makanan pendamping ASI atau sering dikenal dengan sebutan MPASI ini sejatinya harus segera diberikan kepada bayi yang sudah memasuki rentang usia 4-6 bulan. Hal ini dikarenakan pada saat usia bayi sudah mencapai angka tersebut, sistem pencernaan pada bayi sudah mulai bisa menerima asupan makanan lain selain asi dari ibunya. Namun perlu anda perhatikan juga untuk tidak terlalu sering memberikan ia MPASI instan, karena mengingat bahaya mpasi instan yang bisa berdampak buruk pada masa tumbuh kembangnya. 



MENU MPASI SEDERHANA

Adapun bahaya dari MPASI instan ini karena biasanya dalam bahan pembuatannya sendiri sering mengandung bahan pengawet, yang mana bisa saja membahayakan bagi pencernaan si kecil. Untuk itu ada baiknya anda hanya memberikan menu mpasi sederhana, yang bisa anda buat sendiri dirumah dan sudah bisa dijamin kehigienisannya. Berikut menu untuk MPASI pertama sederhana yang bisa anda coba buat sendiri dirumah, check this out
  • Untuk Minggu pertama, bayi yang berusia 6 bulan bisa diberikan menu makanan dari aneka macam buah-buahan seperti misalnya buah apel, alpukat, pir, pisang dan lain sebagainya. Yang mana buah-buahan tersebut mengandung beberapa kandungan baik bagi petumbuhan si kecil, seperti diantaranya kandungan kalium, serat, kalsium dan asam folat. 
  • Untuk Minggu kedua, anda bisa memberikan menu makanan yang mengandung karbohidrat, seperti misalnya umbi-umbian, kentang, oatmeal, ataupun bubur.
  • Untuk Minggu ketiga, anda baru bisa memberikan ia makanan berat seperti daging ataupun ikan salmon yang telah dihaluskan. Pemberian daging halus atau ikan salmon ini tentunya bisa berguna untuk menambah berat badan bayi dan juga bisa memberikan nutrisi yang baik pada si kecil. 

Demikian penjelasan tentang Menu MPASI Pertama Sederhana yang Bisa Dibuat di Rumah. Semoga artikel di atas bermanfaat. Informasi menarik lainnya mengenai kesehatan bayi lainnya bisa anda dapatkan juga melalui situs kesehatan terbaik saat ini di Indonesia yakni di www.gusehat.com

Tips Menjadi Milliarder yang Bisa Anda Lakukan

4:43:00 PM Add Comment
TAMBANGILMU.COM - Bagi beberapa orang, menjadi kaya mungkin menjadi salah satu obsesi yang harus dipenuhi. Namun bagi beberapa orang yang menentukan targetnya secara spesifik, menjadi milliarder merupakan obsesi yang harus terpenuhi sepanjang hidupnya. Menjadi milliarder menjadi obsesi banyak orang karena memiliki kekayaan hingga milliaran rupiah bisa membuat hidup jadi lebih tenang. Oleh sebab itu, pada kesempatan kali ini admin tambangilmu akan membagikan tentang tips menjadi miilliarder yang bisa Anda lakukan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.

Untuk bisa menjadi seorang milliarder, Anda tentu tidak dapat melakukannya begitu saja tanpa berusaha sama sekali. Karena, menjadi milliarder membutuhkan perjuangan agar dapat tercapai dan memenuhi obsesi Anda. Berikut ini beberapa tips menjadi milliarder yang bisa Anda lakukan.




MULAI BERINVESTASI SEJAK DINI

Apabila Anda ingin menjadi seorang milliarder di masa yang akan datang, maka investasi jadi salah satu cara terbaik untuk dilakukan. Karena, dengan berinvestasi Anda dapat mengalihkan uang yang Anda miliki agar lebih produktif dan bisa menghasilkan keuntungan. Keuntungan yang didapat melalui kegiatan investasi juga tergolong pasif sehingga Anda tidak perlu melakukan kegiatan apapun untuk menghasilkan keuntungan dari kegiatan investasi.

Agar dapat menjadi milliarder di kemudian hari, Anda perlu berinvestasi sejak dini. Melakukan investasi sejak usia muda menjadi hal yang wajib dilakukan karena ketika Anda berinvestasi sejak dini Anda dapat melipatgandakan uang yang dimiliki agar mampu menghasilkan keuntungan secara rutin. Jika dilakukan dalam jangka waktu panjang, investasi bisa menjadikan Anda seorang milliarder dalam waktu yang lebih cepat. Tapi, pastikan pula Anda melakukan investasi terpercaya agar terhindar dari risiko yang selalu hadir bersama keuntungan.



BERBISNIS

Selain melakukan investasi, cara lainnya yang bisa Anda lakukan untuk menjadi seorang milliarder adalah berbisnis. Berbisnis bisa membuat Anda jadi seorang milliarder karena keuntungan yang dihasilkan cenderung tak terbatas. Ketika Anda menjalankan bisnis dengan sukses, maka pundi-pundi uang akan terus mengalir secara cepat. Jadi, Anda bisa menjadi seorang milliarder dengan lebih cepat jika membangun bisnis sendiri.

Untuk menjadi seorang milliarder tentu diperlukan usaha yang keras. Tapi, Anda juga tidak boleh terlalu ambisius dan gegabah karena setiap kegiatan investasi dan bisnis memiliki risiko yang harus diperhatikan.



Demikian adalah penjelasan tentang Tips Menjadi Milliarder yang Bisa Anda Lakukan. Semoga artikel di atas bermanfaat.

Baca juga

Pemasalahan Pemberdayaan UKM di Indonesia

2:15:00 PM Add Comment

TAMBANGILMU.COM - Saat perekonomian nasional diterpa dengan naiknya nilai tukar mata uang asing, membeli produk lokal diakui pemerintah menjadi salah satu solusi. Oleh sebab itu, pemberdayaan UKM di Indonesia menjadi hal yang sangat penting untuk membantu menjaga stabilitas ekonomi nasional. Pada kesempatan kali ini admin tambangilmu akan membagikan tentang permasalahan pemberdayaan UKM di Indonesia yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah dimengerti.



PERAN UKM

Keberadaan dan peran UKM terbukti menunjang kegiatan ekonomi nasional, terutama untuk mengatasi persoalan kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan antar sektor, sangat penting dan strategis. Penguatan terhadap ekonomi skala kecil dan menengah ini menjadi prioritas menuju terciptanya fundamental ekonomi yang kokoh.

Namun harus diakui, dalam melaksanakan peran dan merealisasikan potensi yang besar tersebut, pemberdayaan UKM di Indonesia masih menghadapi banyak permasalahan baik secara internal maupun ekternal.


MASALAH POKOK UKM

Beberapa permasalahan pokok yang dihadapi antara lain:
  • Rendahnya produktivitas. Hal ini disebabkan oleh rendahnya kualitas sumber daya manusia khususnya dalam bidang manajemen, organisasi, penguasaan teknologi, dan pemasaran. 
  • Keterbatasan akses permodalan. Modal merupakan salah satu hal yang cukup mempersulit UKM untuk meningkatkan kapasitas usaha ataupun mengembangkan produk-produk yang bersaing. Meskipun pemerintah dan pihak swasta telah berusaha memberikan solusi melalui kebijakan berbagai skema kredit murah dan mudah, namun ternyata masih banyak UKM yang belum terjangkau.
  • Penguasaan teknologi, manajemen, informasi dan pasar yang relatif masih jauh dari memadai. Oleh karena itu, pemerintah dan pihak swasta banyak menggalakkan pemberdayaan UKM di Indonesia sebagai salah satu program mereka untuk membantu perekonomian nasional.

Meski masih menghadapi sejumlah permasalahan, namun UKM di Indonesia selama bertahun-tahun terbukti telah berjasa besar bagi perekonomian nasional. Untuk itu, yuk kita dukung pemberdayaan UKM di Indonesia untuk ekonomi Indonesia yang lebih baik lagi!


Demikian penjelasan tentang Permasalahan Pemberdayaan UKM di Indonesia. Semoga artikel di atas dapat bermanfaat.


Baca Juga

  • Bahaya ! Ancaman Yang Terdapat di e-Commerce
  • 6 Tips dan Trik Yang Harus Kamu Ketahui Dalam Kehidupa Sehari-hari
  • Dampak Negatif Dari Pencemaran Lingkungan Bagi Manusia
  • 9 Obat Alami Sariawan Yang Wajib Kamu Tahu
  • Tips Ampuh Diet Sehat Yang Wajib Kamu Tahu
  • 5 Penyebab Sariawan Yang Wajib Kamu Tahu
  • Pengertian dan Jenis-Jenis Metabolisme Beserta Prosesnya Lengkap

    4:50:00 PM Add Comment
    TAMBANGILMU.COM - Setiap makhluk hidup pasti melakukan proses pengolahan bahan makanan di dalam tubuh tiap individu. Zat-zat yang terkandung dari makanan yang dikonsumsi akan digunakan sebagai energi untuk menunjang kehidupannya. Salah satu proses pengolahan zat-zat makanan tersebut adalah metabolisme. Pada kesempatan kali ini admin tambangilmu akan membagikan tentang pengertian metabolisme, jenis-jenis metabolisme, dan juga proses metabolisme itu sendiri yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti.



    PENGERTIAN METABOLISME

    Metabolisme adalah suatu proses kimiawi yang terjadi di dalam tubuh semua makhluk hidup, proses ini merupakan pertukaran zat ataupun suatu organism dengan lingkungannya. Metabolisme berasal dari bahasa Yunani, yaitu metabole yang berarti perubahan, dapat kita katakan bahwa makhluk hidup mendapat, mengolah dan mengubah suatu zat melalui proses kimiawi untuk mempertahankan hidupnya.



    JENIS-JENIS METABOLISME

    Metabolisme memiliki dua arah lintasan metabolik, yaitu :

    1. Katabolisme 
    Katabolisme merupakan reaksi penguraian senyawa yang kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana dengan bantuan enzim. Contohnya yaitu respirasi yang merupakan proses penguraian bahan makanan yang menghasilkan energi. Berdasarkan kebutuhan akan O2, terdapat respirasi aerobik (C6H12O6 + 6O2 à 6H2O + 6CO2 + 675 kkal) dan anaerobik (C6H12O6 à 2C2H5OH + 2CO2 + 21 kkal). Berikut gambar proses respirasi aerob:

    Katabolisme

    Dalam respirasi aerobik terjadi beberapa proses yaitu glikolisis (penguraian satu molekul glukosa menjadi asam purivat, NADH dan ATP), siklus krebs (perubahan asetil KoA menjadi asam sitrat), dan transportasi elektron (elektron dan H+ dari NADH dan FADH2 dibawa dari substrat satu ke substrat yang lain).

    Respirasi anaerobik adalah reaksi karbohidrat untuk mendapatkan energi tanpa menggunakan O2. Reaksi ini terjasi pada jaringan yang kekurangan O2, akar tumbuhan yang terendam air, biji tebal yang sulit ditembus O2, sel ragi dan bakteri anaerobik. Fermentasi juga termasuk dalam respirasi anaerobik. Sering kali diistilahkan proses penguraian zat oleh mikroorganisme pengurai menggunakan enzim-enzim yang ada di dalam sel. Fermentasi sebagai perubahan enzimatik dari substansi organik oleh mikroorganismee untuk menghasilkan produk-produk organik yang lebih sederhana. 

    Contohnya adalah katabolisme karbohidrat, respirasi dengan glukosa sebagai bahan baku yang diuraikan menjadi CO2 dan H2O serta menghasilkan energi. Katabolisme lemak memiliki reaksi sederhana yaitu Trigliserida + 3H2O à gliserol + 3 asam lemak. Juga katabolisme protein yang mengurai protein menjadi asam amino. Asam amino diubah menjadi asam piruvat dan asetil KoA. Gugus amino yang dilepas dari asam amino dibawa ke hati untuk diubah menjadi amonia (NH3) dan dibuang lewat urin.

    2. Anabolisme
    Anabolisme yang merupakan reaksi untuk merangkai senyawa organic dari molekul molekul tertentu agar dapat diserap oleh tubuh yang berlangsung di dalam sel. Anabolisme memiliki beberapa jenis yaitu :

    Anabolisme karbohidrat yang termasuk proses fotosintesis, siklus Calvin (proses penggunaan ATP dan NADPH untuk mengubah CO2 menjadi gula), kemosintesis (penyusunan bahan organic dengan menggunakan energi dari pemecahan senyawa kimia.

    Anabolisme

    Anabolisme lemak yang juga disebut lipogenesis yang terjadi di dalam sitoplasma yang memiliki enzim kompleks yaitu asam lemak sitetase. Lemak dapat disintesis dari protein dan karbohidrat. Sintesis lemak biasanya berlangsung di rektikulum endoplasma.

    Anabolisme protein yang tersusun atas senyawa asam amino. Penyusun gugus amino –NH2 pada suatu substrat disebut aminasi. Ada dua cara sintesi protein yaitu, reaksi animasi reduksi dan reaksi transaminasi.

    a. Reaksi aminasi reduksi, diantaranya:

    • aminasi dari asam oksaloasetat akan menghasilkan asam aspartat
    • aminasi dari asam piruvat akan menghasilkan alanin.


    b. Reaksi transaminasi, diantaranya :
    Reaksi yang melibatkan satu gugus amino dari satu asam amino ke suatu asam a-ketoglutamat dan asam amino baru


    PROSES METABOLISME

    Didalam tubuh terjadi 3 proses metabolism utama yaitu :

    1. Metabolisme Karbohidrat
    Metabolisme merupakan proses yang berlangsung dalam organisme, baik secara mekanis maupun kimiawi. Metabolisme itu sendiri terdiri dari 2 proses yaitu anabolisme (pembentukan molekul) dan katabolisme (penguraian molekul). Pada proses pencernaan makanan, karbohidrat mengalami proses hidrolisis (penguraian dengan menggunakan molekul air). Proses pencernaan karbohidrat terjadi dengan menguraikan polisakarida menjadi monosakarida.

    Ketika makanan dikunyah, makanan akan bercampur dengan air liur yang mengandung enzim ptialin (suatu a-amilase yang disekresikan oleh kelenjar parotis di dalam mulut). Enzim ini menghidrolisis pati (salah satu polisakarida) menjadi maltosa dan gugus glukosa kecil yang terdiri dari tiga sampai sembilan molekul glukosa. Makanan berada di mulut hanya dalam waktu yang singkat dan mungkin tidak lebih dari 3-5% dari pati yang telah dihidrolisis pada saat makanan ditelan.

    Sekalipun makanan tidak berada cukup lama di dalam mulut untuk dipecah oleh ptialin menjadi maltosa, tetapi kerja ptialin dapat berlangsung terus menerus selama satu jam setalah makanan memasuki lambung, yaitu sampai isi lambung bercampur dengan zat yang disekresikan oleh lambung. Selanjutnya aktivitas ptialin dari air liur dihambat oleh zat asam yang disekresikan oleh lambung. Hal ini dikarenakan ptialin merupakan enzim amilase yang tidak aktif saat PH medium turun di bawah 4,0.

    Setelah makan dikosongkan dari lambung dan masuk ke duodenum (usus dua belas jari), makanan kemudian bercampur dengan getah pankreas. Pati yang belum dipecah akan dicerna oleh amilase yang diperoleh dari sekresi pankreas. Sekresi pankreas ini mengandung a-amilase yang fungsinya sama dengan a-amilase pada air liur, yaitu memecah pati menjadi maltosa dan polimer glukosa kecil lainnya. Namun, pati pada umumnya hampir sepenuhnya diubah menjadi maltosa dan polimer glukosa kecil lainnya sebelum melewati lambung.

    Hasil akhir dari proses pencernaan adalah glukosa, fruktosa, glaktosa, manosa dan monosakarida lainnya. Senyawa-senyawa tersebut kemudian diabsorpsi melalui dinding usus dan dibawa ke hati oleh darah.

    Glukosa sebagai salah satu hasil dari pemecahan pati akan mengalami dau proses di dalam hati, yaitu:
    1. Glukosa akan beredar bersama aliran darah untuk memenuhi kebutuhan energi sel-sel tubuh.
    2. Jika di dalam hati terdapat kelebihan glukosa (gula darah), glukosa akan diubah menjadi glikogen (gula otot) dengan bantuan hormon insulin dan secara otomatis akan menjaga keseimbangan gula darah. Glikogen disimpan di dalam hati, jika sewaktu-waktu dibutuhkan, glikogen diubah kembali menjadi glukosa dengan bantuan hormon adrenaline.

    2. Metabolisme Protein
    Protein dalam makanan hampir sebagian besar berasal dari daging dan sayur-sayuran. Protein dicerna di lambung oleh enzim pepsin, yang aktif pada pH 2-3 (suasana asam). Pepsin mampu mencerna semua jenis protein yang berada dalam makanan. Salah satu hal terpenting dari penceranaan yang dilakukan pepsin adalah kemampuannya untuk mencerna kolagen. Kolagen merupakan bahan dasar utama jaringan ikat pada kulit dan tulang rawan. Proses pencernaan yang dilakukan pepsin meliputi 10-30% dari pencernaan protein total. Pemecahan protein ini merupakan proses hidrolisis yang terjadi pada rantai polipeptida.

    Sebagian besar proses pencernaan protein terjadi di usus. Ketika protein meninggalkan lambung, biasanya protein dalam bentuk proteosa, pepton, dan polipeptida besar. Setelah memasuki usus, produk-produk yang telah dipecah sebagian besar akan bercampur dengan enzim pankreas di bawah pengaruh enzim proteolitik, seperti tripsin, kimotripsin, dan peptidase. Baik tripsin maupun kimotripsin memecah molekul protein menjadi polipeptida kecil. Peptidase kemudian akan melepaskan asam-asam amino.

    Asam amino yang terdapat dalam darah berasal dari tiga sumber, yaitu penyerapan melalui dinding usus, hasil penguraian protein dalam sel, dan hasil sintesis asam amino dalam sel. Asam amino yang disintesis dalam sel maupun yang dihasilkan dari proses penguraian protein dalam hati dibawa oleh darah untuk digunakan di dalam jaringan. Dalam hal ini hati berfungsi sebagai pengatur konsentrasi asam amino dalam darah.

    Kelebihan protein tidak disimpan dalam tubuh, melainkan akan dirombak di dalam hati menjadi senyawa yang mengandung unsur N, seperti NH3 (amonia) dan NH4OH (amonium hidroksida), serta senyawa yang tidak mengandung unsur N. Senyawa yang mengandung unsur N akan disintesis menjadi urea. Pembentukan urea berlangsung di dalam hati karena hanya sel-sel hati yang dapat menghasilkan enzim arginase. Urea yang dihasilkan tidak dibutuhkan oleh tubuh, sehingga diangkut bersama zat-zat lainnya menuju ginjal lalu dikeluarkan melalui urin. Sebaliknya, senyawa yang tidak mengandung unsur N akan disintesis kembali mejadi bahan baku karbohidrat dan lemak, sehingga dapat di oksidasi di dalam tubuh untuk menghasilkan energi.


    3. Metabolisme Lemak
    Pencernaan lemak tidak terjadi di mulut dan lambung karena di tempat tersebut tidak terdapat enzim lipase yang dapat menghidrolisis atau memecah lemak. Pencernaan lemak terjadi di dalam usus, karena usus mengandung lipase.

    Lemak keluar daari lambung masuk ke dalam usus sehingga merangsang hormon kolesistokinin. Hormon kolesistokinin menyebabkan kantung empedu berkontraksi sehingga mengeluarkan cairan empedu ke dalam duodenum (usus dua belaas jari). Empedu mengandung garam empedu yang memegang peranan penting dalam mengemulsikan lemak. Emulsi lemak merupakan pemecahan lemak yang berukuran besar menjadai butiran lemak yang berukuran lebih kecil. Ukuran lemak yang lebih kecil (trigliserida) yang teremulsi akan memudahkan hidrolisis lemak oleh lipase yang dihasilkan dari penkreas. Lipase pankreas akan menghidrolisis lemak teremulsi menjadi campuran asam lemak dan monoligserida (gliserida tunggal). Pengeluaran cairan penkreas dirancang oleh hormon sekretin yang berperan dalam meningkatkan jumlah elektrolit (senyawa penghantar listrik) dan cairan pankreas, serta pankreoenzim yang berperan untuk merangsang pengeluaran enzim-enzim dalam cairan pankreas.

    Absorpsi hasil pencernaan lemak sebagian besar (70%) terjadi di usus halus. Pada waktu asam lemak dan monogliserida di absorpsi melalui sel-sel mukosa pada dinding usus, keduanya di ubah kembali menjadi lemak (trigliserida) dengan bentuk partikel-partikel kecil jaringan lemak. Saat dibutuhkam, timbunan lemak tersenit akan diangkut menuju hati.



    Demikian penjelasan tentang Pengertian dan Jenis-Jenis Metabolisme Beserta Prosesnya Lengkap. Semoga artikel di atas bermanfaat.

    Baca juga

    Stuktur Atom dan Ikatan Kimia Beserta Penjelasannya Lengkap

    9:45:00 AM Add Comment
    TAMBANGILMU.COM - Setiap benda yang ada di dunia tersusun atas banyak sekali atom. Seperti air, meja, kursi, bahkan badan kita juga tersusun atas atom. Atom merupakan partikel terkecil tak kasat mata yang sudah tidak dapat dibagi-bagi lagi. Lalu bagaimana bentuk partikel yang tak kasat mata ini? Dan bagaimana cara atom-atom ini membentuk suatu benda? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, admin tambangilmu akan membagikan struktur yang membentuk atom dan ikatan kimia yang dapat terjadi pada atom yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dipahami.

    Stuktur Atom dan Ikatan Kimia Beserta Penjelasannya Lengkap

    STRUKTUR ATOM

    Atom bebas dibentuk oleh 3 partikel bebas, yaitu:

    1. Elektron, bermuatan listrik negatif,
    2. Proton, bermuatan listrik positif,
    3. Neutron, bermuatan listrik netral.


    Elektron dan proton bermuatan sama, tetapi berlawanan tanda (negatif dan positif). Setiap shell dapat ditempati maksimum 2n², dimana n (nomor shell) dihitung dari shell terdalam sampai dengan terluar. Sifat unsur ditemtukan oleh elektron terluar (elektron valensi). Unsur yang memiliki elektron valensi yang sama, mempunyai sifat yang hampir sama. Atom paling stabil bila memiliki 8 elektron pada shell terluar atau 2 elektron pada shell terluar bila atom hanya memiliki 1 shell, sehingga tidak mudah bereaksi dengan unsur yang lain.
    Struktur Atom


    IKATAN KIMIA
    Atom dapat membuat ikatan dengan atom yang lain yang sejenis atau tak sejenis. Ikatan primer, ada 3 jenis ikatan primer :

    1. Ikatan Ionik (ionic bond)
    Atom yang hanya memiliki 1 elektron pada shell terluar pada umumnya tidak stabil, cenderung akan melepas elektronnya dan shell yang didalamnya akan menjadi shell terluar. Karena berkurangnya jumlah elektron, maka atom akan bermuatan positif, disebut ion positif. Sebaliknya atom yang memiliki 7 elektron pada shell terluar, cenderung akan menerima 1 elektron dari luar. Karena menerima elektron, maka atom kelebihan elektron, sehingga bermuatan negatif, disebut ion negatif.

    2. Ikatan Kovalen (covalent bond)
    Agar atom memiliki konfigurasi elektron yang stabil dapat dilakukan dengan saling meminjamkan elektronnya. Atom karbon dan hidrogen masing-masing memiliki 4 dan 1 elektron pada shell terluar dengan saling meminjamkan elektronnya maka pada shell terluar hidrogen terdapat 2 elektron (stabil) sedang pada shell terluar karbon terdapat 8 elektron (stabil).

    3. Ikatan Logam (metallic bond)
    Hampir sama dengan ikatan kovalen, hanya saja atom yang saling meminjamkan elektron jumlahnya tak terbatas. Jarak antar inti atom relatif tetap.
    • Bila atom bergerak menjauh akan terjadi gaya tarik menarik antara inti atom dengan elektron, sehingga kembali ke posisi semula,
    • Bila atom bergerak mendekat akan terjadi gaya tolak menolak antar inti atom yang bermuatan sama, sehingga inti atom akan kembali ke posisi semula,
    • Jarak antar inti atom relatif tetap, sedang elektron-elektron valensi nya tidak terikat hanya pada salah satu atom tertentu, tetapi dapat berpindah-pindah ke atom yang lain,
    • Karena elektron mudah bergerak, maka mudah mengalirkan listrik dan panas,
    • Ikatan seperti ini bisa terjadi pada logam, karena itu dinamakan ikatan logam,
    • Logam memiliki ikatan elektron valensi yang sangat lemah sehingga mudah bergerak melalui seluruh strukturnya bila dikenai gaya oleh suatu medan magnet.

    Ikatan Sekunder
    Ketiga jenis ikatan yang telah dibahas sebelumnya merupakan ikatan primer yang relatif kuat. Ikatan sekunder lebih lemah, merupakan ikatan interatom, dikelompokkan sebagai gaya Van der Waals, meski sesungguhnya terdapat berbagai mekanisme yang berbeda. Sebagai contoh semua gas mulia, memiliki 8 elektron pada shell terluar atau 2 elektron pada shell terluar (bila atom hanya memiliki 1 shell), sehingga dalam keadaan stabil seperti ini tidak ada> ikatan primer yang efektif, karena ikatan kovalen, ion, dan logam semuanya memerlukan penyesuaian dari elektron valensi. Akibatnya, atom-atom gas mulia memiliki daya tarik menarik yang lemah dan pada suhu yang biasa, biasanya tetap monotomik.

    Hanya pada suhu yang sangat rendah, pada saat getaran termal telah berkurang, gas-gas elemen ini berkondensasi, yang membuktikan bahwa ada gaya interatomik yang menarik atom-atom tersebut. Gaya tarik menarik yang lemah ini didapati pula pada beberapa molekul seperti H2, N2, O2, CH4, NH2, H2O, dsb. Dimana gas-gas ini memenuhi persyaratan valensi dengan adanya ikatan kovalen dalam molekul. Kondensasi molekul sederhana ini terjadi bila energi getaran termal mengecil sehingga gaya Van der Waals menjadi cukup berarti.



    Demikian adalah penjelasan tentang Struktur Atom dan Ikatan Atom Beserta Penjelasannya Lengkap. Semoga artikel di atas dapat bermanfaat.

    Baca juga

    Populer Hari Ini