Pengertian Modulasi Lengkap

1:21:00 AM
TAMBANGILMU.COM - Pada kesempatan ini admin tambangilmu akan membagikan tentang pengertian modulasi yang akan dijelaskan secara lengkap dan mudah untuk dimengerti. Pernahkah Anda membayangkan bagaimana suatu data atau informasi dapat berpindah dari ponsel Anda menuju ponsel teman Anda? Perpindahan data atau informasi tersebut dapat terjadi karena menggunakan sebuah teknik atau metode yang disebut dengan modulasi.


PENGERTIAN MODULASI

Modulasi merupakan proses penumpangan suatu sinyal informasi terhadap sinyal carrier (pembawa), sehingga sebagian dari karakteristik sinyal pembawa akan berubah sesuai dengan nilai sesaat dari sinyal informasi yang menumpanginya. Dengan proses modulasi, suatu informasi yang berfrekuensi lebih rendah dari carrier bisa dimasukkan ke dalam suatu gelombang pembawa, biasanya berupa gelombang sinus yang memiliki frekuensi tinggi.

Terdapat tiga parameter kunci pada suatu gelombang sinusiodal, yaitu : amplitudo, fase dan frekuensi. Ketiga parameter ini dapat dimodifikasi sesuai dengan sinyal informasi yang berfrekuensi rendah untuk membentuk sinyal yang termodulasi.



SYARAT-SYARAT MODULASI

Syarat - syarat yang harus dipenuhi untuk melakukan modulasi adalah :
  1. Adanya sinyal informasi, sinyal informasi merupakan suatu sinyal yang akan dikirimkan.
  2. Adanya sinyal carrier, sinyal carrier atau sinyal pembawa merupakan suatu sinyal yang akan membawa sinyal informasi.
  3. Frekuensi sinyal carrier harus lebih besar dari frekuensi sinyal informasi (tc > ti).

Misalkan :

                                     
Dimana :
e = nilai sesaat dari gelombang pembawa
E = amplitudo maksimum
ω(2πf) = v0t = kecepatan sudut, dimana f adalah frekuensi
ϕ = phasa

Di dalam proses modulasi salah satu parameter yang akan diubah yaitu amplitudo (E), frekuensi (f) dan phasa (ϕ). Hal ini sesuai dengan jenis modulasi yang akan digunakan.


TUJUAN MODULASI

Tujuan dari proses modulasi adalah sebagai berikut :

  1. Transmisi menjadi efisien atau memudahkan pemancaran.
  2. Masalah perangkat keras akan menjadi lebih mudah.
  3. Menekan suatu derau atau interferensi.
  4. Untuk memudahkan suatu pengaturan alokasi frekuensi radio.
  5. Untuk multiplexing, yaitu proses penggabungan beberapa sinyal informasi untuk disalurkan secara bersama-sama melewati satu kanal transmisi.


FUNGSI MODULASI

Fungsi dari sebuah proses modulasi adalah sinyal informasi biasanya memiliki spektrum dengan nilai rendah dan rentan untuk terganggu oleh sebuah noise. Sedangkan pada transmisi akan dibutuhkan sinyal yang memiliki spektrum dengan nilai lebih tinggi dan dibutuhkan modulasi untuk memindahkan posisi spektrum dari suatu sinyal data, dari pita spektrum yang rendah menuju spektrum yang jauh lebih tinggi. Hal ini dilakukan pada suatu transmisi data tanpa kabel atau dengan antena, dengan membesarnya data frekuensi yang dikirim, maka dimensi sebuah antena yang digunakan akan mengecil.

Modulasi dapat dibagi menjadi 2, yaitu modulasi analog dan modulasi digital. Perbedaan dari dua modulasi ini adalah dilihat dari jenis sinyal informasinya. Pada modulasi analog, sinyal informasi atau data berbentuk analog dan sinyal pembawanya akan berbentuk analog juga. Sedangkan pada modulasi digital, sinyal informasi dan data berbentuk digital dan sinyal pembawanya akan berbentuk analog.


METODE MODULASI

MODULASI KOLEKTOR
Modulasi kolektor adalah suatu modulasi amplitudo yang dimana sinyal carrier akan dipisahkan melalui sisi basis dan sinyal informasi akan dilewatkan melalui sisi kolektor dari modulator AM. Sehingga sinyal termodulasinya mendahului 180° dari sinyal informasi tersebut.

Kelemahan dari metode ini adalah saat sisi demodulator diperlukan adanya rangkaian pembalik fasa, karena sifat dari transistor maka indeks modulasinya relatif akan lebih baik daripada metode sekawannya.


MODULASI BASIS
Modulasi basis adalah metode untuk memodulasi suatu amplitudo dimana sinyal carrier dan sinyal informasinya sama-sama akan dilewatkan melalui sisi basis induktor AM dan modulator AM berkomponen utama transistor, sehingga sinyal termodulasinya sefasa dengan sinyal informasi tersebut.

Keuntungan dari metode ini adalah pada sisi demodulator tidak dibutuhkan adanya rangkaian pembalik fasa selain indeks modulasinya yang relatif akan lebih baik daripada mnetode sekawannya.




PRINSIP MODULASI

Prinsip modulasi basis didasarkan atas adanya hubungan non-linier antara arus kolektor IC dengan nilai tegangan basis-emiter Vbe dari suatu transistor bipolar saat level sinyal yang kecil secara matematis, hubungan antara IC dan Vbe dapat dinyatakan sebagai berikut :

IC = a1Vbe + a2Vbe2 + ....

Dimana a1 dan a2 adalah konstan dari transistor bila resistansi beban kolektor adalah Rc, maka tegangan pada kolektor e0 adalah :

e0 = RcIC
    = Rc(a1Vbe + a2Vbe2 + ....)
    = K1Vbe + K2Vbe2 + ....

Dimana K1 = a1Rc dan K2= a2Rc

AM DSBFC (Double Sideband Full Carrier) yang biasa disebut full AM dimana spektrum yang dipancarkan adalah spektrum frekuensi AM yaitu frekuensi LSB dan frekuensi USB. Bandwidth dari sinyal termodulasinya adalah sama dengan 2 kali sinyal informasinya. Setiap peralatan telekomunikasi mempunyai sebuah bandwidth. Beberapa pengertian dari bandwidth,yaitu :
  1. Spektrum elektromagnetik yang diduduki sinyal
  2. Lebar pita frekuensi yang dilakukan oleh kanal rangkaian
  3. Luas daerah spektrum yang signifikan dari sebuah sinyal berfrekuensi positif.

Dari sudut pandang bandwidth, sinyal dapat dibedakan dalam 2 kategori, yaitu :
  1. Sinyal dengan bandwidth yang sempit, dalam hal ini besar bandwidth mudah ditentukan. Misalnya pula sinc dengan spektrum frekuensi persegi.
  2. Sinyal dengan bandwidth yang tak terbatas, pada umumnya sinyal yang ada dalam praktik mempunyai bandwidth. Saat kondisi ini, besar sebuah bandwidth ditentukan melalui luas spektrum yang signifikan dari sinyal untuk frekuensi-frekuensi positif sehingga didapat definisi bandwidth.


Demikian penjelasan tentang Pengertian Modulasi Lengkap. Semoga artikel di atas dapat bermanfaat.

Share this

Related Posts

First

Populer Hari Ini